Tampilkan postingan dengan label isi hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label isi hati. Tampilkan semua postingan

22 Agustus, 2010

Meracuni Utopia

Meracuni Utopia

Melalui selorong semu engkau dikungkung
Pikiranmu dibelenggu jiwamu dipasung
Otakmu yang membeku semakin terbatu
Hatimu yang merekah mendadak melegam

Momentum itu meraja dilayar kenangan
Masa saat dirimu terbuai rayu cita yang menggembira
Membawa utopia menuju tempat yang ternyata nirwana bualan
Tapi kesadaran itu ternyata terlambat dan sesal selalu tiba terakhir

Menatap kegelapan diri yang melesukan
Dirimu tak mampu bergerak dan bergerak
Jemari terborgol kaku dalam kekalutan
Kaki tak tergerakkan serasa terbenam beton

Hanya satu yang masih mampu dibersihkan
Hanya satu yang masih dapat mungkin
Kalbumu adalah jiwa yang haus
Kalbumu adalah hati yang bening

Kalbumu adalah awalan
Kalbumu adalah mulanya
Mengerakkan kreatifitas kehidupan
Mewarnai atmosfer dengan corak dan harmoni mencerahkan

Kalbumu ... hati kecilmu ... kemurnian hakikimu ...

05 November, 2008

Raihan Tangan Ini Masih Terjulur


dalam kegamangan hati .. kulihat setitik lentera
dalam titik lentera kutemukan ruang luas benderang ...
dalam ruang kutelusuri labirin menuju magnet alam
kuterjerat sesaat - terluka beberapa - tertusuk .. menggores

kukepal jemari ... kulontar kata" keras
kutinju udara ... aku memekik



tarik ulur ini terasa menggayut
kadang kebimbangan meraja
sampai kinipun terasa

kulantunkan harmoni penguatan
ku isi hati dengan amunisi keyakinan
kupenuhi jiwa dengan aftur yang mengobarkan
kunyalakan api semangat ... kutekap gas terdalam

karena aku ingin melaju ... menggilas jalan kehidupan
meniti rututan waktu yang tak mungkin kuputar kembali
menyebarkan nilai" yang menski sedikit, sambil berharap terasakan
komat kamit .. gumam menggumam ...
tapak setapak .. langkah selangkah ...
raihan tangan ini masih terjulur ...

04 November, 2008

Perubahan …. Bermula dari diri kita




Perubahan …. Bermula dari diri kita

Kondisi kehidupan yang saat ini kita lalui, tak terasa bertumbuh – berkembang – berkurang – menurun – bergeser, selalu dan selalu setiap saat. Pengamatan yang kita lalukan atas perubahan dalam kehidupan ini selalu kita lakukan pada perubahan diluar atau disekitar kita. Komentar – ulasan – analisa yang spontan ataupun terstruktur terlondar dari pikiran kita melalui lisan atau tulisan lebih pada nilai atau keadaan diluar, sehingga saat kita dihadapkan pada sebuah permintaan akan pemecahan suatu masalah, maka kita terkadang bingung dan sulit mengambil keputusan. Tetapi bila kita dituntut untuk dimintai pemecahan masalah dimana kita tersangkut didalamnya, baru kita sertakan perasaan kita didalamnya dan memaksa pikiran kita untuk menyampaikan dalam bahasa lisan atau tulisan.



Hati Nurani
Dalam setiap jiwa yang hidup, ada seonggok bagian dalam jiwa yang tidak terlihat, tapi bisa dirasakan – sering digunakan – diturutin – dibohongi dan juga dikhianati … HATI NURANI.
Dia adalah sesuatu yang murni, tulus, ikhlas, suci, beraura positif, bersih dan selalu akan mendorong kita untuk memberi penilaian baik – buruk, benar – salah, positif – negatif, ya – tidak … tidak ada “abu;abu” dalam penilaian hati nurani
Hanya emosi kita yang membuat pikiran kita mengeluarkan sesuatu yang sama – berbeda – “abu-abu” dengan kata hati nurani
Seseorang yang tersenyum dengan tulus, hati nurani-nya menggerakkan pikiran untuk memerintahkan hati supaya merangsang bibir memberikan senyuman yang tulus … sangat menyenangkan. Kadang pikiran –dengan ditumpangi nilai emosi- memerintahkan hati untuk mengerakkan bibir menyunggingkan senyum, walau terpaksa … jadilah senyuman yang dipaksakan
Demikian pula dengan marah – jengkel – gembira – sedih – gundah dan bahasa tubuh yang lain. Juga pekerjaan” yang kita lakukan … menulis, membaca, mencuri, menolong, korupsi, manipulasi, jalan, duduk, demonstrasi dan seabrek aktifitas lainnya
Memelihara nurani … adalah pekerjaan yang teramat sulit, meski bukan hal yang tidak mungkin dilakukan. Kuncinya adalah ikuti kata hati nurani, jangan bohongi atau dikhianati



Memulai dari diri sendiri
Sebuah komunitas terdiri atas kumpulan dari beberapa orang yang terdiri atas masing” diri pribadi. Setiap diri pribadi tentunya memiliki hati nurani sendiri” … setiap hati nurani yang bersih dan suci akan mendorong manusia berbuat kebaikan menjalankan kebajikan dan melaksanakan tugas” mulia.

Mensikapi kondisi kehidupan yang kadang membuat kita kecewa, merasa tidak terhargai dalam keseharian, merasa rendah diri, merasa tinggi hati, merasa sombong, merasa paling “ter-“, menjadi pembohong, menadi penghianat, menjadi penghasut, penjadi penjilat, menjadi orang yang setia kawan, menjadi manusia yang siap bekerja dengan team, menjadi manusia yang dipercaya … ada baiknya kita menginstrospeksi kedalam diri … membaca hati nurani, mengikuti kata hati dan melaksanakan suara hati.
Sangat sulit kita laksanakan, saya sendiripun masih belum bisa melaksanakan dengan konsisten, tetapi ada baiknya sebelum kita tidur .. kita merancang diri untuk membaca hati nurani tentang apa yang akan kita laksanakan esok hari … setelah rancangan selesai, lepaskan pikiran … biarkan mimpi indah merasuki taman mimpi
Esok hari saat bangun tidur … pola rang sudah kita rancang, kita jadikan sebagai sekretaris pribadi yang selalu mengingatkan kita akan jadual yang sudah tersusun. Niscaya hasil hari itu akan memberi nilai yang luar biasa untuk kita.
Satu hal yang tidak bisa kita lupakan, keluwesan … fleksibilitas sehingga saat jadual kita berbenturan dengan hal yang lain … maka pikiran kita harus memindai skala prioritas akan hal yang kita laksanakan. Sehingga benturan” yang mungin kita temui akan dapat diselesaikan dengan bijak …

Hati nurani-pun harus kita ikuti, apa kata hati nurani adalah cerminan pelaksanaan yang kita lakukan. Saat kita melihat batu dijalan yang akan mengganggu oranglain, hati nurani pasti akan berkata “bagusnya batu ini disingkirkan” … terkadang emosi membantah “biar sajalah, toh kita gak celaka karenanya” … ada dua pilihan akhirnya, PINDAHKAN BATU atau DIAMKAN SAJA … mana pilihan anda??
Disinilah diskusi internal berlangsung …. Boleh jadi kita pindahkan dan urusan selesai. Bila tidk kita pindahkan, bisa juga rekanan yang akan bertemu kita beberapa saat kemudian, melewati jalan itu, kemudian menginjak batu, terpeleset lalu mendapatkan halangan untuk bertemu kita …. Tertundalah peluang bisnis
Setelah kita berhasil mengikuti kata hati, lakukan dengan KONSISTEN … terus menerus dan PERSISTEN … harus tegas dalam melaksanakan. Kadang kemalasan atau keengganan menjadi raja yang memerintahkan kita tidak mau mengikuti hati nurani … DETERMINASI … kalahkan aura negatif itu, kawan …
Ingat Mas GM Utut Ardiyanto ??? … julukannya DETERMINATION MAN … pecatur yang memliki determinasi tinggi …



Jadi, jangan tunda lagi, mari kita bersama rapatkan barisan untuk melaksanakan masing” kata hati nurani … kita rangkum … sedikit demi sedikit … dan kita akan bersama merubah dunia … menjadi yang lebih baik …

Sukabumi, 4 November 2008, 12.15 WIB

21 September, 2008




Saat datang ke Purwokerto, pertama kali dalam benakku … inilah tempatku mengabdi untuk memperluas ilmu … mengasah taji pemikiran … mempertajam pisau analisa … kawah candradimuka yang akan menggodogku menjadi seseorang yang berbeda saat aku meninggalkan rumah … menjadi seseorang yang berubah saat aku kembali lagi kerumah, tentunya perubahan yang semakin baik

Menjejak kaki dibangku kuliah … sensasi berbeda hadir dan menyapa nuraniku untuk bisa memberi sesuatu yang lebih pada komunitas disekelilingku … pada ekosistem ‘aquarium’ dunia kemahasiswaanku …

Perkenalanku pada dunia kemahasiswaan membawa alam pemikiranku pada sesuatu yang sangat tinggi … mungin setinggi menara gading pendidikan Indonesia …

Kuikuti seluruh fenomena dunia kemahasiswaan … kualami seluruh momentum yang menyapa dan mengajakku bergelut dalam debu” aktifitas

Mulai saat kuliah … praktikum … kegiatan kemahasiswaan yang seabreg menjejali sisaan waktu dalam ranah kehidupan mahasiswaku … romantisme darah muda yang pada masa awal berakhir dengan ketidak berhasilan ..he..he, baru pada masa injury time dunia kemahasiswaan … pecahlah kebuntuan akan hausnya gol keromantisan itu .. he..he.. lagi deh

Pergelutanku pada suatu gelar yang bernama mahasiswa … katanya “Agent of Change” ... katanya sekelompok manusia dengan pemikiran berbeda (nyeleneh juga kale) … membawaku pada sebuah pola berfikir yang sangat berkembang dibandingkan aku bersekolah dasar sampai menengah

Takukan” hikmah yang mejalar di seluruh pembuluh nadi masa perkuliahan melahirkan banyak fenomena ... mulai dari sebuah model pendidikan yang tidak mengharuskan menggunakan seragam, belajar dengan meja yang bersatu dengan kursi, model absensi yang membubuhkan tandatangan, tinggal dalam satu rumah orang lain yang katanya bernama kost”-an, perpustakaan yang besar dengan deretan buku” dalam rak besar … bertemu dengan pengajar yang bernama dosen, sampai dunia kegiatan kemahasiswaan (mulai kerohanian, pers mahasiswa, pecinta alam dan pengabdian masyarakat – aktifitas kesenian aku tak ikut serta)

Kegiatan mahasiswa yang melahirkan sebuah kumpulan dengan pola seperti dunia politik bangsa bernama Senat Mahasiswa … Badan Perwakilan Mahasiswa … Himpunan Mahasiswa Program Studi … kemudian berubah ladi menjadi Badan Eksekutif Mahasiswa … Dewan Mahasiswa, kesemua bertujuan agar aku dan teman” menjadi pengunduh aktifitas yang akan memperkaya konsep berfikir dan analisa.

Kegiatan mahasiswa yang melahirkan banyak momentum … unjuk rasa – mimbar bebas – diplomasi – penandatanganan kesepakatan sampai hal” internal dalam mengurusi aktifitas mahasiswa … rapat – koordinasi – pemungutan suara – walk out – mosi tidak percaya … menjadi bumbu yang mewarnai sendi kehidupan di kampus

Sampai akhirnya … kehidupan sebagai mahasiswa berhenti saat ‘harus’ ikut acara geser bandul di topi, yang keseluruhan seragam dengan jubah hitam bernama toga, … acara wisuda. Saying, tak semua temanku bisa sampai ke finish … ada yang harus meninggalkan kampus dan pulang kerumah dengan predikat mahasiswa tak lulus ... dengan berbagai sebab : mulai dari ekonomi, terpaksa menikah, tak mampu ikut mengarit ilmu, bermasalah dengan dosen gara” tugas akhir yang tak kunjung selesai … sampai pada sebab diluar kuasa manusia

Berlomba”lah aku bersama teman”ku yang namanya sarjana … menawarkan diri untuk mengabdi sebagai karyawan, atau meneruskan usaha orang tua, atau berdiam dirumah sebagai sarjana yang diam saja, atau kembali ke kampus dan mengenakan seragam putih abu” sebagai dosen, atau kembali masuk kampus mengunduh ilmu yang lebih tinggi … atau membuka usaha sendiri … menjadi enterpreneur

Tahapan yang sangat indah … laluannya pun sangat beragam .. ada seperti jalur naik ke puncak Gunung Slamet melalui Bambangan … ada yang lebih terjal seperti jalur Baturraden atau Pemalang … ada yang cepat sampai puncak seperti naik ke Gunung Merapi … atau perlu beberapa waktu lebih panjang seperti ke Gunung Semeru … atau ada yang lurus halus seperti jalan tol … atau seperti jalan desa yang belum terkena proyek pengaspalan (makadam mania, licin, berbatu)

Kenangan mandi di kali Pelus, makan dage Rp 50 perak sepotong (makan 10 bilangnya cuma enam ..he..he.. ternyata korupsi sudah dimulai sejak masih kuliah ya) … terima tugas translate makalah buat kepentingan dosen yang menyusun tesis atau buat proposal penelitian biar dapet kum (aku cukup beruntung dengan tugas itu, bermodal kamus bisa dapet makan malam gratis) … kumpul dimuka kampus, berorasi – teriak”, sambil membawa spanduk atau keranda, - diplomasi dengan pihak kampus … ramai” cari kost”an temen yang pasang parabola … biar bisa lihat Piala Dunia atau Piala Eropa … nonton film layar lebar di bioskop yang ketinggalan dua bulan masa tayangnya dibandingkan dengan Bioskop 21 di kota”besar … kebingungan ke kekota selepas senja, karena gak ada angkot, menguangkan wesel dibagian tata usaha tiap awal bulan

Pernik kehidupan yang mengisi sepotong puzzle hidup kita …

08 Juli, 2008

Saat berada pada titik nadir ...

suara hati tak akan terpungkiri ...
ungkapan jiwa tak akan terkecoh ...
mimik wajah selalu memberi makna ...
bahasa tubuh senantiasa menyelaraskan pikiran ...
intonasi suara tak akan mampu ditipu ...

kadang amplitudo kejiwaan ini sangat tinggi ...
berubah dari senang menjadi sangat senang .. atau sebaliknya
berubah dari cepat menjadi sangat cepat .. atau sebaliknya
berubah dari kaya menjadi sangat kaya .. atau sebaliknya

saat hal itu datang ... endapkan semua ... bumikan semuanya ... hempaskan sampai titik terendah ... pendam sampai benar" terdalam ...

jangan biarkan kekuatan buruk itu meraja ... membungkus kekuatan alam fikir dan kekuatan tindakan kita ...

enyahkan semua ... kembali pada noktah awal kita ... jangan pernah menyerah ... kembalikan pada diri ... serahkan diri pada kuasa-Nya ...

20 Juni, 2008

saat saya dulu masuk ke kampus Fapet ... saya temukan sebuah kampung dengan gedung berbentuk angka 1 ... hanya satu gedung saja berdri ... bagian depan kampus 'ungu' kita ...



lalu ... saya dapat kost (sejak masuk sampai lulus) di Karangwangkal ... -sebelah Radio Paduka Dirgantara (dulu)- ... semester I di kampus hanya saya isi dengan kegiatan perkuliahan dan ikut"an kegiatan CapraPala - UPM - Rohis ... berlanjut ke Semester II ... sama seperti Semester I ... mulai mendekati akhir Semester II ... perubahan terjadi, saya kecelakaan lalu lintas ... waktu itu saya udah mulai 'kenalan' dengan dunia kegiatan mahasiswa (saat itu saya jadi staf Kesekretariatan di PSP IX) ... saat itu mau anter design logo PSP IX kerumah MbakTuti (dimana ya Mbak-ku itu sekarang??? lama gak kontak lagee)



saya masih inget banget Mas Eko "Metal" rajin banget anter saya pulang dari kampus menuju kost setelah semaleman tidur di Sekre ... pulang kuliah, menclok di Sekre ... sampe pagi .... dunia kegiatan udah mulai masuk waktu itu ...



kampus saat itu mulai dibangun disayap Utara dan Selatan (separo) .... tiap malem sampe kegiatan PSP IX selesai ... terus nginep di kampus .. berangkat dari kost pagi .. pulang pagi



dunia yang belum pernah saya lakukan sebelumnya ... asli, masih sangat baru



terus berlanjut dunia kegiatan kemahasiswaan yang membawa saya berangkat mulai dari Jambi - Yogya - Malang - Bandung sampai Makasar (ISMAPETI) ... luar biasa ... saya naek kapal laut 36 jam dari Surabaya ke Makasar .... fist and ever deh



akhirnya ... saya penelitian ... penelitian dari bidang ilmu yang saya tidak pernah minati ... NUTRISI ...



selesai penelitian .... saya masuk ke dunia kerja (tanpa buat lamaran - tanpa test - tanpa wawancara - PMDK, mungkin ..he..he) ... saya masuk ke profesi yang saya paling hindari saat saya bercita ... MARKETING ... saya lakoni juga



ternyata, apa yang saya terima - jalani - lakoni selama di kampus ... luar biasa, saya bisa jadi seorang SALES ... omset team saya bisa mencapai yang TERTINGGI .... alhamdulillah



tetapi sebenarnya cita" saya dulu ... saya ingin berada di suatu peternakan, angon sapi pake kuda (mirip Charles Bronson - atau Michael London di A Little House of The Prairi) ...



akhirnya setelah 11 tahun kemudian ... saya berada disuatu farm sapi perah ... anugrah terindah ... luar biasa



saya masih inget .. setiap minggu, nonton film di Rajawali ... trus pindah ke Dinasty .. bareng Ichan (sekarang di Pontianak thu) ... beli ticketnya gantian traktir (waktu itu masih belum ada JOMBLO ... adanya OBL -sama aja seh)



jalan pake motornya Gembus ... meski belom punya SIM, ato pake motornya Sindu ...



bertiga sama Gembus dan Sultoni (sekarang di Serang ... mimpin 3 hatchery-nya CP) ... minta ke Pak Win (thanks Pak Win) ... supaya bisa piara ayam dari DOC sampe panen ... dipraktikum cuma kasih makan dan nimbangin aja .... gak pernah tau kapan DOC masuk dan kapan panen ... lumayan sampe 2 periode (periode I, 500 ekor - periode II, 1.000 ekor - lumayan, dananya bisa buat beli tape yang pake CD ... sampe sekarang masih ada dan berfungsi lho ...) ... sempet ngerasain juga Ramadhan piara ayam ... mudah"an sampe sekarang kegiatan pemeliharaan ayam itu masih jalan ... lumayan ilmunya (dan 'cuan'-nya ..he..he)



sebuah pola kehidupan frontal dalam kehidupan saya ... saat TK sampe SMA di kota metropolitan yang ramai ... lalu kuliah di sebuah kota kecil ... hidup di kost"an .. gak ada sodara. (buat yang sekolah diluar negeri ... pasti lebih prihatin ya ...)



secara pribadi, perkembangan diri saya sangat besar ... saya berubah ... sebuah fase kehidupan yang luar biasa ...



banyak senior yang tentunya memiliki pengalaman lebih dari yang saya alami .. pengalaman saya cuma 'secuil' dari pengalaman senior" yang sangat mandegani saat ini ... Mas Bambang Suharno - Mas Bambang Pujiatmoko - Mas Kus - Mas Jay - Mas Heri - Mas Tatang - Mas Widhi - Pak Win - Pak Kusuma - Mas Seno - Mas Hendra - Mas Koko - Mas Wied - Mas Budiono - Mas Eda - Mbak Tuti - Mbak Rina - Mas Ronggo - Mas Eko - Mas Begi - Mas Andi - Mas Achong (kemana ya sekarang??) ... dan senir" lain ... banyak yang saya serap pengalamannya ...

19 Juni, 2008

Keyakinan - Ketulusan - Keikhlasan





setiap detak jantung yang mengaliri darah disekujur tubuh ... menghantar ribuan udara dari setiap hembusan nafas ... dalam melahirkan aktifitas keseharian tentunya akan terbayar lunas bila hasilnya memuaskan ... menyenangkan banyak orang

tetapi bila ternyata banyak orang lain yang merasa tidak merasakan kepuasan akan aktifitas yang sudah dilaksanakan ... rasa letih itu akan sangat terasa dan meluluhlantakkan setiap tulang yang melekat ... membuat hidup seakan tidak memiliki arti sama sekali ...

keyakinan dalam melaksanakan setiap aktifitas adalah salah satu modal dasar mencapai nilai tertinggi dalam menghasilkan sebuah nilai

ketulusan yang kita sebarkan dalam melaksanakan aktifitas, akan membuat penerima - penikmat aktifitas kita akan merasa senang dan terpuaskan

keihlasan yang berarti kita melakukan kegiatan dengan hati yang suci, akan membuat kehidupan ini terang benderang ... karena keihlasan akan menciptakan suatu atmosfer berbeda dalam setiap gerak yang kita sajikan

Mimpi




mimpi ... sebuah bunga tidur
mimpi ... boleh jadi sebuah khayalan sesaat
mimpi ... bisa juga keinginan tertahan
mimpi ... mungkin sebuah gambaran kemuka
mimpi ... kalau indah, tentunya ingin diwujudkan
mimpi ... kalau buruk, tidak usah menjadi nyata

setidaknya hiasan itu berupa sesuatu yang terekam dalam alam bawah sadar ... entah disukai atau dibenci ... dia datang .. dinginkan atau ditolak

mimpi ... sebuah visi kemuka
meraih mimpi ... adalah keinginan yang ternyatakan

jangan pernah berhenti bermimpi ...
jangan pernah menolak untuk boleh bermimpi ...
tetapi, setelah bermimpi ... bangun, kejar dan wujudkan ...

06 Mei, 2008

TETAP SEMANGAT

keberadaan kita dimuka bumi ini .... membawa kemuliaan ... lain tidak

keberadaan kita dimuka bumi ini ... membentuk diri ... untuk orang lain


keberadaan kita dimuka bumi ini ... membawa citra ... untuk kebanggaan orang tecinta


keberadaan kita dimuka bumi ... selalu berpadu dengan manusia lain ... membawa kedamaian


keberadaan kita dimuka bumi ... tidak akan berarti bila kita lemah - tak berdaya - tak memiliki semangat membawa kemajuan ...


semangat kita akan membawa kedamaian ... kebanggaan ... keserasian ...


keep on burn our spirit ...

Mengenai Saya

Foto saya
keberadaan saya didunia ... bagi saya adalah keberkahan yang sangat besar .. anugerah tiada tara .. dunia peternakan menjadi salah satu tempat terindah yang saat ini saya selami ... sedikit yang saya dapat berikan saat ini ... sedikit yang dapat saya abdikan saat ini ...

COWMANIA

COWMANIA