Tampilkan postingan dengan label sajak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sajak. Tampilkan semua postingan

03 Oktober, 2011

Makna Sebuah Titipan

Makna sebuah titipan

Sering kali aku berkata, ketika orang memuji milikku,
bahwa sesungguhnya ini hanya titipan,
bahwa mobilku hanya titipan Nya,
bahwa rumahku hanya titipan Nya,
bahwa hartaku hanya titipan Nya,
bahwa putraku hanya titipan Nya,
tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya, mengapa Dia menitipkan padaku?
Untuk apa Dia menitipkan ini pada ku?
Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik Nya ini?
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?
Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah
kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka,


kusebut dengan panggilan apa saja untuk melukiskan bahwa itu adalah derita.
Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku,
aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak rumah,
lebih banyak popularitas,
dan kutolak sakit, kutolak kemiskinan,
Seolah semua "derita" adalah hukuman bagiku.
Seolah keadilan dan kasih Nya harus berjalan seperti matematika :
aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan
Nikmat dunia kerap menghampiriku.
Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan Kekasih.
Kuminta Dia membalas "perlakuan baikku", dan menolak keputusanNya yang tak sesuai keinginanku,
Gusti, padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanyalah untuk beribadah...
"ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja"

Karya: W S Rendra

06 Februari, 2010

Mengurung Senja



Mengurung Senja

mentari itu mulai beranjak
meninggalkan Timur menuju awan berarak
kemerahan senja menyeruak membias garis langit
kelak kelam menganti

beratap biru kumulai melukis
tentang cita, cinta dan karya
tentang biru, merah dan jingga
tentang haru, sedu dan sedan
tentang kecap, polah dan tingkah
tentang ceria, tangis dan sinis
tentang tangan, kaki dan hati
tentang riuh, pekik dan senyap
tentang ada, tiada dan akan ada
tentang sudah, hampir dan belum
tentang nilai, rasa dan karsa
tentang kawan, sobat dan handai tolan
tentang air, akar dan gemericik

senja itu mulai senyap ... menderu diantara kepak sriti
senja itu mulai ribut ... menggayut disela jeruji
senja itu mulai temaram ... menghias diseluruh cakrawala

gedung-gedung bersorak mengacungkan tinggi
rumah-rumah berserak menghamparkan atap
gunung-gunung berbaris bertaut lembah
air laut beriak berkait sendu

senja itu telah terkurung ... berganti malam yang syahdu
mentari itu telah teredup, berbagi cahaya dengan rembulan

Mengenai Saya

Foto saya
keberadaan saya didunia ... bagi saya adalah keberkahan yang sangat besar .. anugerah tiada tara .. dunia peternakan menjadi salah satu tempat terindah yang saat ini saya selami ... sedikit yang saya dapat berikan saat ini ... sedikit yang dapat saya abdikan saat ini ...

COWMANIA

COWMANIA