13 Maret, 2010

Pakan dan Manajemen Pedet

Pakan dan Manajemen Pedet
umur 0 – 3 bulan

Donna M. Amaral-Phillips, Patty B. Scharko, John T. Johns, and Sharon Franklin

Masa depan produktifitas sebuah peternakan sapi perah, ternak induk merupakan gambaran investasi keuangan yang sangat penting dalam hal pakan dan tenaga kerja. Nilai investasi ini perlu dijaga melalui manajemen pemeliharaan dan pakan untuk memberi pertumbuhan nilai ekonomis dan kemampuan untuk beranak pada umur 24 bulan.
Bulan pertama, kedua sampai ketiga merupakan periode kritis untuk mendapatkan nilai-nilai yang baik.

Program Pakan Pada Masa Kering
Aplikasi terbaik untuk pakan dan pemeliharaan ternak, dimulai saat induk berada pada masa dua bulan sebelum beranak. Pertumbuhan janin terjadi pada masa itu dan diperlukan zat makanan yang penting untuk masa pertumbuhan. Program manajemen ini juga akan memberi pengaruh pada kualitas dan jumlah antibody yang terkandung didalam kolostrum, sebagai susu pertama untuk pedet yang memberi nilai bagi kesehatan pedet setelah dilahirkan.

Pemeliharaan di masa kering memerlukan keseimbangan ransum dan memberi dorongan untuk pertumbuhan janin. Jika induk mendapatkan pakan dengan kandungan energi dan atau protein yang rendah, maka janin boleh jadi akan tetap berkembang seperti pada umumnya, tetapi induk akan menggunakan cadangan dari tubuhnya atau keperluan pertumbuhannya untuk menjamim perkembangan kandungannya. Intinya, pertumbuhan janin memerlukan prioritas zat makanan dari pada pertumbuhan induknya atau penjagaan kondisi tubuh induk. Induk yang mendapatkan jumlah pakan yang kurang akan mengalami banyak permasalahan saat persalinan. Pada induk yang tua, mereka akan menggunakan cadangan tubuh, seperti lemak dan protein dan cadangan ini tidak akan mencukupi untuk produksi susu.

Pesan penting yang disampaikan, bahwa kekurangan pakan pada ternak yang bunting tua tidak akan menyebabkan pedet lahir dalam keadaan kecil, tetapi penampilan produksi induk akan menurun setelah bersalin. Mineral dan vitamin sangat penting bagi ternak bunting tua dan perkembangan janin serta akan mengurangi permasalahan kesehatan, seperti pencegahan terjadinya retensio placenta, meningkatnya sistem immun sehingga ternak dapat melawan gangguan penyakit, seperti mastitis sebelum atau setelah beranak. Kekurangan mineral seperti fosfor, mangan, kobalt, tembaga, seng dan selenium dapat menyebabkan defisiensi pada pedet yang dilahirkan.

Hal yang paling efektif untuk mencegah terjadinya diare adalah dengan melakukan vaksinasi pada ternak bunting tua dengan vaksin diare sebelum beranak. Induk dewasa harus diinjeksi 4 – 6 minggu sebelum bersalin. Induk divaksin dua bulan sebelum beranak dan diulang kembali satu bulan sebelum bersalin. Vaksin diare mengandung rota dan corona virus, E. Coli dan atau Clostridium perfingens. Konsultasi dengan dokter hewan sangat diperlukan.

Penjagaan Pedet
Saat setelah persalinan, pedet harus dijaga dari terjadinya komplikasi. Induk harus bersalin dalam keadaan bersih, kering, diberi bantalan dari hamparan jerami atau serbuk gergaji. Kandang beranak berukuran 50 – 60 m2 dengan penerangan yang cukup, sirkulasi udara yang baik dan bebas debu. Induk dapat juga bersalin di luar kandang asalkan tidak terdapat gangguan angin yang kencang.
Pedet yang baru lahir akan segera bernafas sesaat setelah tali plasentanya terputus. Lendir sekitar hidung harus segera disingkirkan, jangan membopong pedet melalui ketiak atau dengan mengangkatn kaki belakang, pastikan pedet sudah berada pada kondisi yang aman untuk dibopong. Segera setelah beranak, celupkan 7% iodine tincture pada tali pusat pedet. Induk akan menjilati pedetnya sampai bulunya mengering, pada suhu yang dingin atau bila induk tidak mau menjilati pedetnya, gunakan kain kering untuk menyeka tubuh pedet. Hal ini bukan semata untuk mengeringkan bulu pedet, tetapi untuk merangsang sirkulasi darah. Umumnya, pedet segara dipisahkan dari induknya sesaat setelah selesai dijilat dan bulunya mengering.

Konsumsi Kolostrum = Bertahan Hidup
Kolostrum disekresi oleh glandula mamary segera sebelum dan setelah persalinan. Kolostrum yang sebenarnya disekresi hanya saat perahan pertama, setelah 1,5 sampai dua hari kemudian, dinamakan susu transisi. Kolostrum diperuntukkan kepada pedet sebagai makanan utama. Seperti pada tabel 2., kolostrum mengandung dua kali atau lebih bahan kering dan total bahan padat, dua – tiga kali lebih banyak mineral dan lima kali lebih banyak protein dari susu pada umumnya. Kolostrum juga mengandung berbagai hormon dan pemicu pertumbuhan yang penting bagi pertumbuhan dan perkembangan saluran pencernaan. Kolostrum memiliki kandungan laktosa lebih rendah sehingga mengurangi terjadinya gangguan diare. Susu yang diperah setelah masa awal pemerahan memiliki kualitas yang rendah dan sebaiknya tidak diberikan sebagai makanan bagi pedet sebagai susu kolostrum.

Pedet lahir dengan pertahanan atau imunitas dari serangan penyakit yang minim. Mereka secara perlahan akan mampu bertahan dari serangan penyakit setelah mengkonsumsi kolostrumk berkualitas tinggi, yang merupakan susu pertama dari induknya. Pedet yang tidak mendapatkan kolostrum berkualitas sejak awal lahir akan mudah terserang penyakit. Ternak sapi Peranakan Frisien Holstein (PFH) setidaknya mengkonsumsi 1 – 1,5 liter kolostrum dalam kurun waktu satu jam setelah lahir dan jumlah yang sama dalam kurun waktu 12 jam sesudahnya atau pada pemberian berikutnya (pedet yang mengkonsumsi kolostrum sebanyak 1,5 liter tidak menyebabkan diare pada ternak PFH). Jumlah antibodi akan menurun seiring dengan kondisi kolostrum setelah beranak. Dalam kurun waktu enam jam setelah lahor, kemampuan retikulum untuk menyerap antibodi akan berkurang 1/3-nya. Setalah 24 jam, retikulum hanya mampu menyerap 11% dari potensi awal saat baru saja lahir. Selain itu, pada masa tersebut pencernaan oleh enzym akan merusak dan mencerna seluruh antibodi. Kadang kala, ada peternak yang membiarkan pedet mengkonsumsi langsung dari induknya. Penelitian menunjukkan pedet yang langsung menghisap puting induknya tidak mampu mengkonsumsi kolostrum yang tepat pada jam pertama kehidupannya dan tidak mampu mendapatkan kemampuan imun dari serangan penyakit. Pemberian kolostrum dengan menggunakan tangan/kolostrum diperah dari induknya, merupakan cara yang dianjurkan karena peternak mampu mengetahui jumlah kolostrum yang dikonsumsim pedetnya. Kolostrum berada dalam jumlah sedikit dan kental. Kualitas kolostrum dapat diukur dengan alat yang bernama COLOSTROMETER (terdapat pada katalog produk Nasco). Kualitas kolostrum terbaik memiliki kandungan immunoglobulin sebesar 50mg/ml. Sebelum diperah, puting induk sebaiknya dibersihkan, karena pedet tidak dianjurkan mengkonsumsi kolostrum yang encer, mengandung darah dan terkena mastitis atau induk terkena serangan penyakit Johne. Pedet yang tidak mendapatkan kolostrum ideal, dapat mengkonsumsi susu melalui jalur masuk melalui tenggorokan. 3 – 5,5 galon kolostrum yang baik, dapat disimpan pada freezer dan mampu bertahan sampai satu tahun, untuk mengantisipasi pedet yang lahir dengan kondisi induk yang terkena mastitis atau tidak keluar air susunya. Kolostrum dari ternak sapi perah dapat dikonsumsi oleh pedet ternak sapi potong. Kolostrum dapat dicairkan dengan menggunakan air hangat atau dalam microwave pada power yang minimum dalam jangka waktu yang singkat.

Setelah pedet berumur tiga hari, selanjutnya pedet akan mengkonsumsi susu transisi yang berasal dari induknya atau induk yang lain, dengan catatan, air susu berada pada konsisi sehat.

Kandang Pedet
Kandang pedet sebaiknya berada pada kondisi individu, bebas debu dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Satu pintu masuk dianjurkan untuk mencegah penyebaran penyakit dari satu pedet kepada pedet lain. Lantai kandang dapat diberi lapisan jerami atau serbuk gergaji yang tetap dijaga kebersihan dan kekeringannya serta diganti setiap pedet tersebut dipindahkan/dikeluarkan dari kandangnya.

Pilihan Susu untuk Pedet
Selama 1 – 2 minggu sejak lahir, pedet mengkonsumsi air susu sebagai makanannya. Setelah empat hari, pedet dapat mengkonsumsi jenis susu lain, misalnya air susu biasa, susu reject, Calf Milk Replacer atau susu fermentasi atau kolostrum segar. (tabel 3). Perbedaan jenis susu diatas adalah harga, keterdiaan dan kemudahan. Pedet secara umum mengkonsumsi air susu dua kali sehari dari dot atau ember atau mereka mengkonsumsi langsung dari ember. Saat mengkonsumsi susu, saluran oesophagus akan menutup dan air susu akan secara langsung masuk ke abomasum atau perut sejati. Respon menutupnya oesophagus, merupakan mekanisme kerja syaraf yang akan aktif sampai kira-kira pedet berumur 12 minggu.

Pencegahan terhadap penyakit dapat dilakukan dengan melakukan pasteurisasi susu dengan suhu 65,5oC atau 150oF selama 30 menit. Peralatan juga dikonsisikan terbebas dari bakteri (dilakukan desinfektan)

(note –redaksi) :
Di Indonesia, penggunaan CMR atau susu pengganti biasanya dilakukan setelah pedet berumur dua bulan dan jumlah pemberiannya secara bertahap sampai puncaknya, sebanyak 4 – 5 liter/ekor/hari

Susu Segar
Dapat digunakan sebagai pakan bagi pedet dengan dosis 10% dari bobot lahir pedet. Misalnya, pedet lahir dengan bobot 45 kg, maka dilakukan pemberian air susu sebanyak 4,5 liter/hari atau 2,25 liter setiap pemberian. Pemberian air susu yang kurang akan menyebabkan pertumbuhan pedet yang terganggu karena kekurangan zat makanan. Kelebihan konsumsidapat mengakibatkan gangguan pencernaan dan diare. Kelebihan konsumsi air susu akan menyebabkan pengurangan konsumsi pakan kering atau biji-bijian sehingga akan menyebabkan bertambahnya masa menyusui.

Susu Reject
Susu mastitis dapat digunakan sebagai pakan pedet dengan dosis 10% dari bobot lahir. Susu ini dapat dikonsumsi pedet setelah berumur 8 – 12 minggu dan tidak boleh diberikan apabila berasal dari induk yang diberi perlakuan antibiotik, sementara pedet akan diproyeksikan dipotong (dijual sebagai calf). Pedet harus berada pada kandang individual. Jangan berikan susu mastitis yang encer dan terkena mastitis akut.

Calf Milk Replacer (CMR)

CMR harus dilarutkan pada air hangat dan merupakan salah satu model yang digunakan dengan pertimbangan ekonomis. Selama tiga minggu pertama, pedet mengkonsumsi CMR yang memiliki kandungan protein tinggi yang berasal dari susu bubuk atau hasi prosesing keju (whey). CMR sebaiknya mengandung 18 – 22% PK. 10 – 22% Lemak dan kurang dari 5% SK.

Kolostrum yang Difermentasi
Fermentasi atau sop kolostrum digunakan sebagai pakan pedet, dimana hasil penelitian menunjukkan bahwa PBBH pedet yang diberi kolostrumk fermentasi sama dengan pedet yang mengkonsumsi air susu biasa. Fermentasi kolostrum merupakan hasil koleksi kolostrum yang berlebihan pada tiga hari pertama setelah bersalin. Kolostrum ini dimasukkan kedalam kantong plastik. Kolostrum dari ternak yang diberi injeksi antibiotik, sebaiknya tidak dicampurkan karena akan membunuh organisme fermentor. Fermentasi kolostrum dilakukan pada suhu 60 – 80oF dan terlindung dari sinar matahari. Dibawah suhu 60oF, proses akan berlangsung lambat dan diatas 80oF fermentasi akan berlangsung cepat dan akan mengembangbiakkan mikroorganisme yang tidak diharapkan. Penambahan bahan pengawet yang bersifat asam akan menambah kemapuan bakteri fermentasi dan menurunkan mikroorganisme yang tidak diharapkan. Fermentasi berlangsung selama 10 – 14 hari dan dapat disimpan 14 – 30 hari kemudian. Pedet dapat diberikan kolostrum fermentasi pada umur 4 hari. Kolostrum fermentasi dilarutkan pada air hangat dengan perbansingan 1 bagian air hangat : 2 bagian kolostrum fermentasi dengan dosis 10% dari bobot lahir pedet.

Diare
Diare disebabkan karena konsumsi susu terlalu banyak atau karena infeksi bakteri, virus atau protozoa (cryto atau coccidia). Pengawasan oleh petugas kesehatan adalah hal terbaik untuk mendiagnosa penyabab dan melakukan program pencegahan. Diare akan menyebabkan kehilangan air dan elektrolit dari tubuh pedet, seperti sodium, bikarbonat, klorin dan potassium. Diare dapat menyebabkan kehilangan 10 – 12 % bobot badan dan air. Lemas dan kematian merupakan efek dari kejadian diare. Pedet memerlukan asupan elektrolit setiap hari sebanyak 4 kali sehari. Pedet yang tidak dapat menyusu, harus dicekok atau air susunya yang banyak mengandung energi dan nutrisi lain dan diberi larutan elektrolit untuk menjaganya dapat bertahan hidup. \

Tabel 4. salah satu komposisi elektrolit
1 pak pectin dari buah-buahan
1 sendok teh garam
2 sendok teh soda kue
1 ember beef consommé
Air hangat sampai 2 liter
Diaplikasi 30 – 60 menit setelah konsumsi susu


Pakan Pedet dan Air, Penting untuk Perkembangan Rumen

Sebagai bagian pertama kehidupan, pedet memiliki pertut sederhana, sama seperti ternak monogastrik. Saat lahir, ada tiga komponen perut, rumen, retikulum, omasum, yang belum berkembang dan belum mampu melaksanakan pencernaan pakan. Saat pedet mulai makan konsentrat (biasanya merupakan campuran antara biji-biian, sumber protein, mineral dan vitamin) dan air minum, saat itulah rumen mulai berkembang. Pakan pedet dapat dimulai sejak pedet berumut 4 hari dan pakan harus diformulasi sehingga disukai dan memiliki kandungan protein, mineral dan vitamin.

Konsentrat pedet ini harus dibarengi dengan tersedianya air untuk menjamin perkembangan rumen. Pemberian dilakukan sedikit demi sedikit. Pakan berserat diberikan sampai pedet berumur delapan minggu.
Pemberian air sangat diperlukan dan selalu ada untuk menjamin perkembangan pedet. Menurut hasil penelitian, pedet yang tidak diberi minum akan menurunkan 31 % konsumsi konsentrat dan menurunkan bobot badan sampai 38% dibandingkan dengan pedet yang diberi cukup air. Konsumsi air yang masuk ke dalam rumen akan merangsang pertumbuhan rumen.

Penyapihan
Pedet dapat disapih setelah mampu mengkonsumsi 0,75 – 1 kg konsentrat sebanyak tiga kali sehari, sehingga pedet dapat disapih bukan berdasarkan pada umur, tetapi pada kemampuan konsumsi konsentrat. Ada pedet yang disapih pada umur empat minggu dan ada pula yang disapih diatas 10 minggi. Penyapihan dilakukan secara bertahap selama 3 – 7 hari.

Pakan Pedet Setelah Penyapihan
Setelah penyapihan, penggantian pakan konsentrat serta pemeliharaan dengan sistem kelompok dilakukan secara bertahap selama sekitar dua minggu. Pengelompokan pedet dengan umur 2 – 4 bulan dilakukan tiap 4 – 6 ekor. Perlakuan pedet pada kelompok kecil dimaksudkan untuk memudahkan terjadinya penyesuaian diri dan menekan terjadinya kompetisi perebutan makanan. Pemberian pakan berserat sudah mulai dilakukan dan konsentrat yang diberikan sebanyak 1,5 – 3 kilogram (jenis Jersey memerlukan 2 kg konsentrat). Diare disebabkan Diare disebabkan

Manajemen Budidaya
Saat beranak, pedet harus dudah diberi identitas dengan menggunakan ear tag atau tanda pada telinga atau dengan photo. Pencatatan sangat penting untuk mendapatkan dokumentasi tentang tanggal lahir, garis keturunan. Pemberian vaksin anti diare dilaksanakan sebagai salah satu tindakan pencegahan penyakit. Saat tanduk pedet sudah nampak, dilakukan dehorning dengan menggunakan electric dehorner dan lebih baik dilakukan pada pedet yang berumur dibawah satu bulan untuk mengurangi terjadinya stress dan kemudahan penanganan.
Puting yang berlebih, harus segera dihilangkan dengan gunting yang tajam dan steril serta pastikan bahwa puting yang dipotong adalah puting yang tidak berguna.

08 Maret, 2010

Perkawinan

pernahkah anda mendengar tentang hasil perkawinan antara mentok dengan itik? .. tentunya sudah kita ketahui, namanya TikTok

juga perkawinan antara sapi Peranakan Ongole (PO) dengan sapi Simmental, kita kenal dengan nama Simpo
atau sapi Limousine dengan Peranakan Ongole (PO), kita kenal dengan nama Limpo
atau sapi Aberdeen Angus dengan Brahman, kita kenal dengan nama Brangus
atau sapi-sapi Brahman yang dikawinkan dengan beberapa jenis sapi lainnya, seperti Shorthorn, Droughmaster, Hereford, Angus, Frisien Holstein

pada ternak yang lebih kecil, misalnya ...
ternak kambing kacang yang dikawinkan dengan kambing peranakan ettawah, yang dikenal dengan nama kambing koplo
atau kambing boer dengan kambing kacang, kita kenal dengan nama boerka
atau domba ekor gemuk dengan domba garut

tetapi, dibalik kebisaan persilangan itu ... ada lagi yang tidak dapat disilangkan, dikawinkan dan menghasilkan keturunan, sampai saat ini dan kemungkinan tanpa seijinNya tioidak akan mungkin ...

Sapi dengan Kerbau
atau
Kambing dengan Domba

berbagai versi akan memunculkan perdebatan, mulai genetis, jumlah kromosom dan gennya sampai beberapa paparan ilmiah yang njlimet ... ternyata, dibalik itu semua ... ada hal yang sepele dan cukup masuk akal, kenapa mereka tidak dapat dikawinkan ...

Orang Tuanya Tidak Setuju

..he..he.. just joke

keep on istiqomah for smile

SINKRONISASI ESTRUS

SINKRONISASI ESTRUS

Conception Rate merupakan salah satu indikator keberhasilan dalam usaha pembibitan dan melakukan suatu penyeragaman kelahiran pada ternak sapi. Sinkronisasi ini adalah satu upaya untuk menyeragamkan terjadinya estrus pada ternak sapi sehingga dalam satu kelompok induk, proses bersalinnya dapat diatur pada rentang waktu tertentu.
Sinkronisasi estrus dilakukan untuk menghemat waktu dan mempermudah pelaksanaan deteksi berahi, penggunaan hormon reproduksi merupakan kunci pelaksanaan sinkronisasi berahi.

Hormon
Progesteron, Prostaglandin (PGF2α), Gonadotropin releasing hormone (GnRH), follicle stimulating hormone (FSH) dan luteinizing hormone (LH) merupakan beberapa hormone yang berpengaruh terhadap proses berahi. Hormone-hormon ini digunakan secara terpisah atau bersama-sama

Progesteron adalah hormon yang digunakan untuk mempertahankan kehamilan. Progesteron secara alami berada dalam bentuk (progesteron) atau sintetik (progestin). Saat terjadi pelepasan sel telur (ovulasi) akan terbentuk corpus hemorrhagicum, yang dengan cepat (dalam waktu 4 sampai 7 hari) berkembang menjadi korpus luteum (CL). CL akan menghasilkan progesteron di dalam aliran darah dan setelah CL matang, konsentrasi progesteron meningkat. Konsentrasi progesteron tetap meningkat selama kehamilan dan akan menentukan kehamilan. Jika dia tidak bunting, maka dalam waktu 15 sampai 18 hari dari siklus estrus normal, prostaglandin disintesis dan dilepaskan untuk regresi korpus luteum.
Prostaglandin (PGF2α), disekresi dari rahim betina saat tidak terjadi kebuntingan. Prostaglandin menyebabkan CL luruh dan akan menyebabkan konsentrasi progesteron menurun dengan cepat.

Gonadotropin Releasing Hormone (GnRH) dikeluarkan dari hipotalamus dan mempengaruhi hipofisis anterior. Saat konsentrasi progesteron meningkat, konsentrasi GnRH menurun. Jika CL meluruh, konsentrasi progesteron akan berkurang dalam aliran darah dan akan menyebabkan peningkatan konsentrasi GnRH. Kenaikan ini akan memungkinkan terjadinya peningkatan sekresi folikel stimulating hormone (FSH) dan luteinizing hormone (LH).

Follicle Stimulating Hormone (FSH
) yang ada pada ovarium (indung telur) akan meningkatkan jumlah telur. Biasa digunakan dalam transfer embrio untuk terjadinya superovulasi

Luteinizing Hormone (LH) diinjeksikan untuk meningkatkan jumlah folikel yang dihasilkan.

Potensi keuntungan Sinkronisasi estrus

1. masa perkawinan dapat dipersingkat antara 60-45 hari
2. pengembangan pembibitan lebih mudah
3. menghasilkan persalinan yang seragam dan mempermudah penyapihan ternak
4. dapat meningkatkan mutu genetik melalui inseminasi buatan atau kawin alam
5. mengurangi waktu dan tenaga untuk pengamatan berahi

Persyaratan untuk Sukses
1. perencanaan program yang baik
2. induk yang memiliki catatan reproduksi yang baik dan memiliki catatan pemberian nutrisi yang prima
3. semen untuk inseminasi yang baik dan ditunjang oleh inseminator yang handal
4. bila menggunakan pejantan, diperlukan pejantang yang sehat, agresif dan subur
5. diperlukan situasi lingkungan yang terkontrol
6. tingkat kebuntingan selanjutnya dapat lebih rendah bila kondisi ternak dan atau lingkungannya menjadi tidak terkontrol/tidak sesuai

Produk dan Dosis Rekomendasi

PROSTAGLANDIN
Lutalyse 5 ml, intra muskular
Estrumate 2 ml, intra muskular
IN-SYNC 5 ml, intra muskular

PROGESTIN

CIDR Intra vagina
MGA 0,6 mg/ekor/hari, per oral

GnRH
Cytrolrein 2 ml intra muscular atau intra vena
Factrel 2 ml intra muscular
Fertagyl 2 ml intra muscular atau intra vena


Di Balai Embrio Transfer, prosedur yang digunakan adalah :
1. Ternak yang diketahui mempunyai corpus luteum (CL), dilakukan penyuntikan PGF2a satu kali. Berahi biasanya timbul 48 sampai 96 jam setelah penyuntikan.
2. Apabila tanpa memperhatikan ada tidaknya CL, penyuntikan PGF2a dilakukan dua kali selang waktu 11-12 hari.

Sumber Pustaka

Timotius W. Wilson, Cooperative Extension Service The University of Georgia College of Agricultural and Environmental Sciences University of Georgia College Pertanian dan Ilmu Lingkungan Estrous Synchronization for Beef Cattle Sinkronisasi estrus untuk Sapi Potong
Dr Rick Rasby., Gene Deutcher - Beef Specialist, University of Nebraska.
Iptek Net

07 Maret, 2010

Sambel .....







sekitar setengah dasawarsa lalu ... gw yang paling seneng sama pedes, jadi mati gaya saat tidak menemukan makanan yang pedes itu di Solo. kemudian saat interaksi dengan beberapa kolega di Solo, salah satunya Mas Agoes Wardhono ... menyampaikan lokasi yang oke bangets buat ketemuan sama yang pedes-pedes. Waktu itu dikasih lokasi Waroeng SS, sebelah Barat Hotel Agas - Manahan, Selatan rel kereta api.

sore itu langsung kesana dan menemukan satu lokasi restoran yang biasa-biasa aja ...
terus pesen deh ... nasi dengan sambel bajak, sambel teri, sambel udang dan sambel ati rempelo ... lama banget waktu itu nunggunya .. akhirnya pesenan dateng juga dengan disertai rasa gondok yang amat sangat, alhamdulillah tidak melunturkan nafsu makanku ... akhirnya mulailah berbasah keringat karena kepedesan ditambah lauk telor dadar. minumnya waktu itu jus tomat. setelah dikalkulasi, walah .. walah .. habisnya sebesar Enam Belas Ribu Limaratus Rupiah untuk menu seperti itu ... wow manstaf

satu catatan yang gw tinggalin disitu adalah masalah pelayanan yang SANGAT LAMA ...
akhirnya pelayanannya semakin lama semakin baik dan cepat (pastinya karena perbaikan manajemen)

setiap bulan, pasti kesana ... dan terus kesana dengan mencoba beberapa menu lain seperti sambal tempe semangit atau sambel kecap atau iso atau sambel pete atau nasi hitam atau sambel tempe dan beberapa jenis lain .. sampai akhirnya dengan istriku di akhir tahun 2009, kami menemukan menu yang pas ...

Sambel Gobal Gabul
Sambel Goreng Ati Rempelo
Sambel Udang Goreng Pedas
Wader Goreng
Telor Gobal Gabul/Telor Dadar
Sayur Asem
Kerupuk
Jus Tomat Tanpa Es/Teh Tawar Panas

.... wow ..wow. nyantol dan mak nyusss deh

sebuah penemuan yang luar biasa dan menjadi pelanggan tetap, dengan Katu Pedas-nya yang dulu setiap transaksi Rp 20.000 bisa dapet tandatangan dan setelah 10 kali, gratis makan dengan nilai voucher Rp. 20.000 (mulai tahun 2010, sudah jadi Rp 25.000) ... sebuah ide yang memenuhi keperluan untuk mendapatkan menu kuliner yang oks

luar biasa

06 Februari, 2010

Mengurung Senja



Mengurung Senja

mentari itu mulai beranjak
meninggalkan Timur menuju awan berarak
kemerahan senja menyeruak membias garis langit
kelak kelam menganti

beratap biru kumulai melukis
tentang cita, cinta dan karya
tentang biru, merah dan jingga
tentang haru, sedu dan sedan
tentang kecap, polah dan tingkah
tentang ceria, tangis dan sinis
tentang tangan, kaki dan hati
tentang riuh, pekik dan senyap
tentang ada, tiada dan akan ada
tentang sudah, hampir dan belum
tentang nilai, rasa dan karsa
tentang kawan, sobat dan handai tolan
tentang air, akar dan gemericik

senja itu mulai senyap ... menderu diantara kepak sriti
senja itu mulai ribut ... menggayut disela jeruji
senja itu mulai temaram ... menghias diseluruh cakrawala

gedung-gedung bersorak mengacungkan tinggi
rumah-rumah berserak menghamparkan atap
gunung-gunung berbaris bertaut lembah
air laut beriak berkait sendu

senja itu telah terkurung ... berganti malam yang syahdu
mentari itu telah teredup, berbagi cahaya dengan rembulan

Bunga-bunga Kumbang-kumbang




Bunga Bunga Kumbang Kumbang
oleh: Iwan Fals

Apa memang harus layu
Bunga bunga
Setelah sang kumbang
Menghisap manisnya madumu

Apa memang harus ingkar
Kumbang kumbang
Setelah sang bunga
Terkulai layu tak berbunga

Bunga bunga dilahirkan
Untuk dihisap sang kumbang
Kumbang kumbang dilahirkan
Untuk menghisap sang bunga

Bunga bunga dimekarkan
Untuk digoda sang kumbang
Kumbang kumbang diterbangkan
Untuk menggoda sang bunga

Mengapa bunga harus layu?
Setelah kumbang dapatkan madu
Mengapa kumbang harus ingkar?
Setelah bunga tak lagi mekar

Mungkin tuhan telah takdirkan
Kumbang kumbang
Campakkan sang bunga
Setelah layu tak berguna

Bunga bunga dilahirkan
Untuk dihisap sang kumbang
Kumbang kumbang dilahirkan
Untuk menghisap sang bunga

Bunga bunga dimekarkan
Untuk dicampakkan kumbang
Kumbang kumbang diterbangkan
Untuk mencampakkan bunga

Mengapa bunga harus layu?
Setelah kumbang dapatkan madu
Mengapa kumbang harus ingkar?
Setelah bunga tak lagi mekar

25 Januari, 2010

MULAILAH DENGAN SENYUM


MULAILAH DENGAN SENYUM …..

Tersenyum … bayangan kita tergambar sebagai sebuah aktifitas bibir yang masing ujungnya ditarik mulus ketas oleh otot pipi sehingga muka terlihat menyenangkan dan lawan bicara akan merasa ikut hanyut dengan atmosfer senangnya. Berbeda dengan senyum sinis, nilai tarikan otot pipi dilakukan terpaksa dan terkesan tidak menunjukkan wajah senang. Saat kita berada pada suatu dimensi ruang dengan lawan bicara dengan senyum tulus yang kita lemparkan, maka secara otomatis balasan senyum akan kembali kepada kita ditambah dengan suasana lahir dan bathin yang menyenangkan dan ceria.
Memulai sesuatu dengan senyum tentunya satu hal yang akan memberikan satu nilai keajaiban bagi kita dan akan membuat suatu kolaborasi seluruh isi mayapada untuk mendukung apapun yang kita lakukan dan bantuan dari kolega, teman ataupun musuh sekalipun akan berdatangan secara otomatis.
Senyum yang sampai saat ini belum diperjualbelikan boleh jadi merupakan salah satu komoditas kemanusiaan yang perlu dilestarikan dan dikembangkan dalam seluruh sudut kemanusiaan yang berkaitan dengan hubungan antar manusia. Senyum yang tuluspun dapat pula menjadi sebuah penggerak sebuah fenomena kemanusiaan seperti yang pernah saya baca dari milis di internet tentang sebuah cerita dari seorang teman di Jerman tentang senyum yang mampu menggerakkan sebuah nilai kemanusiaan bagi dua orang tunawisma yang dekil, berbau, dengan segala keterbatasan dan ingin menghangatkan diri disebuah rumah makan cepat saji. Nilai kemanusiaan yang membuat sebagian besar konsumen di rumah makan cepat saji merasa tergerak dan trenyuh karena melihat sebuah nilai dari senyum yang berasal dari hati. Senyum dari hati, sebuah ungkapan yang luar biasa … sebuah nilai senyum yang sangat memberi dampak dahsyat, karena senyum dari hati bukan hanya melahirkan ketulusan, tetapi juga mampu bercerita tentang nilai-nilai kemanusiaan, persahabatan, kesenangan sampai pada sebuah nilai tentang kemarahan.
Beberapa manfaat senyum yang juga saya dapatkan dari milis internet, yaitu :
Senyum membuat Anda lebih menarik.
Orang yang banyak tersenyum memiliki daya tarik. Orang yang suka tersenyum membuat perasaan orang disekitarnya nyaman dan senang. Orang yang selalu merengut, cemburut, mengerutkan kening, dan menyeringai membuat orang-orang disekeliling tidak nyaman. Dipastikan orang yang banyak tersenyum memiliki banyak teman.
Senyum mengubah perasaan
Jika Anda sedang sedih, cobalah tersenyum. Senyuman akan membuat perasaan menjadi lebih baik. Menurut penelitian, senyum bisa memperdayai tubuh sehingga perasaan berubah.
Senyum menular
Ketika seseorang tersenyum, ia akan membuat suasana menjadi lebih riang. Orang disekitar Anda pasti akan ikut tersenyum dan merasa lebih bahagia
Senyum menghilangkan stres
Stres bisa terlihat di wajah. Senyuman bisa menghilangkan mimik lelah, bosan, dan sedih. Ketika anda stres,ambil waktu untuk tersenyum. Senyuman akan mengurangi stres dan membuat pikiran lebih jernih.
Senyum meningkatkan imunitas.
Senyum membuat sistem imun bekerja lebih baik. Fungsi imun tubuh bekerja maksimal saat seseorang merasa rileks. Menurut penelitian, flu dan batuk bisa hilang dengan senyum.
Senyum menurunkan tekanan darah
Tidak percaya? Coba Anda mencatat tekanan darah saat anda tidak tersenyum dan catat lagi tekanan darah saat anda tersenyum saat diperiksa. Tekanan darah saat Anda tersenyum pasti lebih rendah.
Senyum melepas endorphin, pemati rasa alamiah, dan serotonin
Senyum ibarat obat alami. Senyum bisa menghasilkan endorphin,pemati rasa alamiah, dan serotonin. Ketiganya adalah hormon yang bisa mengendalikan rasa sakit.
Senyum membuat awet muda
Senyuman menggerakkan banyak otot. Akibatnya otot wajah terlatih sehingga anda tidak perlu melakukan face lift. Dijamin dengan byk tersenyum Anda akan terlihat lebih awet muda.
Senyum membuat Anda kelihatan sukses
Orang yang tersenyum terlihat lebih percaya diri,terkenal, dan bisa diandalkan. Pasang senyum saat rapat atau bertemu dengan klien. Pasti kolega Anda akan melihat Anda lebih baik.
Senyum membuat orang berpikir positif.
Coba lakukan ini : pikirkan hal buruk sambil tersenyum. Pasti susah. Penyebabnya, ketika Anda tersenyum,tubuh mengirim sinyal "hidup adalah baik". Sehingga saat tersenyum, tubuh menerimanya sebagai anugerah
Tersenyum sudah pasti akan terus menjadi komoditas yang terbukti ampuh untuk menyemangati penjuangan hubungan antar manusia yang kita lakukan dan tentunya akan membuat kita semakin sering tersenyum dan saat kita dilihat orang lain sedang tersenyum sendiri, tentunya kita tidak sedang bermasalah, tetapi kita sedang tersenyum karena pembicaraan yang luar biasa menyenangkan dengan hati kita.

keep on istiqomah untuk tersenyum dari hati dengan tulus

17 Januari, 2010

SERBA SERBI HATI (Sequel Kelima) - Bersahabat dengan Hati

SERBA SERBI HATI (Sequel Kelima)

Saat kita membaca tentang hati, ingatan kita pasti tertuju pada seonggok organ tubuh yang berwarna merah kecoklatan (akhirnya timbul satu warna baru : merah hati) dengan fungsi yang sangat vital, sebagai penyaring darah. karena berfungsi sebagai penyaring, sering kita ibaratkan hati itu sebagai sepasang ‘mata’ hidup seorang manusia.
“Kata Hati”, misalnya. Orang sering artikan sebagai sebuah pekataan milik jiwa yan paling bersih dan paling suci. Kata hati terkadang kita dijadikan sebagai penentu keputusan. Berbicara tentang hati, tentunya kita akan kaitkan dengan ‘Kalbu atau Nurani’. Kalbu atau Nurani diibaratkan sebagai bagian tubuh yang paling bersih dan suci, berkaitan dengan pusat kotrol seluruh aktifitas lahiriah dan bathiniah. Selanjutnya kita leburkan saja hal-hal yang berkaitan dengan kalbu atau nurani dengan satu kata “HATI”
Serba serbi tentang hati ini cukup bagus kita ulas untuk saling mencerahkan dan memahami tentang hati kita.


Sequel Kelima
Bersahabat dengan Hati

“Jadilah Dirimu Sendiri” … ungkapan yang sering kita dengar dan sering kita sampaikan pada banyak orang terkait dengan aktifitas kehidupan kita. Ungkapan itu selalu berdengung dan terkadang menjadi klise karena ternyata kita masih ingin seperti orang lain yang berbeda dengan sifat dasar kita. Adalah tidak mungkin bagi kita yang memiliki sifat kurang telaten masih mengatakan bahwa keinginan menjadi peneliti di sebuah laboratorium yang berkutat dengan reagent dan peralatan ringkih. Juga adalah suatu hal yang sulit diterima bila kita masih memiliki keinginan menjadi guru taman kanan-kanan, sementara kita memiliki temperamen dasar yang masih cukup emosional. Tentunya bukan berarti bahwa kita tidak bisa belajar telaten atau belajar menjadi sabar, pastinya setelah kita benar-benar mampu telaten atau mampu menjadi manusia yang sabar untuk selamanya, menjadi peneliti atau guru taman kanak-kanak menjadi hal yang sangat mungkin. Meskipun, secara sadar … melakukan profesi tersebut menjadi tidak menarik karena harus melakukan perubahan yang sangat frontal.
Paling tidak, profesi bagi kita yang tidak telaten atau temperamental adalah profesi di lapangan dengan melakukan modifikasi kecil akan ketidaktelatenan dan temperamental kita. Yang jelas, kalaupun ada perubahan, tetap harus ada nilai yang terlebih dahulu dikedepankan … Persahabatan dengan Hati.
Melakukan persahabatan dengan hati boleh jadi adalah hal yang terpenting dalam kehidupan kita, karena akan banyak perjanjian-perjanjian, prasyarat dan syarat, serta hal-hal idealis yang perlu dibicarakan, seperti :

Egoisme
satu nilai dasar manusia yang terus menggentayangi perjalan kehidupan, baik kehidupan sendiri maupun bersama dengan keluarga maupun dengan kelompok maupun kehidupan bermasyarakat. kepentingan diri sendiri boleh jadi adalah hal-hal yang mengendalikan sikap – perkataan – perbuatan kita. kadarnya berbeda-beda tergantung keinginan diri dalam menilai kehidupan. ada diantara kita yang sangat pelit sekali dalam meluangkan waktu-tenaga-pikiran-materi untuk orang lain karena secara tidak langsung berpengaruh pada kehidupan atau memang karena nilai diri yang materialistis. atau diantara kita yang masih mau berbagi sedikit atau yang ingin berbagi banyak, karena berfikiran bahwa kita hidup didunia ini untuk orang lain sehingga kita menjadi manusia yang sampai tidak memikirkan diri sendiri

Pengorbanan
banyak model pengorbanan yang mungkin kita lakukan, mulai dari pengorbanan materi, pengorbanan waktu, pengorbanan tenaga sampai pengorbanan kenikmatan dan pengorbanan melalui do’a. pada prinsipnya, pengorbanan adalah sebuah tuntutan dari pengaturan egoisme kita. setiap ego diri yang kita atur, maka konsekuensinya adalah pengorbana. besar kecilnya relatif, tergantung pada bagaimana kita mampu merayu hati yang mengatur ego diri

Kedua hal diatas, boleh jadi merupakan syarat dalam usaha kita bersahabat dengan hati. Tentunya setiap syarat yang kita laksanakan akan melahirkan keluaran, seperti konsep Aksi – Reaksi.

pribadi yang menarik
kemampuan kita dalam mengatur ego dan bersedia melakukan pengorbanan akan membuat kita menjadi pribadi yang menarik, membuat kita sangat disukai banyak orang dan membuat kita dapat diterima oleh komunitas kita

kemudahan-kemudahan dalam kehidupan
setelah menjadi pribadi yang menarik, penilaian komunitas pada diri kita juga akan berubah positif dan melalui persahabatan hati yang baik, maka seluruh isi dunia ini akan berkolaborasi untuk memberi kemudahan-kemudahan dalam kehidupan kita

kebahagiaan
mencapai nilai akhir kehidupan adalah mendapatkan kebahagiaan lahir dan bathin. kebahagiaan yang menjadi capaian kita merupakan satu keadaan dimana kedamaian hati yang kita terima, kecukupan lahir yang kita rasakan dapat dipadukan untuk disebarkan pada manusia-manusia yang lain yang kita cintai, yang bersentuhan dengan kita dan berhubungan dengan kita

keep on istiqomah untuk selalu bersahabat dengan hati

16 Januari, 2010

Satu karena Beda

Satu karena Beda

gemerecap kata meluncur berkelanjutan …
bersahutan kecap menyilang silang …
mengalirnya kata bertaut kalimat …
menyatukan perbedaan adalah tujuan

kadang emosi diri ternyatakan …
menyusup ditengah-tengah kesehatan akal …
melupakan tata tertata …
karena kuasa ego meluluhlantakkan segalanya

galibnya tautan diri …
berdasar pada nilai-nilai dan tata silaturahmi …
mengkedepankan kesatuan yang mendamaikan …
mendamaikan jiwa menuju kebahagiaan

sebuah perbedaan kata terjadi berulang …
sebuah perbedaan pengertian terjadi setiap saat …
mencari titik tengah adalah keharusan …
menggiring sepakat menuju satu kata

menyadari berbeda adalah anugrah …
menyadari diskusi adalah sarana …
mengesampingkan ego diri …
menyungging senyum sesame

keindahan perbedaan …
keberkahan perdebatan …
kenikmatan penyatuan persepsi …
segalanya akan terasa indah pada saat kelegawaan diri ternyatakan

mengalahkan tidak merendahkan …
terkalahkan tidak menjadi pecundang …
karena kelebihan adalah anugrah …
karena kekurangan adalah hikmah

11 Januari, 2010

Tukang Parkir Pesawat





Cerita tentang Akar Ulin




cerita tentang sejumput alang-alang ...




cerita tentang sejumput alang-alang ...

akarnya merantai tepat digaris tanah, mengajarkan pada kita arti tentang PERSAHABATAN
saat panas berkepanjangan dan kekeringan melanda, dia selalu mampu bertanahn dan berkembang biak, mengajarkan pada kita arti tentang SURVIVE
bunganya beterbangan meniti angin, mengajarkan pada kita arti tentang SOSIALISASI

Pesawat





08 Desember, 2009

“Ya Tuhan, Yang Maha Kuasa … berilah kekuatan kepada hambaMu untuk dapat menjalankan perintahMu dan menjauhi semua laranganMu”

kalimat sakti yang sering kita perdengarkan saat kita berdo’a atau saat kita sedang berserah diri padaNya. tanpa sadar, karena sudah menjadi kebiasaan, maka kalimat itu menjadi sebuah budaya yang selalu terbiasa diucapkan.

andaikan kita sebagai manusia beriman yang ingin beribadah dibumiNya, tentunya kalimat itu menjadi pegangan dalam kehidupan kita. seperti kehidupan kita yang memiliki aturan main, larangan – anjuran – himbauan yang sering kita temui.

kembali, kita sering melanggar dan selalu penuh toleransi.

apakah kita masih :
1. kadang menerobos lampu pengatur lalu lintas yang menyala merah?
2. menerobos bahu jalan di jalan bebas hambatan?
3. menggunakan/mengaktifkan telpon seluler saat berada di dalam pesawat terbang?
4. memilih member tips kepada oknum petugas lalulintas yang menangkap kita karena kita melanggar rambu lalulintas?
5. membuang sampah di jalan raya saat kita mengendarai kendaraan?
6. berkecepatan tinggi di jalan raya?
7. merokok pada daerah “dilarang merokok”?
8. menggunakan jasa calo?
9. menerobos antrian?

bila kita masih melalukan hal” kecil itu, adalah sangat disayangkan bila kita selalu mengucapkan kalimat sakti diatas tetapi tingkah laku perbuatan kita masih bertolakbelakang.

tentunya semua penegakan aturan/hukum berawal dari hal terkecil … dan sudah saatnya bagi kita untuk memulai langkah kecil … ingat, sebuah bangunan gedung berawal dari sebongkah batu yang menjadi pondasinya, seribu langkah kemuka berawal dari satu langkah pertama.

keep on istiqomah mentaati aturan …

REBUTAN …. sentilan sebuah fenomena

REBUTAN …. sentilan sebuah fenomena

Berita tentang sesuatu, baik itu barang – uang – jasa – jabatan – kuasa – berahi selalu menjadi sebuah hal yang saat ini dianggap biasa untuk diperebutkan. Penguasaan kita akan hal” itu dikarenakan kesemuanya akan menampilkan sensasi kenikmatan, kenyamanan, kesenangan, kepuasan dan keindahan yang luar biasa.

Gengsi, pamor, kekayaan dan kewenangan adalah tujuan yang akan diraih dari semua itu. Sebagai manusia, kita diberi rahmat yang bernama NAFSU, suatu hasrat, keinginan, kemauan yang merajai setiap sisi waktu perjalanan kehidupan.

NAFSU ini terkadang mampu merajai setiap sudut hati manusia dimuka bumi dan mengesankan bahwa ketamakan, keserakahan, keinginan menguasai adalah wujud asli NAFSU belaka. Akhirnya, menginjak kepala teman, menjilat atasan, kolusi, korupsi, nepotisme, kongkalikong, mafianisme, permakelaran dan penyikutan menjadi alat untuk mengamankan NAFSU kita. Saat kejadian itu, tiada saudara, tiada teman, tiada kolega, tiada lawan dan tiada anggapan persahabatan lagi … yang ada hanya satu : MERAIH KEMENANGAN, MENGAMANKAN NAFSU dan MEMUASKAN KESERAKAHAN DIRI

Tengok fenomena Pilkada atau Pileg, semuanya berusaha meraih simpati masyarakat, bukan untuk rakyat semata, ternyata – sebagian dari anggota legislatif benar” ingin menjadi anggota dewan untuk menempatkan NAFSU diatas singgasana kehidupannya, sangat sedikit anggota dewan yang benar” mengabdikan diri.

Yang terbaru, tengok suasana pembagian hewan qurban yang semata” diperuntukkan bagi kaum dhuafa. Esensi qurban sebagai media berbagi kasih, berbagi perhatian dan berbagi rejeki untuk merasakan sebuah kenikmatan dan membersihkan harta dijadikan sebagai ajang meluapkan nafsu.
Bagi manusia yang berqurban, sebagian mengkedepankan riya’ … bukan syiar, seperti yang semestinya dilakukan. Sebaiknya para manusia yang berqurban, mengatasnamakan nazar berqurban demi membersihkan harga dan berbagi kasih dengan kaum dhuafa, bukannya demi gengsi dan kebanggaan tentang kemampuannya berqurban. Padahal belum semua umat muslim di seantero jagat ini mengetahui nisabnya qurban, kebanyakan masih merasa bahwa berqurban hanya bagi yang mampu, sementara setiap bulan membeli steak atau makanan berlebih dengan harga Rp. 100.000/bulan saja mampu … andaikan Rp. 100.000/bulan x 12 bulan = Rp. 1.200.000, seekor kambing atau domba yang gemuk dan sehat atau bertujuh bergabung, akan mampu membeli seekor sapi dengan harga Rp. 8.400.000 … waoooooooo
Bagi kaum dhuafa penerima qurban, sebuah pernyataan tentang kenistaan dilakukan. Kebanggaan menerima kupon dan keharus berebut kantung plastik dengan seonggok daging rela dilakukan, mengantri sejak pagi lalu merangsek masuk saat waktunya pembagian daging dan tidak lagi peduli dengan tetangga atau saudara, berdesak”an, terinjak”, terhimpit, meratap, berteriak, menagis, meraung” adalah sebuah pemandangan biasa yang masih sedikit mampu diatasi.

Fenomena diatas berujung pada satu hal, MENGUMBAR HAWA NAFSU …

Apabila kita menarik kembali contoh suri tauladan yang dikedepankan oleh pada anbiyaa, tentunya kita akan dengan bangga melakukan hal” ini :

Elegan dalam menyatakan diri untuk memegang amanah rakyat. Pernyataan kesediaan memegang amanah rakyat dilakukan dengan tindakan nyata melalui langkah” dan upaya nyata untuk berbuat demi rakyat. Setelah terpilih, dengan seluruh keikhlasan dan ketulusan hati, bersemangat menerima amanah dan melaksanakan tugas demi kemakmuran bangsa-negara untuk mensejahterakan rakyat

Mengendalikan diri dari keinginan menguasai harta, memperkaya diri sendiri, mengambil hak orang lain atau menghilangkan karakter orang lain, merupakan langkah strategis sebagai wujud tanggungjawab sebagai sesama manusia. mengendalikan hawa nafsu seperti yang dilakukan umat muslim beriman pada setiap Ramadhan merupakan latihan mengendalikan diri dan merangsang pembentukan pribadi tangguh

Tangan kanan memberi tangan kiri tidak tahu, merupakan sebuah wujud kerendahan hati. Konsep kerendahan hati akan meninggikan derajat kita dimata Yang Maha Kuasa, kita tidak perlu menjadi terkenal atau bergengsi saat orang lain tahu kita memberi … cukup hati kita berniat, tangan melakukan dan Tuhan yang kita informasikan

Melayani orang lain dengan sepenuh hati
. Pembagian rejeki dengan cara kita haturkan secara langsung kepada penerima merupakan sebuah cara elegan yang saling eninggikan derajat. Apabila kaum dhuafa menerima langsung pemberian kasih di muka pintu mereka, akan menimbulkan kesan mendalam tentang sebuah keikhlasan. Teknisnya kita balik, biasanya panitia berkeliling mengantarkan kupon pengambilan daging qurban, sekarang … panitia tidak perlu mengantarkan kupon, tetapi mendata dhuafa yang memenuhi syarat sebagai penerima daging qurban. Saat data sudah diterima, segera dipersiapkan dan dilakukan penghantaran daging langsung door to door. Efeknya, sebuah rasa penghargaan yang mengharukan manakala kaum dhuafa merasa terlayani dan dihargai, sebuah tebaran kasih yang sangat membanggakan

keep on istiqomah untuk mengendalikan diri, mengekang NAFSU, melayani hati, berbagi kasih dan menghargai ….

28 November, 2009

kabari di TV .... masih saja injek"an saat pembagian daging qurban. malah ada calo daging segala ... andaikan pembagian daging qurban dilakukan dengan elegan, para penerima didata dan seluruh daging diantarkan, betapa penghargaan terhadap kaum dhuafa benar" nyata ...

15 November, 2009

another view





Wet Day

udah mulai masuk musim hujan neh ... semoga aja bisa aman dan lancar aktifitas dan kesuburan lahan bisa didapat ... berkahMu tiada tara

10 November, 2009

tantangan itu bernama . PERTIKAIAN

dalam kehidupan manusia yang merupakan makhluk sosial, alat yang digunakan untuk melakukan hubungan itu adalah Komunikasi. komunikasi dibentuk dengan berbagai cara, baik dengan bahasa lisan, bahasa tubuh dan juga bahasa hati

interaksi yang terjadi antar personal, personal dengan kelompok dan kelompok dengan kelompok bukan hanya merupakan bahasa formalitas belaka, tetapi harus dilingkupi dengan atmosfer hati yang kental dan penuh penjiwaan. bila hanya komunikasi sekedarnya, maka interaksi yang terbentuk hanya sebuah basa basi dan akan sangat sulit mencapai kesempurnaan dalam mencapai tujuan

mengiringi kesamaan bahasa lisan dan tubuh, keselarasan hati dan jiwa dalam melakukan komunikasi untuk mencapai tujuan yang diidam-idamkan dengan status : Terbaik

terkadang, kita mengalami kegagalan berkomunikasi sehingga terjadi ketidakharmonisan dalam mencapai tujuan, yang berakhir pada renggangnya hubungan, ketidak harmonisan serta pertikaian yang berkepanjangan dan penuh perasaan marah dan dendam.

hal ini dikarenakan beberapa hal :

ketidakikhlasan

dalam melakukan komunikasi untuk mencapai tujuan, keilkhasan dalam melakukan kerjasama adalah hal yang mutlak diperlukan. komunikasi yang didasari dengan keikhlasan akan melahirkan pemikiran" berilian, masukan" yang cerdas karena masing" berfikir tentang tujuan bersama. keikhlasan hati dalam mencapai tujuan akan meminimalkan pertikaian yang terjadi

egoisme
melakukan 'penyelamatan' diri sendiri adalah fitrah manusia. mendahulukan kepentingan mereka menunjukkan betapa manusia masih diliputi dengan rasa mementingkan diri sendiri. kepentingan diri sendiri/kelompok akan lebih didahulukan dan itu adalah galibnya manusia. tentunya hal itu adalah sesuatu yang sangat wajar, hanya saja dengan satu komitmen bahwa kepentingan bersama adalah lebih prnting, maka kita harus mengendalikan rasa egoisme itu. pengendalian rasa egois akan memeudahkan komunikasi dan hubungan kita sehingga pertikaian dapat dihindari dan tujuan bersama akan lebih mudah tercapai bisa dibilang, kita harus "sadar diri" sehingga kita mampu 'mikul duwur, mendhem jero'

berlapang dada
mengakui kekeliruan, menyadari kesalahan dan bertujuan meminimalkan bentrokan adalah wujud kelapangan dada kita. lapang dada akan memperbaiki hubungan dan membuat kita menjadi manusia yang elegan, mengapa tidak? lapang dada dalam menerima sebuah perbedaan untuk mencapai tujuan tanpa meninggalkan prinsip bersama adalah sebuah tindakan terpuji. saat ini lapang dada bagai jauh panggang dari api, ketidakinginan mengakui kesalahan dan menyadari kebenaran orang lain serta hanya menginginkan kebenaran nisbi demi kepentingan sendiri/kelompok adalah naif. berlapang dadalah untuk menghindari pertikaian

merasa lebih berkuasa

memiliki kekuasaan lebih sama dengan pemikiran memiliki kekuatan lebih sehingga merasa sebagai yang terhebat dan tidak mungkin terkelahkan. bila hubungan komunikasi diselimuti dengan rasa saling mengalahkan, maka pertikaian itu tinggal menunggu konban yang berjatuhan dari kedua pihak. manakala yang kemudian merajai adalah rasa kasih sayang, kebersamaan, manyadari bahwa tidak semua yang berkuasa akan kuat, maka jalur komunikasi kedua belah pihak akan sangat luar biasa, komunikasi akan terbentuk dan keinginan untuk maju bersama akan mejadi pedoman

tak seorangpun dari kita sepintar kita semua
sebuah penyadaran bahwa kita adalah konstributor sebuah perubahan, kita adalah pembawa obor kemajuan, kita adalah sparepart sebuah mesin jet yang masing" memiliki peran penting sehingga mesin jet dapat melaju kencang. menyadari kekurangan diri sendiri dan secara jeli memaksimalkan potensi kolega akan menjadikan kita mampu berfikir dewasa dan bertindak cerdas dalam menghilangkan pertikaian dan menjalakan komunikasi yang efektif

akhirnya, sebuah penyadaran dalam bahasa Jawa : "Menang dadi Arang, Kalah dadi Abu" adalah ungkapan yang tepat untuk sebuah hasil pertikaian. tidak ada yang mampu menghasilkan nilai positif.

keep on istiqomah dalan menghilangkan pertikaian dan membawa kebersamaan

04 November, 2009

SISTEM BERAKTIFITAS - berkaca pada kejadian negara

setidaknya sore sampai menjelang pagi ini aku masih terkesiap dengan apa yang aku saksikan dilayar kaca ... betapa tidak? ... institusi negara di'udal adul' seenaknya sendiri dengan segepok kebendaan yang membuat nilai aparat negara menjadi sangat rendah.

pengistilahan yang timbul karena tarik menarik ini juga sungguh ironis ... "Cicak vs Buaya" .. sepasang reptil yang berada pada garis keturunan yang sama dan selalu berfikir tentang nilai diri masing-masing (egois)

ego sektoral ini sebenarnya merupakan 'penyakit' birokrasi kita .. birokrasi kita seakan ingin menjadi pahlawan ... menjadi populer .. menjadi artis .. menjadi bahan pembicaraan orang lain ... dan SELALU INGIN DIPUJI

keinginan untuk saling memuji inilah yang membuat negara ini berada pada bayang-bayang kehancuran identitas, setiap aparat berlomba-lomba untuk meraih sematan bintang didada yang dibarengi dengan selempangan selendang dipundak dengan gemerlap lampu blitz serta ... tentunya segepok materi yang entah halal, entah tidak ...

kondisi ego sektoral inilah yang membuat negara ini menjadi tertatih karena masing-masing departemen pelaksana disini selalu berfikir tentang 'DIRI SENDIRI' ... topangan aparatur penyelenggara negara tidak kompak, tidak bersatu dan selalu ingin lebih dari departemen lain

berkaca dari kasus yang terjadi, sebenarnya apa yang terjadi saat ini adalah bentuk sebuah kekeliruan dalam membuat sistem negara.

satu institusi yang berada langsung dibawah kepala negara sedang menjadi pesakitan alat negara. entah karena cemburu atau karena 'gemes' dengan begitu lancangnya kewenangan institusi ini yang mampu melucuti warga negara, institusi yang dianggap melakukan tindak pidana

sistem awal inilah yang akhirnya membuat kedua alat negara lainnya merasa disepelekan, alat negara yang 'seharusnya' melalukan penyidikan dan menerima laporan serta melaksanakan penangkapan 'dilangkahi'birokrasi negara ini sehingga penangkapan itu menjadi terkesan dadakan dan alasan yang dibuat-buat

andaikan sistem ini dudah diatur sedemikian rupa sehingga masing-masing mampu mengetahui tugas dan wewenangnya, maka akan sangat mudah untuk menata sistem komunikasi dan koordinasi antar lembaga negara sehingga harmonisasi dan keseriusan merubah negara menjadi lebih baik akan tercapai

memang sistem adalah awal yang akan menentukan gerak langkah sebuah harmonisasi aktifitas. dengan sistem yang tertata, teratur dan terbentuk oleh sebuah pola manajemen, komunikasi dan koordinasi yang harmonis, maka aktifitas sebuah kegiatan menjadi sangat ideal

semoga segera selesai dan sistem segara terbentuk ..

keep on istiqomah dalam sistem yang harmonis

WAKTUHOLIC

"Maaf, waktu saya terbatas .. saya harus meeting lagi. kita bertemu diwaktu yang lain ya"
"Berhubung waktu sudah habis, maka pertemuan kita tutup sampai disini"
"waktu kita terbatas, saya tidak bisa menunggu lama ... mari kita tinggal saja"
"uuuuh, andaikan waktu masih ada 5 menit saja, semua soal bisa saya jawab pasti"
"andaikan saya datang lebih awal, pasti saya tidak ketinggalan kereta"

Kita sedang menukikkan persepsi, pandangan, kesimpulan kita pada satu hal yang bernama WAKTU

waktu tidak akan pernah mundur,yang ada hanya kenangan
waktu tidak akan pernah kembali, yang ada hanya hikmah tersisa
waktu tidak akan pernah berputar ulang, yang ada hanya penyesalan
waktu tidak akan pernah menunggu, yang ada hanya kesempatan yang musnah
yang pasti dari waktu didunia ini adalah ... WAKTU TIDAK PERNAH BERHENTI

berada pada dimensi waktu yang melingkupi kita, seakan kita berada pada sebuah dimensi berbeda-beda ... dikota besar, waktu menjadi sangat ketat .. berangkat kantor saja harus awal waktu, bila tidak .. waktu terlambat akan jauh lebih lama dan kredibilitas kita akan turun.

tetapi kehidupan di kota besar yang padat dan hiruk pikuk akan membuat kita terlatih untuk menggunakan waktu dengan baik

kehidupan kita yang terukur oleh waktu, mulai dari sepersekian detik, detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, semester, tahun, dasa warsa, abad akan terus bergulir tetap penuh kepastian

nilai-nilai waktu yang dapat kita jadikan pegangan dalam kehidupan :

1. KEMANTAPAN
waktu adalah kemantapan. mantapnya detak waktu dikeseharian ini membuat kita harus menjadi manusia yang mantap dalam menjalani kehidupan dan mengisinya dengan hal terbaik. nilai mantap disinilah yang harus kita jadikan sebagai gaya kita, mantap - tidak tergoyahkan

2. KEYAKINAN
pernahkan waktu tiba-tiba menjadi peragu, lalu berputar mundur? ... keyakinan bahwa waktu terus berjalan adalah sebuah keyakinan yang abadi di dunia ... yakin melangkah, yakin mengambil keputusan, yakin melakukan setiap keputusan adalah cerminan manusia yang sukses

3. TAK ADA ALASAN
pernahkah waktu berhenti dengan alasan-alasan? ... dia tanpa alasan untuk berhenti dan tanpa alasan untuk berputar maju, karena waktu dimuka bumi ini adalah KEABADIAN YANG BERLALU

ketiga alasan diatas, cukup buat kita untuk menjadi penghormat waktu ...

menghormati waktu adalah menggunakan waktu untuk menjadi yang terbaik dan berguna untuk orang lain.
menghormati waktu adalah sebuah torehan kebajikan pada setiap hikmah kehidupan kita
menghormati waktu adalah bukti ketaatan kta pada Sang Maha Memiliki Waktu

"menunggu waktu adalah hal yang menjemukan dan terasa lama ... tetapi jika kita lengah, berjuta kesempatan akan musnah"

tetaplah istiqomah dalam waktu yang penuh hikmah dan berkah

SALESISME

Sales … sebuah kata yang berkaitan dengan penjualan sesuatu. Pada sebuah Department Store, banyak terpampang kata “SALE” pada produk-produk fashion yang ditawarkan oleh Sales Promotion Girl. Kadang kita juga sering melihat serombongan belia dengan pakaian serapi mungkin (pria menggunakan dasi, dan wanita menggunakan blazer) membawa beberapa barang dan ditawarkan langsung kepada konsumen, DIRECT SELLING. Atau kita juga pernah mendapatkan penawaran barang melalui selebaran yang di’domplengkan’ dengan tagihan kartu kredit serta beberapa model yang lain.
Metode-metode penjualan itu dilakukan oleh orang yang berprofesi sebagai PENJUAL dan terkadang kita memandang sebelah mata terhadap profesi ini. Padahal, semua dari kita adalah seorang penjual. Kegiatan penjualan merupakan kegiatan tertua dimuka bumi ini setelah prostitusi (sementara prostitusi sendiri juga merupakan konsep penjualan khan?).
Kita adalah PENJUAL. saat dulu kita melakukan pendekatan kepada kekasih, kita mengobral janji .. rayuan … trik dan bahkan tipuan agar kekasih kita tertarik. Ada kalanya penawaran kita berhasil juga kemungkinan gagalpun ada. Penawaran adalah salah satu bentuk model penjualan. Kita menawarkan janjian, rayuan dan segudang kata-kata yang memabuk kepayangkan. Saat kita minta sesuatu kepada orang tua kita, kadang kita merajuk sehingga timbul rasa kasihan sehingga apa yang kita inginkan dituruti. Merajuk juga merupakan sebuah penawaran dan kasihan adalah bentuk rangsangan untuk memenuhi keinginan kita.
Seorang guru yang mengajar murid-muridnya, ia adalah seorang sales .. bukan barang yang dijual/ditawarkan .. tetapi cara mengajar, tingkah laku, tutur kata, kemampuan berkomunikasi … kita sebagai murid akan melakukan respon dengan cara tetap berada di kelas dan antusias atau tetap berada di kelas dan biasa-biasa saja atau memilih ‘titip absen’ dan meningalkan kelas. Guru yang mampu ‘menjual’ akan menjadi idola, kedatangannya akan ditunggu, cara bicaranya mengundang inspirasi, gaya komunikasinya menghanyutkan dan penguasaan intelektualitasnya mengagumkan.
Sebagai seorang sales, kita dituntut untuk memenuhi beberapa hal yang sangat penting agar ‘jualan’ kita laku, antara lain :
1. Antusiasme
tidak aka nada yang akan membeli ‘dagangan’ kita kalau kita tidak antusias, tidak bersemangat dan tidak memiliki keceriaan dalam menawarkan ‘dagangan’ kita. Antusiasme kita akan memancarkan daya tarik yang hebat dan akan mempermudah kita ‘menjual’ karena calon pembeli akan tertarik dengan nuansa luarbiasa yang kita tawarkan
2. Yakin
cara kita menyampaikan kata-kata, berkomunikasi, bersikap dengan penuh keyakinan akan membuat calon pembeli memiliki tekad bulat untuk menggunakan ‘dagangan’ kita. Keyakinan kita adalah garansi bahwa ‘dagangan’ yang kita tawarkan berkualitas dan memuaskan
3. Berpikiran Positif
memberi nilai positif pada apapun, termasuk competitor akan membuat calon pembeli kita merasa menemukan ‘dagangan’ yang beretika karena tidak menjelek-jelekan competitor dan pasti tidak dimusuhi kompetitor
4. Melangkah Lebih Jauh
kadang sebagai sales, kita hanya memenuhi kepentingan customer semata, padahal customer akan lebih terpikat bila kita mampu memberi lebih dari sekedar keinginannya. misalnya, Ibu kita meminta kita membeli sarden diwarung, kita berjalan kewarung dan membawa sarden dengan beberapa lampiran resep masakan yang menggiurkan, boleh jadi ibu kita akan terkesan dan memasakkan kita bukan hanya sarden, tetapi sarden dengan tempe goreng yang gurih, misalnya
5. Simbiosis mutualisma
saling menguntungkan. sebagai sales kita akan merasa untung karena ‘dagngan’ kita laku .. tetapi pembeli juga dipastikan merasakan manfaat lebih dari sekedar manfaat standar yang diterima
6. After Sales Service
pelayanan … bukan hanya setelah membeli, tetapi member pelayanan terus menerus kepada pembeli akan membuat kita memiliki nilai lebih dan akan selalu diingat serta pelanggan kita akan menjadi PELANGGAN SEUMUR HIDUP
7. Karakter
last but not least … KARAKTER, semua penjual menawarkan barang yang sama (malah lebih bagus), tetapi pembeli akan memilih ‘dagangan’ kita karena ‘dagangan’ kita memiliki KARAKTER … sebuah nilai khas yang mencerminkan betapa bernilainya ‘dagangan’ kita

Menjual … adalah seni. seni memikat orang, seni menyampaikan informasi, seni teknis dan seni menggembirakan orang lain …

bravo untuk kita … penjual terbaik dinegeri ini.

tetap istiqomah … dan jadilah penjual yang selalu bergembira dan menceriakan

SERBA SERBI HATI (Sequel Keempat)

SERBA SERBI HATI (Sequel Keempat)
Saat kita membaca tentang hati, ingatan kita pasti tertuju pada seonggok organ tubuh yang berwarna merah kecoklatan (akhirnya timbul satu warna baru : merah hati) dengan fungsi yang sangat vital, sebagai penyaring darah. karena berfungsi sebagai penyaring, sering kita ibaratkan hati itu sebagai sepasang ‘mata’ hidup seorang manusia.
“Kata Hati”, misalnya. Orang sering artikan sebagai sebuah pekataan milik jiwa yan paling bersih dan paling suci. Kata hati terkadang kita dijadikan sebagai penentu keputusan. Berbicara tentang hati, tentunya kita akan kaitkan dengan ‘Kalbu atau Nurani’. Kalbu atau Nurani diibaratkan sebagai bagian tubuh yang paling bersih dan suci, berkaitan dengan pusat kotrol seluruh aktifitas lahiriah dan bathiniah. Selanjutnya kita leburkan saja hal-hal yang berkaitan dengan kalbu atau nurani dengan satu kata “HATI”
Serba serbi tentang hati ini cukup bagus kita ulas untuk saling mencerahkan dan memahami tentang hati kita.

Sequel Keempat
Menata Hati


“Prang !!!” … bunyi yang ditimbulkan manakala piring atau gelas atau benda kaca lain terjatuh di atas pemukaan keras dengan gaya grafitasi besar. Akibatnya, barang itu akan hancur berantakan menjadi beberapa bagian besar atau kecil. Barang dari beling itu jatuh dan hancur dapat disebabkan karena dilakukan orang lain atau kita sendiri yang melakukan dan dapat karena disengaja atau memang bukan karena disengaja, tetapi yang jelas barang beling itu tetap saja hancur. Sama seperti hati kita, pasti suatu waktu ada hal yang membuat hati kita menjadi hancur, bisa karena orang lain bisa juga karena perbuatan kita sendiri. Ada hal yang sama antara hati dengan sebuah piring atau gelas yang hancur, saat dilem kembali atau disembuhkan tetap akan meninggalkan bekas, tetapi perbedaan yang paling hakiki adalah hati dapat kembali sembuh total, sementara barang pecah belah itu tetap terlihat bekasnya.
Semua dari kita pasti pernah merasakan hati yang hancur, dengan berbagai sebab : mulai dari masalah pelajaran sekolah, pekerjaan, hubungan antar manusia sampai hubungan dengan Sang Maha Pencipta. Nilai pelajaran sekolah yang jelek, akan membuat kita serasa tidak berguna dan masa depan yang suram. Prestasi pekerjaan yang tidak memuaskan pimpinan sehingga kita ditegur mereka juga dapat menjadi faktor hati yang hancur. Saat kita ditegur atau diberi peringatan oleh orang tua atau orang yang kita cintai, kita merasa sebagai manusia yang tidak berguna dan hati kita seakan berantakan. Mungkin juga kita sempat merasa hancur hati kita karena Sang Maha Pemberi ternyata tidak memberikan apa yang kita inginkan, tidak mengabulkan apa yang kita minta atau kehidupan kita tidak sesuai dengan rancangan hidup yang sudah kita buat.
Nilai emosional yang kita miliki terkadang menguasai kita sehingga kita seakan lupa dengan satu hal yang ada dibalik itu semua:HIKMAH. Nilai emosional kitalah yang membuat hati kita serasa hancur berantakan, merasa tersakiti, merasa tertipu, merasa hidup ini tak berguna, merasa menjadi manusia paling menderita, merasa manjadi tidak berharga dan merasa menjadi hamba yang tidak disayang pemiliknya.

Pengendalian nilai emosional merupakan satu tahapan penting yang harus kita lakukan. Nilai emosi yang kita kedepankan sebenarnya tidak perlu, kita hanya akan sebatas menunjukkan arogan kita, ketidakdewasaan, kelemahan dan ketidakterimaan diri pada nilai-nilai kehidupan. Pengendapan dan menanggapi dingin akar permasalahan yang muncul akan memudahkan kita dalam menata hati yang sebelumnya hancur. Nilai emosional hanya akan menghabiskan energy kita karena kita akan terlalu sibuk mengobral arogansi sehingga kita melupakan kebesaran jiwa dan kita menjadi terlihat kerdil.

Keyakinan atas nilai kehidupan. Sebagai manusia yang menjalani kehidupan dengan penuh semangat, keyakinan kita akan nilai-nilai kehidupan merupakan hal terpenting dalam menghadapi permasalahan. Saat nilai diri berada pada zona ketidaknyamanan, ketidakenakan dan ketidaklapangan maka kita harus merasakan nilai-nilai ketetapan yang hakiki dimana kehidupan manusia adalah utuk merasakan nilai yang penuh dengan keyakinan dan semangat. Melalui penilaian kehidupan yang kuat, maka semangat dan keyakinan kita untuk selalu berada pada nilai-nilai kehidupan yang sempurna akan membuat kita mampu mengatasi permasalahan.

Hikmah pada setiap sisi perjalanan hidup.
Sang Maha Pemberi selalu menelurkan kuasaNya pada setiap kehidupan manusia. Manusia adalah pelaku, subjek dan merupakan pemberi apresiasi agar Dia mudah dalam menentukan perjalanan kehidupan kita. Setiap perjalanan kehidupan yang kita laksanakan akan menemui etape-etape yang menjadi jalur kita. Pada akhir etape kita akan menorehkan kualitas kita menempuh perjalanan, boleh jadi kita seharusnya harus mengevaluasinya. Terkadang kita tidak perduli dengan evaluasi, kita terjebak pada suatu kondisi bahwa Perjalanan Kehidupan Terus Berlangsung padahal bukan hanya itu, kita juga harus pastikan bahwa setiap etape perjalanan mengandung hikmah yang akan membuat kita matang, dewasa dan mengerti arti kehidupan. Saat kita mendapatkan nilai buruk pada kertas ujian, kita seharusnya mengambil hikmah bahwa kita kurang menguasai pelajaran tersebut, hikmahnya kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan kualitas penguasaan kita atas pelajaran tersebut untuk menghadapi ujian mendatang dan menggunakan kualitas penguasaan keilmuan itu untuk kehidupan sehari-hari.

Pengendalian emosi, keyakinan atas nilai kehidupan dan hikmah pada setiap sisi perjalanan hidup adalah hal-hal yang akan membuat hati kita selalu berada dalam kondisi terbaik dan nilai spiritual yang berada sebagai nilai hakiki manusia dapat lebih mendominasi kehidupan yang menceriakan.

Tetaplah istiqomah bersama hati yang gembira …

Mengenai Saya

Foto saya
keberadaan saya didunia ... bagi saya adalah keberkahan yang sangat besar .. anugerah tiada tara .. dunia peternakan menjadi salah satu tempat terindah yang saat ini saya selami ... sedikit yang saya dapat berikan saat ini ... sedikit yang dapat saya abdikan saat ini ...

COWMANIA

COWMANIA