03 Februari, 2009

Istana Maimun in the Darklight




Istana Maimun - Medan

1.Sejarah Berdiri
Istana Maimun, terkadang disebut juga Istana Putri Hijau, merupakan istana kebesaran Kerajaan Deli. Istana ini didominasi warna kuning, warna kebesaran kerajaan Melayu. Pembangunan istana selesai pada 25 Agustus 1888 M, di masa kekuasaan Sultan Makmun al-Rasyid Perkasa Alamsyah. Sultan Makmun adalah putra sulung Sultan Mahmud Perkasa Alam, pendiri kota Medan.
Sejak tahun 1946, Istana ini dihuni oleh para ahli waris Kesultanan Deli. Dalam waktu-waktu tertentu, di istana ini sering diadakan pertunjukan musik tradisional Melayu. Biasanya, pertunjukan-pertunjukan tersebut dihelat dalam rangka memeriahkan pesta perkawinan dan kegiatan sukacita lainnya. Selain itu, dua kali dalam setahun, Sultan Deli biasanya mengadakan acara silaturahmi antar keluarga besar istana. Pada setiap malam Jumat, para keluarga sultan mengadakan acara rawatib adat (semacam wiridan keluarga).
Bagi para pengunjung yang datang ke istana, mereka masih bisa melihat-lihat koleksi yang dipajang di ruang pertemuan, seperti foto-foto keluarga sultan, perabot rumah tangga Belanda kuno, dan berbagai jenis senjata. Di sini, juga terdapat meriam buntung yang memiliki legenda tersendiri. Orang Medan menyebut meriam ini dengan sebutan meriam puntung.
Kisah meriam puntung ini punya kaitan dengan Putri Hijau. Dikisahkan, di Kerajaan Timur Raya, hiduplah seorang putri yang cantik jelita, bernama Putri Hijau. Ia disebut demikian, karena tubuhnya memancarkan warna hijau. Ia memiliki dua orang saudara laki-laki, yaitu Mambang Yasid dan Mambang Khayali. Suatu ketika, datanglah Raja Aceh meminang Putri Hijau, namun, pinangan ini ditolak oleh kedua saudaranya. Raja Aceh menjadi marah, lalu menyerang Kerajaan Timur Raya. Raja Aceh berhasil mengalahkan Mambang Yasid. Saat tentara Aceh hendak masuk istana menculik Putri Hijau, mendadak terjadi keajaiban, Mambang Khayali tiba-tiba berubah menjadi meriam dan menembak membabi-buta tanpa henti. Karena terus-menerus menembakkan peluru ke arah pasukan Aceh, maka meriam ini terpecah dua. Bagian depannya ditemukan di daerah Surbakti, di dataran tinggi Karo, dekat Kabanjahe. Sementara bagian belakang terlempar ke Labuhan Deli, kemudian dipindahkan ke halaman Istana Maimun.
Setiap hari, Istana ini terbuka untuk umum, kecuali bila ada penyelenggaraan upacara khusus.

2. Lokasi

Istana ini terletak di jalan Brigadir Jenderal Katamso, kelurahan Sukaraja, kecamatan Medan Maimun, Medan, Sumatera Utara.

3. Luas
Luas istana lebih kurang 2.772 m, dengan halaman yang luasnya mencapai 4 hektar. Panjang dari depan kebelakang mencapai 75,50 m. dan tinggi bangunan mencapai 14,14 m. Bangunan istana bertingkat dua, ditopang oleh tiang kayu dan batu
Setiap sore, biasanya banyak anak-anak yang bermain di halaman istana yang luas.

4. Arsitektur

Arsitektur bangunan merupakan perpaduan antara ciri arsitektur Moghul, Timur Tengah, Spanyol, India, Belanda dan Melayu. Pengaruh arsitektur Belanda tampak pada bentuk pintu dan jendela yang lebar dan tinggi. Tapi, terdapat beberapa pintu yang menunjukkan pengaruh Spanyol. Pengaruh Islam tampak pada keberadaaan lengkungan (arcade) pada atap. Tinggi lengkungan tersebut berkisar antara 5 sampai 8 meter. Bentuk lengkungan ini amat populer di kawasan Timur Tengah, India dan Turki.
Bangunan istana terdiri dari tiga ruang utama, yaitu: bangunan induk, sayap kanan dan sayap kiri. Bangunan induk disebut juga Balairung dengan luas 412 m2, dimana singgasana kerajaan berada. Singgasana kerajaan digunakan dalam acara-acara tertentu, seperti penobatan raja, ataupun ketika menerima sembah sujud keluarga istana pada hari-hari besar Islam.Di bangunan ini juga terdapat sebuah lampu kristal besar bergaya Eropa.
Di dalam istana terdapat 30 ruangan, dengan desain interior yang unik, perpaduan seni dari berbagai negeri. Dari luar, istana yang menghadap ke timur ini tampak seperti istana raja-raja Moghul.

5. Perencana
Ada beberapa pendapat mengenai siapa sesungguhnya perancang istana ini. Beberapa sumber menyebutkan perancangnya seorang arsitek berkebangsaan Italia, namun tidak diketahui namanya secara pasti. Sumber lain, yaitu pemandu wisata yang bertugas di istana ini, mengungkapkan bahwa arsiteknya adalah seorang Kapitan Belanda bernama T. H. Van Erp.

6. Renovasi
Istana ini terkesan kurang terawat, boleh jadi, hal ini disebabkan minimnya biaya yang dimiliki oleh keluarga sultan. Selama ini, biaya perawatan amat tergantung pada sumbangan pengunjung yang datang. Agar tampak lebih indah, sudah seharusnya dilakukan renovasi, tentu saja dengan bantuan segala pihak yang concern dengan nasib cagar budaya bangsa.

Fly on the sky





25 Januari, 2009

Tahta Untuk Sang Putri




Tahta Untuk Sang Putri


Seorang ayah, kebetulan pengusaha kaya multi-usaha, menghadapi soal yang amat pelik. Siapakah yang harus dipilihnya menjadi President & CEO menggantikan dirinya memimpin kerajaan bisnisnya yang sudah dibangun susah payah lebih dari setengah abad?
Kini usianya sudah berkepala tujuh dan penyakit-penyakit tua sudah mulai menggerogoti dirinya. Ia tahu sebentar lagi dirinya akan mengikuti jejak nenek-moyangnya menuju lorong hidup manusia fana.
Anaknya tiga orang. Si sulung amat cerdas, meraih MSc. dan MBA luar negeri, ia berselera canggih, senang glamour, ambisius, dan punya pergaulan yang luas di kalangan jet set. Cuma si ayah cukup khawatir karena si sulung ini punya bakat bercumbu dengan bahaya seperti (konon) keluarga Kennedy. Naluri judinya gede, dan niat curangnya pun cukup kuat. Singkatnya, ia cerdas, kreatif, namun lihai dan licin.
Si tengah, lebih hebat lagi. Bergelar PhD. bidang kimia dari universitas beken di Amerika, ia lulus dengan predikat magna cum laude. Papernya bertebaran di jurnal-jurnal internasional. Bangga sekali hati si ayah yang cuma lulus SMP zaman Jepang. Dia dosen dan peneliti. Dan di perusahaan ayahnya dia menjabat sebagai Direktur Riset dan Pengembangan. Tetapi menjadi CEO, ia terlalu akademis.
Kurang cocok dengan bisnis mereka yang kini berspektrum sangat lebar.
Si bungsu, satu-satunya perempuan, cuma lulus S1 dalam negeri.
Meskipun sejak lima tahun terakhir ia bergabung dengan usaha ayahnya sebagai Direktur Grup Konsumer, tetapi ia memulai karirnya di perusahaan asing sebagai wiraniaga (marketing executive). Ia merangkak dari bawah hingga 15 tahun kemudian bisa mencapai posisi General Manager. Otaknya kalah brilian dibanding kedua kakaknya.
Meskipun cenderung hemat berkata-kata, namun ia menunjukkan bakat memimpin yang baik. Ia mampu mendengar dengan intens. Berbagai pendapat dan gagasan bisa diolahnya dengan dalam.
Gaya hidupnya biasa saja. Ia disenangi sekaligus disegani orang karena sikapnya yang fair, jujur, dan mampu merakyat dengan para bawahannya.
Nah, jika Anda adalah konsultan independen, siapakah pilih an Anda menggantikan sang patriarch menjadi President & CEO?
Saya bertaruh, sebagian besar Anda akan menominasikan si bungsu.
Dan si ayah juga demikian. Masalah ini menjadi pelik, karena menurut adat-istiadat, si sulunglah pewaris takhta. Dan, ia sangat berambisi untuk itu. Sedang si bungsu, selain paling buncit, perempuan lagi. Jadi ia kalah status, gelar dan gender.
Bagaimana jalan keluarnya?
Konsultan angkat tangan. Rujukan buku teks tidak ada. Sang patriarch akhirnya hanya bisa mengandalkan wibawa dan hikmatnya sebagai ayah. Lalu dipanggilnya ketiga anaknya.
Dibentangkannya persoalan secara gamblang. Diuraikannya plus-minus setiap anaknya. Dianalisisnya kemungkinan sukses masing-masing memimpin grup usaha itu menuju milenium ketiga.
Dialog pun dimulai.
Dan si ayah segera maklum, dead lock akan terjadi.
“Sudahlah, aku akan memutuskan sendiri siapa penggantiku,” kata orangtua itu akhirnya. Ketiganya takzim menurut.
Seminggu kemudian, si ayah datang dengan sebuah ujian.
“Barangsiapa bisa mengisi ruang ini sepenuh-penuhnya, maka dialah penggantiku,” katanya sambil menunjuk ruang rapat yang cuma terisi empat kursi dan sebuah meja bundar. “Budget maksimum Rp1 juta,” tambahnya lagi.
Kesempatan pertama jatuh pada si sulung. Enteng, pikirnya.
Besoknya, dipenuhinya ruangan itu dengan cacahan kertas berkarung-karung. Dan memang ruangan itu menjadi padat.
“Bagus, besok giliranmu,” kata si ayah kepada anak keduanya.
Duapuluh empat jam kemudian, ruangan itu pun dipenuhinya dengan butiran styro- foam yang diperolehnya dengan menghancurkan bekas-bekas packaging.
“Oke, besok giliranmu,” kata sang patriarch menunjuk putrinya.
Esoknya, ketika acara inspeksi dimulai, ternyata ruangan masih kosong.
“Lho, kok kosong?” tanya ketiganya hampir serempak. Sang putri diam saja. Dimatikannya saklar lampu. Dari sakunya dia keluarkan sebatang lilin. Ditaruhnya di atas meja.
Lalu disulutnya dengan sebatang korek api.
“Lihat, ruangan ini penuh dengan terang. Silahkan dinilai, apakah ada celah kosong tak tersinari,” katanya kalem.
Tak terbantah siapa pun, dia dinyatakan menang dan sang putri pun berhak menduduki kursi tertinggi. Problem solved.
Kualitas yang ditunjukkan sang ayah dan putrinya adalah apa yang saya sebut sebagai hikmat. Ciri utama orang berhikmat (wise person) ialah kemampuan memecahkan masalah secara genuine dan memuaskan. Ini selaras dengan Jerry Pino yang merumuskan hikmat sebagai kemampuan membuat the best decision at any given situation.
Pintar, di pihak lain, adalah kemampuan mencerna dan mengolah informasi secara cepat. Ciri-cirinya, rasional, metodik, linier, dan analitik. Kepintaran umumnya diperoleh dengan olah otak sampai botak.
Dari dulu botak memang ciri orang pintar.
Tetapi hikmat (wisdom) tidak hanya memerlukan olah otak tetapi terutama olah hati. Jarang kita sadari, hati kita sebenarnya bisa berpikir. Dalam tradisi literatur kuno, terutama kitab-kitab suci, hati adalah lokasi kebijaksanaan, hikmat dan kepandaian. Lebih spesifik, hati adalah access point kita kepada the higher knowledge, yakni kepada Tuhan sendiri. Dalam arti ini, orang bijak selalu berkonotasi orang alim dan saleh.
Kini, ketika rasionalisme warisan Descartes dan Immanuel Kant menjadi panglima, kebijaksanaan yang berasal dari hati (nurani atau suara hati) cenderung dinomorduakan. Yang utama adalah kepala. Dunia politik, bisnis dan kemasyarakatan kita kemudian didominasi oleh para pakar dan teknokrat bergelar master, doktor, dan profesor.

www.motivasi.web

17 Januari, 2009

GOD BLESS




GOD BLESS DI KICK ANDY

Dunia ini … panggung sandiwara
Ceritanya … selalu berubah
Ada peran wajar
Ada peran berpura-pura
Mengapa kita bersandiwara
Mengapa kita bersandiwara


Sepotongan lagu Panggung Sandiwara, mengingatkan kita pada sebuah grup musik yang cukup memberi warna perkembangan musik keras di tanah air … GOD BLESS

35 tahun mereka berkiprah … sejak tahun 1973 sampai saat ini mereka masih memberikan konstribusi bagi perkembangan musik rock tanah air.

Kick Andy semalam kembali menayangkan sebuah acara yang luar biasa … kehadiran GOD BLESS distudio Metro TV menyuguhkan sebuah cerita yang cukup menarik … meski saya harus berganti” channel karena ada acara menarik juga di TNOne “Satu untuk Palestina” … paling tidak ke’gaek’an mereka yang terus berkarya, mengundang decak kagum

Ian Antono –gitaris (59 tahun), Ahmad Albar –vokalis (62 tahun), Abadi Soesman –keyboard (58 tahun), Donny Fatah –bass (58 tahun) dan Yaya Moektio –drum (52 tahun) adalah personel GOD BLESS yang seperti tidak lekang dimakan jaman. Yocky Soeyoprayogo sempat mengisi formasi keyboard pada tahun 1979 … dan GONG 2000 pada tahun 90-an

Hanya enam buah album yang berhasil mereka gelontorkan selama 35 tahun mereka berkarya … sebuah pencapaian yang sangat miskin untuk masa berkarya, pergantian personel dan kevakuman berkarya, serta sempat membentuk GONG 2000 pada masa lalu adalah alasan yang meluncur saat menjawab. God Bless (1975), Cermin (1980), Semut Hitam (1988), Raksasa (1989), dan Apa Khabar?(1997), dan sebuah album yang diaransemen ulang, The Story of God Bless (1990).

Aliran cerita yang melingkupi GOD BLESS mengalir dalam tayangan ini ,,, mulai dari penghargaan The Immortal dari Majalah Rolling Stone Indonesia, prestasi mereka sebagai band pembuka saat Deep Purple dan Sussi Quatro manggung di Indonesia

Rekaman pertama mereka sejak tahun 1973 mereka berdiri baru dimulai tanggal 12 April 1976 di Studio Triangkasa, sementara pentas pertama mereka dimulai pada tanggal 5 Mei 1973 dan gelontoran penghargaan dari Majalah Queen dan Tempo pun tak pelak mereka dapatkan

Lagu Zakia, boleh jadi merupakan perpaduan antara rock dan dangdut … sekaligus membantah aliran mereka yang konon dicap sebagai Anti Dangdut

Tidak selamanya perjalanan mereka mulus, nasib malang sempat mampir ke vokalis mereka. Iyek, sapaan akrab Ahmad Albar sempat merasakan dinginnya lantai penjara selama delapan bulan karena terbukti ditemukan extacy dikamar apartemen miliknya

Paling tidak, sebuah kejutan dari Ucok “AKA” Harahap yang datang jauh dari Surabaya membuay sebuah penyegaran ingatan pada sebuah kelompok yang dibentuknya dengan Iyek … Dua Kribo. Lagu Neraka Jahanam meluncur dari duet mereka

Panggung Sandiwara … sebuah lagu yang melegenda, buah karya Taufik Ismail yang syairnya dibesut Ian Antono, ikur menyemarakkan deretan koleksi lagu” GOD BLESS

Penayangan potongan” klip pementasan mereka cukup mengembalikan ingatan tentang kebesaran grup cadas ini

Dibuka dengan lagu Musisi … berlanjut dengan Syair Kehidupan (ciptaan Areng Widodo) dan diakhiri dengan Semut Hitam membuar seluruh penonton distudio malam itu menghentak, bergoyang, melambaikan tangan dan … pastinya bernyanyi

Semut hitam ..
Semut hitam ..
Maju jalan .. kiri kanan ..


http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://www.gopess.com/wp-content/uploads/2008/08/god-bless.jpg&imgrefurl=http://www.gopess.com/2008/08/08/god-bless/&usg=__6nazR1zBwUAPsGH9A9Y5pll94Dw=&h=241&w=180&sz=13&hl=id&start=20&tbnid=AFBhzzfaxJKT1M:&tbnh=110&tbnw=82&prev=/images%3Fq%3Dgod%2Bbless%26gbv%3D2%26hl%3Did%26sa%3DG

God Bless adalah grup musik rock yang telah menjadi legenda di Indonesia. Dasawarsa 1970-an bisa dianggap sebagai tahun-tahun kejayaan mereka. Salah satu bukti nama besar mereka adalah sewaktu God Bless dipilih sebagai pembuka konser grup musik rock legendaris dunia, Deep Purple di Jakarta (1975). Berdirinya God Bless berawal kembalinya Iyek kembali ke Tanah Air setelah beberapa tahun tinggal di Belanda, ia pun berangan-angan membentuk band sendiri yang lebih serius. Bersama Ludwig Le Mans, gitaris Clover Leaf, band Iyek ketika masih di Belanda, Iyek lalu mengajak Fuad Hassan (drums), Donny Fattah (bass) dan Jockie Surjoprajogo (keyboard) untuk membentuk band. Tahun 1972, formasi pertama ini melakukan konser perdananya di TIM (Taman Ismail Marzuki)lalu mengikuti pentas musik “Summer ‘28″, semacam pentas ‘Woodstock’ ala Indonesia di Ragunan, Jakarta, yang diikuti berbagai grup band dari Indonesia, Malaysia dan Filipina. Dengan posisi keyboard yang sudah digantikan oleh Deddy Dores,

Jockie Surjoprajogo sendiri sibuk dengan program musik lain-lainnya seperti LCCR Prambors dan sebagainya.

Tahun 1970-an, God Bless bisa dibilang sebagai raja panggung musik Indonesia. Di antara beberapa band rock yang hadir di masa itu, seperti Giant Step dan The Rollies, God Bless bisa dibilang hampir tak tertandingi. Kendati kerap mengusung reportoar asing milik Deep Purple, ELP hingga Genesis, namun aksi panggung serta skill masing-masing personelnya boleh dibilang di atas rata-rata. Tetapi karena keseringan menyanyikan lagu asing, gaya musik para personel God Bless sedikit banyak terpengaruh. Hal tersebut tergambar jelas dalam garapan musik album perdana mereka, Huma di Atas Bukit yang cukup banyak terpengaruh sound Genesis. Selain tidak memiliki gaya bermusik yang solid, nampaknya keanggotaan God Bless juga bisa dibilang kurang solid. Karena dalam perjalananya grup ini terhitung sangat sering gonta ganti personil.

Pada bulan Juni 1974, penggebuk drum berbakat Fuad Hasan dan Soman Lubis (keyboard) mengalami kecelakaan lalu lintas di Tugu Pancoran, Jakarta Selatan. God Bless pun melalui masa berkabung. Untuk mengenang mereka, God Bless tampil di TIM dengan tema mengenang seratus hari Fuad Hasan dan Soman Lubis dengan atraksi mengusung peti mati diatas panggung.

Sempat vakum cukup lama, bahkan vokalisnya Ahmad Albar yang lebih sering bersolo karir sempat ngetop dengan rocker asal surabaya Ucok “Aka” Harahap yang merupakan voklias dari kelompok Rock Aka dari Surabaya, dengan duet Duo Kribo. Selain itu personil lain, seperti Ian Antono, juga lebih asyik dengan kegiata solo karir.
Era 80-an

Menjelang pembuatan album kedua, Jockie Surjoprajogo keluar dari formasi posisinya kemudian diambil alih oleh Abadi Soesman yang bergabung tahun 1979 dan ikut terlibat di pembuatan album Cermin (1980). Di album ini, konsep musik God Bless sedikit berubah menghadirkan ramuan aransemen lagu-lagunya terkesan lebih rumit dan membutuhkan skill tinggi dalam memainkannya. Dua tahun setelah album Cermin dirilis, Abadi Soesman mengundurkan diri.

Pada sekitar tahun 1980-an, salah satu promotor rock asal Surabaya, Log Zhelebour mulai gencar mementaskan festival rock di Indonesia, dan mulailah membangkan God Bless dari “tidaur panjangnya” dengan menjadikan lagu-lagu God Bless sebagai lagu “wajib” juga personilnya menjadi juri di festival yang akhirnya banyak melahirkan band-band rock di Indonesia, seperti Grass Rock, El Pamas, sampai Slank.

Dari sekedar menjadi juri tersebut, pada tahun 1988 God Bless akhirnya melahirkan album come back Semut Hitam yang meledak di pasaran waktu itu, dengan hitsnya seperti Rumah Kita, Semut Hitam, atau Kehidupan. Di album ini, terjadi lagi perubahan konsep musik God Bless. Dari yang tadinya lebih bernuansa rock progresif secara drastis berubah menjadi sedikit lebih keras dengan adanya pengaruh musik hard rock dan heavy metal. Setelah album Semut Hitam keluar, Ian Antono menyatakan keluar dari formasi God Bless. Posisinya kemudian digantikan oleh gitaris muda berbakat, Eet Sjachranie. Ian Antono sendiri, setelah keluar dari God Bless terhitung sukses merintis karir solo sebagai pencipta lagu, aranjer dan produser.
Era 90-an
Setelah melewati masa vakum yang cukup panjang, tahun 1997, para personel God Bless, termasuk Eet dan Ian Antono kembali berkumpul. ‘Workshop’ yang mereka gelar di kawasan Puncak, menghasilkan sebuah album berjudul Apa Kabar. Namun reuni ini tidak berlangsung lama karena Eet secara resmi mengundurkan diri dari formasi God Bless dan konsentrasi untuk bandnya sendiri, Edane yang sejak tahun 1992 sudah merilis album perdananya, The Beast.

Walau tidak banyak merilis album, God Bless, dianggap merupakan legenda grup musik rock Indonesia karena dianggap sebagai pelopor yang memiliki kualitas bermusik tinggi. Sepanjang perjalanannya, grup ini mengalami 15 kali lebih pergantian personil yang disebut sebagai ‘formasi’, dan saat ini tinggal Ahmad Albar (vokal), Ian Antono (guitar), dan Donny Fattah Gagola (bass) yang masih dapat dikatakan sebagai personil aktif grup.
Diskografi:

1975 - God Bless

1. “Huma di Atas Bukit” (Donny Fattah / Sjuman Djaya) (Film Laela Majenun)
2. “Rock di Udara” (Donny Fattah)
3. “Sesat” (Donny Fattah / SJuman Djaya) (Film Laela Majenun)
4. “Eleanor Rigby” (John Lennon / Paul McCartney)
5. “Gadis Binal” (Ian Antono)
6. “Friday On My Mind”
7. “Setan Tertawa” (Donny Fattah) (Film Semalam di Malaysia)
8. “She Passed Away” (Donny Fattah)

1980 - Cermin

1. “Cermin” (Donny Fattah)
2. “Selamat Pagi Indonesia” (Ian Antono)
3. “Musisi” (Donny Fattah)
4. “Balada Sejuta Wajah” (Ian Antono)
5. “Sodom & Gomorah” (Ian Antono)
6. “Anak Adam” (Benny / Donny F)
7. “Insan Sesat” (Abadi Soesman)
8. “Ingat” (Donny Fattah)
9. “Tuan Tanah” (Ian Antono)

1988 - Semut HItam

1. “Kehidupan” (Jockie Surjoprajogo)
2. “Rumah Kita” (Ian Antono)
3. “Semut Hitam” (Donny F / Jockie S)
4. “Damai Yang Hilang” (Jockie S / Iwan Fals)
5. “Orang Dalam Kaca” (Jockie S / Iwan Fals)
6. “Ogut Suping” (Ian Antono / Remy Sylado)
7. “Suara Kita” (Jockie Suryoprayogo)
8. “Badut-Badut Jakarta” (Donny F / Ian Antono / Jockie S)
9. “Trauma” (Teddy S / Iwan Fals)
10. “Bla… Bla… Bla…” (Ian Antono / Remy Silado)

1989 - Raksasa

1. Maret 1989 (Donny Fattah/Jockie Suryoprayogo)
2. Menjilat Matahari (Jockie Suryoprayogo)
3. Misteri (Jockie Suryoprayogo)
4. Emosi (Eet Syahranie/Achmad Albar)
5. Cendawan Kuning (Jockie Suryoprayogo)
6. 2002 (Jockie Suryoprayogo)
7. Pemburu Ilusi (Donny Fattah)
8. Sang Jagoan Jockie Suryoprayogo/Sawung Jabo)
9. Anak Kehidupan(Jockie Suryoprayogo/Sawung Jabo)
10. Raksasa (Teddy Sujaya/Rudy Gagola/Jockie Suryoprayogo)

1997 - Apa Kabar

1. “Apa Kabar” (lagu : Teddy Sujaya, Jockie Surjoprajogo,Ian Antono ; Lirik : Sawung Jabo)
2. “Anakku” (Lagu : Jockie Surjoprajogo ; Lirik : Jockie Surjoprajogo)
3. “Srigala Jalanan” (lagu : Teddy Sujaya, Eet Sjahranie, Donny Fattah ; Lirik : Sawung Jabo)
4. “Asasi” (Lagu : Ian Antono ; Lirik : Ali Akbar)
5. “Diskriminasi” (lagu : Eet Sjahranie, Ian Antono ; Lirik : Ali Akbar)
6. “Roda Kehidupan” (Lagu : Ian Antono ; Lirik : Fajar Budiman, Ian Antono, Ali Akbar)
7. “Pengamen Kecil” (Lagu : Jockie Surjoprajogo ; Lirik : Sawung Jabo)
8. “Balada Si Toha” (Lagu : Jockie Surjoprajogo ; Lirik : Jockie Surjoprajogo)
9. “Nurani” (Lagu : Ian Antono ; Lirik : Ali Akbar, Ian Ant

Kebersihan ... Sebagian Dari Iman

04 Januari, 2009

Tulisan di www.andriewongso.com

Sabtu, 03-Januari-2009; 09:35:07 WIB

Memberi Pelayanan Terbaik

Saat kita berada di rumah makan, kita akan bertemu dengan pramusaji. Saat kita berada di department store, kita akan bertemu dengan Sales Promotion Girls, Saat kita berada di hotel, kita akan bertemu dengan resepsionis, bell boy, house keeper sampai security. Saat kita berada di kantor, kita akan bertemu dengan office boy. Saat kita berada di suatu tempat, maka kita akan berada dalam sebuah zona …
Melayani dan Dilayani
Apa yang kita harapkan dari sebuah pelayanan? Tentu saja sebuah kesempurnaan pelayanan yang baik.Saat kita didatangi pramusaji yang dengan ramah menyambut kedatangan kita … lalu mencarikan tempat duduk yang nyaman sesuai dengan keinginan kita … menempatkan kita pada meja yang bersih dan tertata rapi ... menyodorkan menu dan memberikan informasi tentang menu … mengulang catatan pesanan … mengantarkan kita ke toilet … menyediakan alat makan yang cukup, serbet yang bersih, kecepatan pemenuhan pesanan dan selalu siap bila ada permintaan kita yang mendadak berkaitan dengan menu … mengantarkan bill dengan sopan dan akhirnya mengantar kita keluar sambil menyapa ramah … apa yang terlintas dalam benak kita? Kita akan datang lagi ke rumah makan itu, bukan hanya karena kelezatan makanan atau kenyamanan restoran, tetapi juga karena keramahan pelayanan. Juga bila kita mendapatkan pelayanan terbaik di sebuah department store, hotel, bengkel, tempat cuci mobil, tempat wisata, kantor kecamatan dan lokasi area pelayanan publik yang lain. Sebuah ingatan terbaik atas hasil terbaik yang kita peroleh dan kita akan menjadi pelanggan seumur hidup untuk tempat-tempat itu. Memberikan sebuah pelayanan terbaik dilandasi dengan :
Ketulusan
Sebuah penerimaan pelayanan yang tulus, tidak dibuat-buat serta apa adanya akan memberikan aura positif bagi orang yang akan dilayani. Mereka akan memahami, apakah pelayanan itu diberikan dengan tulus atau dibuat-buat. Senyum tersungging dengan pancaran mata ceria dan gerak tubuh yang luwes serta hati yang tulus akan dengan mudah dirasakan oleh orang yang kita layani
Informatif
Orang yang kita layani akan mengharapkan sebuah informasi yang lengkap atas hal-hal yang akan diperolehnya. Pemberian informasi yang lugas, jelas dan apa adanya akan membuat orang yang kita layani dapat segera mengambil keputusan, terus berada di tempat itu karena akan mendapatkan hal yang diperoleh atau tetap berada di tempat itu karena informasi yang apa adanya, meski mereka tidak mendapat seluruh hal yang diinginkan tetapi mereka merasa dihargai dengan kemudahan dan kejujuran informasi yang mereka terima
Total
Memberikan pelayanan tidak boleh setengah-setengah, kita harus memberikan pelayanan secara integral, menyeluruh dan total. Keseluruhan pelayanan saat orang yang kita layani datang sampai mereka meninggalkan lokasi kita harus kita berikan secara maksimal. Mereka akan mengetahui apakah kita benar-benar melayani sebagai sebuah bentuk pelayanan diri atau karena tuntutan aktifitas. Menyatukan diri dengan aktifitas akan membuat kita memberikan pelayanan yang menyeluruh
Menerima dan Menindaklanjuti Komplain
Tidak semua totalitas pelayanan kita dapat diterima oleh pelanggan kita, ada kalanya mereka masih merasa tidak puas atas apa yang sudah mereka terima. Tanyakan keberatan-keberatan mereka dan bila kita adalah pengambil keputusan, segera beri suatu tindakan untuk menjawab keberatan itu. Bila kita bukan pengambil keputusan, catat keberatan mereka – nama dan alamat mereka, segera ajukan kepada atasan untuk menindaklanjuti
Tanyakan Namanya dan sebutkan
Saat pelanggan datang, segera cari tahu namanya. Sebutkan nama itu dengan tulus saat berhubungan dengan mereka, mereka akan mendapatkan kesan yang luar biasa. Ingat, seseorang akan bangga bila namanya disebut saat berkomunikasi dengan orang lain. Bila memungkinkan kita perlu juga mendapatkan informasi detail tentang mereka, misalnya pekerjaan, keluarga, alamat, tanggal lahir, agama/kepercayaan dan kesenangan mereka. Pada momen-momen tertentu yang berkenaan dengan informasi tersebut dan kita memberikan ucapan sederhana, mereka akan terkesan dan merasa mendapatkan penghargaan tertinggi. Memberikan pelayanan kepada orang lain memerlukan sebuah keyakinan, semangat, kegembiraan, kejujuran dan ketulusan untuk menghasilkan sesuatu yang positif.

Give the best services for everyone and be a honorable person

Tulisan di www.andriewongso.com

Jumat, 28-November-2008; 08:40:05 WIB

Landasan Beraktifitas

Oleh : Eka Budhi Sulistyo
Selama 24 jam keseharian kita ... tujuh hari seminggunya ... 30,5 hari sebulannya ... 12 bulan selama setahunnya ... dan dalam seluruh detik hikmah kehidupan ini ... kita selaku melaksanakan aktifitas. Pelaksanaan aktifitas yang kita laksanakan tentunya akan melahirkan banyak hal yang mendasarinya. Kadang kita terjebak pada aktifitas yang menurut kita sangat tidak mengenakkan atau mungkin kita berada pada satu momentum aktifitas yang mengasyikkan sehingga kita sangat menikmatinya.
Moral. Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia (Nurudin, 2001) moral berarti ajaran baik-buruk yang diterima umum mengenai perbuatan, sikap, kewajiban, dan sebagainya; akhlak, budi pekerti, susila. Sedangkan bermoral adalah mempunyai pertimbangan baik buruk, berakhlak baik. Artinya moral yang harus menjadi alas an dasar kita untuk melaksanakan setiap aktifitas. Demi keluarga (orang tua, istri, anak dan keluarga besar), kebahagiaan diri dan orang yang kita cintai, kemajuan perusahaan, kesejahteraan lingkungan rumah serta demi hal-hal yang akan membawa seuatu menjadi lebih baik adalah landasan moral beraktifitas yang paling tepat. Selanjutnya akan timbul tuntukan etika sebagai pengiring konsekuensi moral dalam beraktifitas.
Menurut Ahmad Amin, "etika adalah ilmu pengetahuan yang menjelaskan arti baik dan buruk, menerangkan apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia, menyatakan tujuan yang harus dicapai oleh manusia dalam perbuatan mereka, dan menunjukkan jalan untuk melakukan apa yang seharusnya diperbuat oleh manusia". Dengan demikian, etika akan memberikan semacam batasan maupun standard yang akan mengatur pergaulan manusia didalam kelompok sosialnya. Bila aktifitas kita lakukan dengan landasan moral yang baik dan penuh etika, maka suasana bisnis akan sangat terasa menyenangkan, tidak ada korupsi, main kayu, sikut sana sikut sini dan perilaku yang merugikan orang lain.
Kerja Keras. Tiada aktifitas yang berhasil dilaksanakan tanpa kerja keras. Kerja keras artinya kita melakukan aktifitas dengan sepenuh hati, tidak setengah setengah, gembira, berfikiran positif dan tidak selalu berfikiran bahwa "sepintar saya, tidak akan lebih pintar dari kita semua" sebuah kerjasama yang mengiringi kerja keras. Aura yang ditimbulkan atas kerja keras yang positif akan melahirkan hasil yang akan mendekati idealnya sebuah aktifitas.
Jujur. Jujur pada diri, keluarga, orang-orang yang kita cintai, negara dan bangsa adalah salah satu faktor dalam diri yang mutlak kita miliki. Jujur artinya sebuah keyakinan bahwa aktifitas yang kita laksanakan tergantung pada kesungguhan kita dalam melakukan aktifitas tanpa harus diawasi, diperhatikan, dipelototi atau mengharapkan teguran bahkan pujian dalam beraktifitas.
Bertanggungjawab. Setiap aktifitas akan melelui sebuah pola yang bernama proses. Dalam proses pelaksanaan aktifitas, terdapat tahapan-tahapan aktifitas yang dilalui sampai mencapai hasil akhir berupa tujuan aktifitas. Landasan moral, kerjakeras yang kita lakukan dan kejujuran yang membungkus aktifitas harus dapat dipertanggungjawabkan. Kita harus siap memberi argumentasi, dasar pemikiran, tahapan proses yang perlu dikuasai dan siap menerima konsekuensi baik atau buruk atas aktifitas yang kita laksanakan.Keempat landasan diatas yang melandasi aktifitas kita akan memberi hasil terbaik dan menjadikan aktifitas yang kita laksanakan membuahkan kegembiraan, kenyamanan, kebahagiaan, kegunaan yang besar untuk diri sendiri dan orang lain serta mempengaruhi aura diri kita untuk terus melakukan sesuatu yang mebih baik dimasa yang akan datang.

Tulisan di www.andriewongso.com

Jumat, 31-Oktober-2008; 09:31:48 WIB

Potensi Yang Besar Itu Adalah …. Diri Kita

Oleh : Eka Budhi Sulistyo

Sering kali kita, tentunya juga saya sendiri, dalam menjalani kehidupan ini berada pada suatu noktah terendah dalam kehidupan yang membuat kita menghakimi diri dan memvonis sebuah nasib buruk yang selalu berpihak pada kita … sesuatu yang indah seakan menjauh … segala yang membahagiakan seakan meninggalkan kita … hal-hal yang menggembirakan tak lagi menghampiri. Suasana hati kita menjadi gelap .. jiwa kita terpadamkan dan kita memasuki sebuah labirin yang menyesatkan.Ada satu hal yang sebenarnya mampu membangkitkan diri kita dari keterpurukan, ketidakberdayaan, kehilangan semangat hidup dan segala sesuatu yang menyesakkan.
Coba kita kembalikan kepada diri sendiri, siapa kita sebenarnya … kita adalah makhluk ciptaan Yang Maha Mencipta … dan paling sempurna.Kita adalah mukzijat terindah dimuka bumi ini …Kita adalah pemenang … ingatlah, 400.000.000 sel sperma ayah kita menyerbu sel telur ibunda dalam rahim … satu yang berhasil membuahinya dan berkembang dalam rahim (bila Dia berkehendak, boleh jadi lebih dari satu yang berhasil membuahi sel telur ibunda) … ialah diri kita.
9 bulan 10 hari kita berkembang, mendapat makanan dari ibunda melalui suatu proses rumit yang sangat fantastik … sehingga terlahirlah kita yang langsung mengagetkan dunia dengan tangisan yang memekik, sementara keluarga kita tersenyum menyambut kehadiran kita.
Luar biasa bukan ??100.000.000 alat penglihatan terpasang dikedua bola mata kita, membuat kita bisa menikmati keindahan alam lengkap dengan seluruh perhiasannya24.000 serat pendengaran tertata dalam ruang dengar kita, membuat kita dapat mendengar desau daun yang terhalau angin dan mendengar harmoni nada yang mengalun menyejukkanKita dapat melakukan gerakan apapun dengan bantuan 500 otot, 200 tulang yang menyusun rangka tubuh dan 710,5 km urat syaraf yang bersinergi cantikJantung kita tiada henti berdetak, memompa 2.700.000 liter darah setiap tahun melalui lebih dari 90.000 km vena-arteri dan pembuluh darah.
Sungguh mesin pompa yang tiada duanya !!
Sebagai makhluk dengan pemikiran luar biasa, kita dikaruniani sekitar 3 pound otak yang mendenyutkan 21 milyar sel syaraf, sama jumlahnya dengan 3 kalilipat jiwa manusia yang pernah hidup diplanet bumi iniOtak yang sedemikian dahsyat masih dibantu dengan 4.000.000 sel syaraf yang membantu kita merasakan nyeri, 200.000 detektor sentuhan dan lebih dari 200.000 detektor suhuBetapa luar biasanya tubuh kita … dan itu kita rasakan saat ini … tetapi mungkin kita tak pernah menyadari.Ada lagi yang luar biasa. Pernah kita mengetahui lukisan sang maestro Pablo Picasso? … indah, menakjubkan dan bernilai tinggi.
Mengapa hal itu bisa terjadi??? Karena sang pembuat adalah seorang yang dianggap pakar, dianggap ahli dan jumlahnya hanya sedikit. Diri kita??? Diciptaan oleh Sang Maha Pakar … diciptakan dengan perhitungan yang sangat akurat – presisi – lengkap … dan dari 7.000.000.000 manusia dimuka bumi ini … tiada seorangpun yang sama persis !!!
Apa yang bisa kita petik dari hal diatas … kita adalah terbaik – pemenang – champion … tak ada alasan buat kita untuk berhenti berjuang … berhenti memahat pualam hikmah kehidupan … menatah prasasti tentang keberadaan diri kita didunia.
Terus berkarya .. menancapkan jati diri dan menjadi DIRI SENDIRI … yang penuh karakter, karena kita berisi hal-hal yang unik.
Terus berjuang … menjadi yang luar biasa !!!

Inspired by Mr. Suharto – Solo

26 Desember, 2008

ekabees hadir di wordpress

ekabees di tahun 2009, mempersembahkan segmentasi khusus dunia pertanian di www.ekabees.wordpress.com

pencerahan sangat diharapkan untuk kemajuan dunia pertanian

24 Desember, 2008

Tahun Baru 1430 H - 2009 M




didinding kantor – kamar – ruang makan – dapur – lobby hotel – ruang direktur sampai ruang karyawan borong – laptop – agenda – organizer ….
Lembar demi lembar bendel kertas berisikan angka” tersobek tiap hari …
Kotak” yang melingkupi angka” tercoret tiap hari …
Guratan di tembok, bagai turus” yang tercatat saat matahari terbit esok harinya …
Perubahan angka” itu adalah guratan hikmah yang selalu dan selalu terjadi dalam kehidupan … entah baik, buruk, senang, sedih, gembira, menangis, tertawa, tersedan, cinta, benci, rindu, sayang, penolakan, penerimaan, sakit, sehat, jalan, jatuh, berlalri, tidur, mimpi indah, mimpi buruk, naik gaji, turun gaji, promosi, dipecat, diterima bekerja, klien baru, klien lama menghilang, hutang menumpuk, bonus berlipat, kelahiran, kematian, pagi, siang, malam, hujan, kemarau … dan seluruh fenomena yang terjadi pada diri kita masing”

Sudahkah kita renungkah hari” yang telah melewati diri kita?
Sudahkah kita menghitung hal” terbaik yang sudah kita lakukan?
Sudahkah kita menyalahkan diri akas kebodohan yang sudahh kita goreskan?
Sudahkan kita pandangi orang” yang kita sakiti hatinya selama satu tahun berlalu? Dan kita minta maaf pada mereka?
Sudahkah kita gores dalam hall of fame, orang” yang berharga dalam kehidupan kita? Dan kita terus berikan apresiasi pada mereka?
Sudahkan kita menata diri, meracik hati, membumbu jiwa untuk menghadirkan masakan kehidupan pada orang” yang kita cintai?
Sudahkah kita tekankan pada seluruh organ kita untuk berkonspirasi bersama, menghadirkan sejuta makna bagi kehidupan mendatang?
Sudahkah kita tuliskan ribuan rencana – strategi – alasan untuk bisa berbuat baik bagi orang lain?

Bila sudah, kita baca berulang kali, untuk memantapkan diri …
Bila belum, marilah kita coba ambil pena … guratkan dalam kertas dijiwa … kita persembahkan sebuah mahakarya kita ditahun baru ini dengan hal” yang menakjubkan .. mengharubirukan … membuat taburan nilai dalam kehidupan

Hal ini adalah biasa … sangat biasa … wajar bila tahun berganti – kalender baru terpampang – agenda baru … selalu setiap pergantian baru. Malam menjelang pergantian tahun berpesta sampai pagi, esoknya bangun siang (lupa shubuh), atau merenung sendiri – make a wish …. Naik gunung, merayakan dipuncak gunung – sambil makan mie rebus dan cokelat hangat (jangan lupa, sampah dibawa turun … biar tidak kotor gunung kita) …

Biasa ??? apakah harus biasa?? Apakah harus selalu seperti itu setiap akhir tahun dan awal tahun??
Harusnya tidak !! … harus ada yang berbeda …
Hari ini sama dengan hari kemarin? … sebuah kemunduran
Hari ini lebih buruk dari hari kemarin? … sebuah bencana
Hari ini lebih baik dari hari kemarin? .. sudah sewajarnya
Satu minggu kemuka lebih baik dari satu minggu belakang? … sangat baik
Satu bulan kemuka lebih baik dari satu bulan belakang? … luar biasa
Satu tahun kemuka lebih baik dari satu tahun belakang? … amazing
Satu kehidupan kemuka lebih baik dari satu kehidupan belakang? … wonderful

Memang, harapan dan keinginan kita menuju kesana ….
Perubahan, berubah, berganti, pindah sisi, menuju ke- … sesuatu yang lebih baik

Pergantian tahun yang sudah sama” kita lewati selama kehidupan kita … selalu dan selalu terjadi .. perubahan yang ada haruslah lebih baik, bukan sekedar hanya bertambah umur, berganti kalender, berganti organizer, berganti cat rumah …

SELAMAT TAHUN BARU HIJRIYAH 1430 H dan TAHUN 2009 … menjadi lebih baik … adalah KEHARUSAN, temans

18 Desember, 2008

Ibu



IBU .. MAMA .. EMAK .. MAMAK .. UMI .. BIYUNG .. MAMI .. SIMBOK .. BUNDA .. dan beberapa sebutan lain yang melekat pada sesosok manusia agung yang telah berjuang memelihara kita selama Sembilan bulan sepuluh hari … dengan penuh sayang, merawat, melantunkan nada” syahdu melalui aliran darah dan nafas untuk kita yang terbungkus rapi dalam suatu jaringan lembut tetapi kuat diperutnya, memberi kita aliran nutrisi melalui placenta dan berada dalam batas dunia hidup – mati saat memperjuangkan kita agar kita dapat menghirup wanginya atmosfer dunia …
Setelah kita lahir, aliran makanan terbaik didunia dialirkan melalui kerongkongan kita, tangan lembutnya mengusap seluruh tubuh kita –seakan tidak ingin ada sesuatu yang menganggu kita, dekapan lembutnya menghangatkan kita, sangat mengerti akan ‘kekurangajaran’ kita yang menangis tidak kenal waktu – sementara sosok itu akan terjaga dan menimang kita tanpa kenal waktu pula … betapa sabarnya sosok itu mengganti popok kita yang basah oleh ompol dan kotoran kita … betapa sabarnya sosok itu membimbing kita merayapi waktu demi waktu perkembangan kita … betapa tidak kenal lelahnya sosok itu memberi pelajaran” yang luar biasa … betapa konsistennya sosok itu menasehati kita yang selalu berbuat salah dan selalu berulang kali kembali berbuat salah … betapa sosok itu setia menunggu ayah kembali dari aktifitas harian, kita pulang dari sekolah, menyiapkan makan … betapa setianya sosok itu menunggui saat kita sakit .. saat kita memerlukan kasih sayang …
Tidak ada nota yang ditagihnya …
Tidak ada pamrih yang dimintanya …
Tidak ada bayaran yang diharapkan …
Tidak ada kasih sayang yang akan putus …
Tidak ada kelelahan terbayang diwajahnya …
Tidak ada kebosanan membimbing kita terlukis dimatanya …
Pandanglah sosok itu … perhatikan kerut” diwajahnya … kerut yang menyiratkan goresan hikmah perjuangan … memperjuangkan kita
Perhatikan bibirnya … dari sana terucap do’a untuk kita … terucap nasihat terbaik untuk kita … terucap pengharapan untuk kita …
Perhatikan nada suaranya … selalu rendah .. mengalun merdu … menyanyikan kidung cinta dan kasih sayang … melantunkan syair kehidupan yang menuntun langkah kita …



Teman …
Marilah kita kembali ke masa lalu yang masih kita ingat …
Tengoklah kenakalan dan kebadungan kita yang menyusahkan sosok itu …
Dengarkan kembali hardikan dan kata” keras kita pada sosok itu …
Coba susunlah kembali bantahan” kita pada perintahnya yang sarat dengan kebajikan …
Hitunglah kemuliaan yang telah diberikan untuk kita …
Bandingkan dengan apa yang sudah kita berikan kepada sosok itu …
Bandingkan dengan kata” manis yang sudah kita suarakan untuk sosok itu …
Bandingkan dengan materi yang sudah kita berikan pada sosok itu …

TIADA BANDINGANNYA KAWAN …

Sosok itu adalah pendamping ayah kita …
Sosok itu adalah wanita agung yang ada di kolong jagat ini ..
Sosok itu adalah manusia yang PERTAMA – KEDUA – KETIGA, yang harus kita hormati .. baru ayah kita
Sosok itu adalah empunya surga di telapak kakinya …
Sosok itu menginspirasi Iwan Fals, Melly Gouslow, Koes Plus, ADA Band, The Beatles … melantunkan lirik dan syair
Sosok itu adalah … IBU .. MAMA .. EMAK .. MAMAK .. UMI .. BIYUNG .. MAMI .. SIMBOK .. BUNDA ..
Sosok yang harus kita dekati, kita hormati, kita manjakan, kita sanjung, kita beri dengan suara halus, kita cintai dan selalu kita do’akan
Mohon Maaf Ibu … atas kesalahan – kekasaran – kekurangajaran – kenakalan – kebadungan – ketidaksopananku …
Terimakasih … engkau tak bosan mendampingi kami …

Bantargadung, 18 Desember 2008 ... menjelang hari Ibu 22 Desember 2008

17 Desember, 2008

REPOSISI MAHASISWA PETERNAKAN INDONESIA



Tempat nongkrong, depan Majalah Dinding

“Zul ... kamu setelah lulus mau kerja dimana ?” kata Rony yang saat itu mengenakan baju Opspek putih dipadu celana jeans.
“Aku juga bingung Ron”. “yah ... gimana nasib aku aja nanti ... kalo IP pas-pasan mungkin aku ngelanjutin peternakan ayam buras punya Bapak aja di kampung, tapi kalo IP-ku agak bagusan aku mau ngelamar jadi Farm Manager atau TS. Kalau kamu mau kerja dimana ?” timpal Izul sambil membetulkan kemeja flanelnya.
“kalo aku sih kayaknya pengen jadi dosen aja deh. Gampang koq, asal bisa tulis bahan kuliah di transparansi, cuap-cuap, kursus bahasa Inggris terus sekolah lagi deh S-2 ato S-3. keluar negeri lagi”, sambar Rony enteng. “eh ... itu Agus, dari ngadep dosen kayaknya”.

“Hoi Gus !!” teriak Izul.

“halo frento ! lagi ngapain aja belom pulang”, Agus menghampiri mereka berdua sambil nenteng map berisi tugas akhirnya.

“biasa Gus ... ngomongin masa depan”, kata Rony sambil nyamber map yang ditenteng Agus dan mbaca isinya.

“masa depan kayak gimana yang kalian maksud ? jelas masa depan kita ya dunia peternakan ini”, kata Agus sambil nyruput es teh milik Izul yang tinggal separo.

“dunia peternakan ini masih luas dan masih sangat prospek untuk bisa kita geluti sekaligus kita kembangkan”, cerocos Agus yang sudah agak basah tenggorokannya.

“ah ... kamu gaya banget, abis diceramahin dosen pasti !!”, timpal Rony yang memasukkan lagi bendel milik Agus kedalam mapnya kembali.

“betul teman, aku baru aja diceramahin abis-abisan tentang dunia peternakan Indonesia. Meskipun badai besar melanda tapi peternakan kita tetep oke. Coba sadari, kita udah bebas anthrax, PMK dan sapi gila”, lanjut Agus.

“tapi kamu inget, kita masih kelimpungan lho dengan wabah AI yang jelas meluluhlantakkan perunggasan Indonesia yang baru saja bangkit dari keterpurukan ekonomi”, celetuk Izul bagai pujangga kehabisan inspirasi.

“nha ... itu kekurangan kita, kita selalu berfikir bahwa kalau kita ketemu masalah, kita selalu berfikir bahwa ‘Dunia ini sudah Berakhir’, padahal itu merupakan suatu koreksi terhadap jiwa inisiatif dan korektif kita tentang kelangsungan hidup perunggasan ini”, potong Rony yang sedari tadi diam saja memperhatikan kedua temannya berdebat.

Tiba-tiba pembicaraan terhenti, karena mendadak Lukman, dosen Unggas mereka melintas dihadapan mereka.

“siang Mas”, sahut mereka bertiga menyapa dosen mereka yang memang masih muda.

“siang, wah kayaknya seru sekali diskusinya”, sahut Lukman, sang dosen yang ternyata kakak angkatan mereka. “apa nih tema-nya ?”, sambil ikut-ikutan duduk disebelah Izul.

“ini Mas, tentang masa depan kami bertiga”, jawab Agus.

“kalau Mas Lukman sih udah enak jadi dosen, Pegawai Negeri lagi trus kalau pensiun nanti masih ada tunjangannya. Kalau kami nanti, bagaimana ? masih ‘gelap’ Mas”, sahut Rony.

“jangan pesimis gitu dong, dunia kita ini masih sangat luas dan memberi peluang yang sangat cerah”, kata Lukman sambil tersenyum. “yuk kita lanjutin ngobrol-ngobrol kita diruangan saya, sambil makan gorengan dan es susu segar, pasti lebih nyaman”, ajak Lukman sambil berdiri dan mengajak mereka menuju ruangannya.

Akhirnya berjalanlah empat insan itu menuju ke Lantai II, menuju Laboratorium Unggas, tempat Lukman ngepos.

Sebelum memasuki ruang kerjanya, Lukman masih sempat memberi arahan pada beberapa mahasiswa yang sedang melakukan penelitian tentang kualitas karkas ayam broiler, seraya menyuruh Jono, pegawai Lab untuk memesan gorengan seperti yang dijanjikan Sang Dosen sekaligus menyalakan AC ruangan. Lalu mereka berempat duduk di ruang tamu.

“wah, nyaman banget ya ruangan dosen”, kata Rony sambil menghenyakkan pantatnya ke sofa.

“jelas Ron, dingin gak kena polusi. Terus bisa ngeliatin mahasiswi yang cakep-cakep, itung-itung cuci mata”, cekikik Agus.

“huss, kalian itu bisa aja. Makanya belajar yang rajin biar kalian semua bisa merasakan nikmatnya ruangan yang nyaman, ruangan ini masih belum ada apa-apanya dibandingkan dengan ruangan Direktur atau Manajer Farm yang sukses”, timpal Lukman sambil membawa majalah Unggas kiriman World Poultry dan menyurungkan empat cup es susu segar dari lemari es yang ada di sudut ruangan.

Lanjutnya, “begini adik-adik, kalian harus optimis akan masa depan kalian. Saya harus menempuh jalan yang berliku untuk bisa mendapatkan apa yang saya rasakan sekarang”.

Lukman memang termasuk mahasiswa brilian dikelasnya dahulu, dia menempuh pendidikan S-1 hanya dalam waktu 3,5 tahun dengan predikat Cum Laude. Lalu ia diterima sebagai dosen untuk mengampu mata kuliah Perunggasan, saat ini dia telah merampungkan pendidikan S-2 dalam waktu 1,5 tahun dengan predikat Suma Cum Laude di Belanda dan baru tiga bulan diangkat menjadi Kepala Laboratorium Unggas.

Pak Jono, pegawai Lab memotong diskusi mereka. Sambil membawa dua piring tempe-tahu dan pisang goreng, dia berkata “silahkan Pak”. “Makasih Pak Jono”, kata Lukman. Ternyata Pak Jono tidak sendiri. Adi, sang aktivis kampus berada dibelakang pak Jono. “siang Mas”, kata Adi. “saya mau konsultasi Skripsi”, lanjut Adi sambil menyerahkan map. Dia agak kaget melihat tiga temannya ada diruangan Dosen Pembimbingnya. “he ... kalian, aku kira tadi siapa. Hampir aku gak jadi masuk, untung aku tadi tanya Pak Jono kalau gak ..... “.

“sudahlah Di, ayo duduk. Kita ngobrol-ngobrol dulu, urusan Skripsi nanti malam saya baca, besok pagi kamu menghadap saya untuk ambil koreksinya”, potong Lukman

“Lagi ada apa Mas ? koq semuanya kumpul disini ?”, tanya Adi tanpa mampu menyembunyikan keheranannya seraya duduk di sebelah Lukman.

“begini Di, kita semua lagi mbicarain tentang masa depan kita, Sarjana Peternakan. Mau kerja apa saat kita lulus dan apa yang bisa kita lakukan besok”, sahut Agus.

Adi sambil manggut-manggut berguman agak keras, “iya juga ya, besok apa yang bisa dilakukan seorang Sarjana Peternakan ?”.

“lho kenapa kamu jadi ikutan bingung Di ?”, kata Lukman sambil menepuk-nepuk pundak Adi. “Bukankah kamu sudah punya modal sebagai seorang aktivis kampus !”.

“kalau Adi bisa menghayati serta mengambil manfaat dari aktivitasnya di kampus, maka dia telah memiliki satu modal lebih dibandingkan mahasiswa biasa. Juga kalau ada mahasiswa pintar, memiliki kemampuan intelektual baik maka dia telah memiliki satu langkah lebih maju dibandingkan mahasiswa biasa. Apalagi kalau dia memiliki keduanya, pintar dan menjadi aktivis kampus yang baik .... wah kalau itu berlangkah-langkah”, urai Lukman panjang lebar.

“menarik nih Mas”, timpal Izul. “bisa lebih jelas lagi Mas ?”

“baiklah, saya akan uraikan lebih dalam”, sambil menarik nafas dalam Lukman meneruskan kalimatnya. “seorang mahasiswa yang memiliki kepintaran, bukan hanya pintar menghapal teori kuliah atau praktikum. Dia juga harus dapat mendalami dasar ilmiah tentang teori atau nilai praktis suatu mata kuliah. Kalian sama-sama paham bahwa, masing-masing mata kuliah yang kalian terima setiap semesternya memiliki benang merah yang sangat jelas, masing-masing saling berhubungan dan saling mendukung. Sehingga bila kalian tidak dapat memahami secara dalam dan menghayati secara jernih, kalian hanya akan menjadi ‘Sarjana Text Book’ - otak kalian kosong melompong. Kalian tidak mampu menghasilkan kreativitas dan inisiatif yang jitu dan praktis untuk diterapkan oleh masyarakat peternakan Indonesia, akhirnya masyarakat awam hanya tahu bahwa sapi makan rumput, kambing makan ramban dan ayam makan jagung. Tidak pernah kalian fikirkan akan fermentasi pakan berserat dan bekatul sebagai sumber pakan ternak, lama penyinaran terhadap produksi telur atau mungkin pengaruh musik terhadap produksi air susu. Nah, itu semua kalian dapat hasilkan kalau kalian mendalami dan menghayati teori dan praktikum setiap mata kuliah”, luncuran kata-kata Lukman membuai keempat mahasiswa itu.

“lho koq jadi bengong sih ? ayo sambil dimakan gorengannya. Di kamu ambil susu segar dingin di kulkas”, kaget Lukman yang membuat keempat mahasiswa itu tergelak. “kita semua terpesona Mas, saya pikir kalau jadi Dosen cukup dengan bisa bikin transparansi, cuap-cuap, bisa bahasa Inggris terus S-2 atau S-3 keluar negeri”, ujar Rony sambil tersipu-sipu menyadari kesalahannya tapi tangannya mencomot pisang goreng dan menjejalkannya ke mulut.

“bukan masalah, yang penting kamu sadari kekeliruan kamu karena menjadi Dosen itu tidak hanya mampu menyampaikan bahan kuliah tok tapi juga harus bisa menyampaikan tentang kemajuan dunia peternakan yang dapat diaplikasikan ke masyarakat”, kata Lukman bijak. “sekarang saya akan sampaikan tentang hubungan kualitas Sarjana Peternakan dengan aktivitas mahasiswa ekstra kurikuler”, lanjut Lukman setelah meneguk air susu segar yang dingin dan menyehatkan. “Adi saat menjadi aktivis kampus harus menyediakan waktu agar kegiatan perkuliahan dan aktivitasnya tidak terganggu, manajemen waktu. Kemudian saat melakukan kegiatan ekstra kurikuler, Adi akan berhubungan dengan kolega, entah sesama aktivis atau sesama mahasiswa yang berangkat dari perbedaan sifat, tingkah laku, sosial ekonomi, ras dan seabreg perbedaan lain yang bermuara pada satu visi dan misi kegiatan, komunikasi dan pemahaman akan perbedaan. Dari dua keunggulan, yaitu Manajemen Waktu dan Kemampuan Berkomunikasi untuk Mengatasi Perbedaan Pendapat, seorang aktivis akan memiliki kelebihan saat dia menjadi Sarjana nanti. Mengapa tidak, didunia kerja atau dunia bisnis kita akan bertemu, berhubungan dan berkomunikasi dengan banyak pelaku bisnis lainnya. Bila kita mampu melakukan komunikasi dan mampu mengatasi permasalahan ditambah manajemen waktu yang sempurna, maka orang itu akan berhasil dan sukses dalam meniti dan membangun karir”, cerita Lukman gamblang.

“tapi Mas”, kata Adi. “saya pernah mendengar kalau banyak Sarjana Peternakan setelah diterima di suatu perusahaan, ternyata harus menjalani banyak pendidikan-pendidikan, kalau tidak salah istilahnya ‘Training’ gitu ?”, sambung Adi.

“benar Di, hal itu disebabkan karena kurangnya komunikasi antara dunia pendidikan, dunia bisnis dan dunia birokrasi”, jawab Lukman. Lanjutnya lagi, “bila dunia bisnis, misalnya GPMT (yang terdiri dari pabrik pakan ternak unggas), PPUI (Perhimpunan Peternak Unggas Indonesia), ASOHI (pengusaha-pengusaha obat-obatan hewan kumpul disini), AFPINDO (kumpulannya pengusaha penggemukan sapi potong), PPSKI (peternak sapi lokal dan kerbau se-Indonesia sama-sama gabung diorganisasi ini), GKSI (wadahnya koperasi yang menangani perkembangan sapi perah di Indonesia) dan perkumpulan peternakan lain yang pada intinya merupakan para praktisi bisnis peternakan, menyampaikan parameter keahlian Sarjana Peternakan yang mereka butuhkan ditambah dengan gencarnya sosialisasi tentang kebijakan-kebijakan dunia peternakan oleh pihak Birokrat seperti, Balai Penelitian Ternak (ribuan hasil penelitian yang makan waktu dan biaya ada disini, tinggal dilakoni oleh peternak), Balivet (penyakit-penyakit ternak diuji dan dicari obatnya disini, tak perlu kuatir dengan wabah penyakit) atau Ditjennak (peran mereka dalam pembinaan untuk kemajuan dan perkembangan ternak sangat berarti), diiringi dengan keterbukaan dan keinginan kaum akademisi untuk tidak hanya membuat kurikulum, mengajar, cari kum dan naik pangkat belaka tetapi mampu membuka komunikasi dengan pelaku bisnis dan birokrasi serta menyerap temuan-temuan dan teknologi-teknologi baru sehingga dapat dipastikan akan tercetak Sarjana-sarjana Peternakan yang Sujana. Sarjana-sarjana peternakan yang mampu berkiprah banyak dalam percaturan bisnis peternakan, entah dia sebagai pelaku bisnis, akademisi atau birokrat”.

“benar Mas, saya juga ikut dalam struktur kepengurusan Ismapeti (Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia). Berarti kalau Ismapeti dapat berperan untuk tidak hanya sekedar menjadi tempat berkumpulnya pengurus Senat (sekarang BEM) tok, tetapi juga disadari bersama bahwa Ismapeti adalah milik seluruh mahasiswa peternakan Indonesia, maka kita bisa lebih memiliki peran sebagai ‘Agent of Change’ ya Mas “, celetuk Adi.

“sip Di, kamu bisa berinisiatif mengajak para Pengurus Ismapeti yang lain untuk menjadikan organisasi nasional Mahasiswa Peternakan Indonesia yang memiliki peran strategis dalam kemajuan Peternakan Indonesia, saya dukung Di. Karena saya juga dulu pernah jadi pengurus Ismapeti. TIMPI (Temu Ilmiah Mahasiswa Peternakan Indonesia), KKMPI (Kemah Kerja Mahasiswa Peternakan Indonesia), Lomba Tilik Ternak, Seminar Nasional dan Pelatihan-pelatihan sudah pernah kami laksanakan. Alangkah lebih baik bila Ismapeti juga memilki akses besar ke jalur bisnis, birokrasi dan akademisi”, sambar Lukman berapi-api. “so, kalian semua harus mulai mengasah dan menambah improvisasi keahlian kamu, misalnya bahasa asing (bahasa Inggris, misalnya), ikut kursus-kursus, pelatihan, diskusi dan seminar-seminar serta sering role play demi peningkatan kualitas pribadi. Bukan tidak mungkin, kalian beempat yang saat ini kompak akan menjadi saingan berat di dunia kerja. Tapi bukan tidak mungkin kalian akan jadi team yang tangguh dan bisa bekerjasama di bidang kalian masing-masing. Siapa tahu, Rony bisa jadi dosen atau peneliti yang handal, terus Izul jadi peternak yang sukses ditambah Adi yang jadi pejabat di Dinas Peternakan yang bersih dan lurus atau Agus yang sukses mengambangkan karir di Perusahaan Peternakan”, saran Lukman memberi semangat.

“teman-teman !”, kata Izul dengan gaya pujangganya sambil berdiri. “kita harus meningkatkan kualitas kita sebagai calon Sarjana Peternakan, agar kita dapat menjadi Sarjana Peternakan yang tidak gagap teknologi, mengerti kebutuhan pasar, tahu perkembangan kebijakan pemerintah tentang peternakan serta mampu berkomunikasi dengan orang lain”

“betul, jangan sampe kita hanya siap untuk dilatih, tapi kita juga siap untuk diterjunkan dibidang manapun”, sambut Rony.

Agus menyela, “semuanya hanya untuk satu visi dan misi : MEMBANGUN DUNIA PETERNAKAN INDONESIA”.

“mahasiswa peternakan Indonesia memang harus sadar bahwa mereka bukan hanya untuk mereka dan orang-orang terdekat mereka, mereka adalah asset bangsa dan negara”, kepal Adi meninju keatas disambut genggaman Lukman diikuti ketiga yang lain.

Sementara dimeja praktikum, sepasang ayam broiler yang sebentar lagi menjadi bahan penelitian mahasiswa merasa bangga menyaksikan momen bersejarah. Meski rela mengorbankan dirinya sebagai bahan penelitian, ia bangga bahwa penerusnya kelak akan merasakan perubahan kearah yang menggembirakan, nanti.

05 Desember, 2008

Lirik Lagu - ALBUM JALAN KEBENARAN - GIGI Band

PEMIMPIN BUDIMAN
Song : Armand/Budjana/Hendy/Thomas - Lyrics : Armand Maulana

SATU SATU HANCUR DIHANCURKAN OLEH MEREKA
SATU KEHANCURAN BELUM CUKUP UNTUK MEREKA

REFF :

MAAF... KU SEDANG MENCARI
PEMIMPIN... YANG PALING BENAR

MAAF... KU SEDANG MENUNGGU
(SEORANG) PENGUASA... (PENGUASA) YANG PALING BAIK

BINGUNG AKU BINGUNG APAKAH MEREKA MANUSIA
YANG PUNYA NURANI ATAU SEDIKIT RASA

BACK TO REFF

APAKAH MEREKA PINTAR...UOO...
APAKAH MEREKA BODOH...UOO...
APAKAH MEREKA SADAR...UOO...

BUKAKAN ARAH HATINYA...UOO...
BUKAKAN PINTU HATINYA...UOO...
BUKAKAN MATA HATINYA...UOO...

JALAN KEBENARAN
Song : Dewa Budjana - Lyrics : Armand Maulana

INGATKAH AKU MENGHITUNG WAKTU PERJALANANKU DI DUNIA INI
YANG PENUH DENGAN KESALAHANKU SALAH YANG TELAH MENJADI BIASA

AKU SELALU MERASA BENAR KARNA MERASA MAHLUK SEMPURNA
SEMUA PIKIRAN DAN PERASAAN KADANG MENJADI KEKURANGANKU

KEKHILAFAN INI… KEALPAAN INI…
TERLALU LUAS TUK DIMAAFKAN

REFF :

JALAN KEBENARAN JALAN YANG SLALU KUTUJU
TAPI HATI INI SLALU SAJA MEMBELENGGU

JALAN KEBENARAN JALAN KEHENDAK YANG KUASA
DALAM DIRI INI YANG HARUSLAH DILAKUKAN…
DIUCAPKAN…& DIUNGKAPKAN…


GERBANG CINTAMU
Song : Armand/Budjana/Hendy/Thomas - Lyrics : Armand Maulana

SALAH… ADALAH SATU MASALAH
YANG SLALU SAJA KUPERBUAT DI HADAPANMU

SALAH… SEMUA KULAKUKAN ITU
SEPERTI KAU TAK MELIHATNYA DAN MENDENGARNYA

MARAH… MENJADI SEBUAH ANGKARA
MENJADI SEBUAH KEBIASAAN YANG KUMILIKI

MARAH… SEMUA KULAKUKAN ITU
SEPERTI KAU TAK MELIHATNYA DAN MENDENGARNYA

MAAFKANLAH (KU HANYA MANUSIA)
AMPUNKANLAH

REFF :

TUNJUKKANLAH AKU KE GERBANG CINTAMU
KE GERBANG KASIHMU

SAYANGILAH AKU BILA KU BERSALAH
JANGANLAH BERPALING

CINTA… SEBUAH ANUGRAH DI DUNIA
YANG SLALU KUINGINKAN…KUDAPAT…

DAN KULEPASKAN CINTA… SELALU TAK TERPUASKAN
SEOLAH KAU TAK PERNAH MENYAYANGI…MENGASIHI…

RINDUKU CINTAMU
Song : Armand Maulana - Lyrics : Armand Maulana

HANYALAH SATU KETAATAN DARIKU KAU MENCURAHKAN SEMUA
RAHMATMU KEPADAKU

DAN HANYA KARENA SATU KEBAIKKAN DARIKU KAU MEMBERIKAN SEMUA
RIZQIMU KEPADAKU

PENGASIH…PENYAYANG… YANG MAHA SUCI…

BERLIMPAH DOSAKU SANGAT MELIMPAH DAN SELALU SAJA KAU
MENGAMPUNI DOSA INI

SUDAH SEPANTASNYA KU SEBAGAI MANUSIA MERINDUKAN SINARMU…JALANMU…
DAN PINTUMU…

REFF :

RINDUKU CINTAMU RINDUKU CINTAMU
KU JATUH PADAMU SUJUDKU UNTUKMU

RINDUKU CINTAMU…OOO… RINDUKU CINTAMU
SEMBAHKU UNTUKMU DAN MENGHARAPKAN RIDHOMU TUHAN

YANG TAK TERPIKIRKAN I
Song : Gusti Hendy - Lyrics : Armand Maulana
(Terinspirasi Imam Ghazali)

MANALAH YANG PALING DEKAT TEMAN ATAU SAUDARAMU
DI DUNIA…DI DUNIA INI

MANALAH YANG PALING JAUH BULAN ATAU BINTANG-BINTANG
DENGANMU…DENGAN DIRIMU

APAKAH YANG PALING BESAR BUMI ATAU MATAHARI
PIKIRMU…COBA PIKIRKAN

APAKAH YANG PALING BERAT BESI ATAU SEBUAH BAJA
PIKIRMU…COBA PIKIRKAN

REFF :

YANG PALING DEKAT DENGAN MANUSIA
ADALAH SEBUAH KEMATIAN

YANG PALING JAUH DENGAN MANUSIA
ADALAH MASA LALU KITA

YANG PALING BESAR DI DUNIA
ADALAH NAFSU MANUSIA

YANG PALING BERAT DI DUNIA
SAAT MEMEGANG SEBUAH JANJI


DOSA INI
Song : Dewa Budjana - Lyrics : Armand Maulana

DOSAKAH HATI KECIL INI YANG SLALU TAK MERASA PUAS
DOSAKAH MATA INDAH INI MELIHAT YANG TAK SEMESTINYA

DOSAKAH PIKIRANKU INI YANG PENUH RASA CURIGA
DOSAKAH JALAN HIDUP INI DAN TAK PERNAH MERASA MENYESAL ...

BILA MEMANG SEMUA ITU
DOSA BESAR DI MATA-MU

REFF :

AMPUNKANLAH MAAFKANLAH
SUCIKANLAH HAMBA INI

YANG PENGASIH YANG PENYAYANG
KEPADA-MU KU MEMOHON

DOSAKAH HATI KECIL INI YANG SLALU MERASA TAK PUAS
DOSAKAH MATA INDAH INI MELIHAT YANG TAK SEMESTINYA


KARUNIAMU
Song : Thomas Ramdhan - Lyrics : Thomas Ramdhan

KU MEMANDANG LANGIT YANG BIRU TANPA SANG AWAN
MENGUNGKAPKAN HATI YANG KAGUM AKAN KUASA MU

LEMBARAN CERITA TAK MUDAH UNTUK DIBUANG
SEMUA ITU INDAH BILA KITA MENSYUKURI

WALAU HIDUP TAK SEMUDAH YANG KU BAYANGKAN

REFF :

AKU HIDUP DI DUNIA HANYA MEMUJA CINTA
KUANGGAP SEMUA INI KARUNIA MU

AKU HIDUP DI DUNIA YANG HAUS AKAN CINTA
TETESKAN ANUGERAH CINTA KASIHMU


YANG TAK TERPIKIRKAN II
Song : Armand/Budjana/Hendy/Thomas - Lyrics : Armand Maulana

BAYANGKAN BILA KITA DILAHIRKAN TANPA TANGAN
BAYANGKAN BILA KITA DILAHIRKAN TANPA KAKI

BAYANGKAN BILA KITA DILAHIRKAN TANPA MATA
BAYANGKAN BILA KITA DILAHIRKAN TANPA HATI

MANUSIA...SLALU HARUS DIINGATKAN
MANUSIA...SLALU SAJA MELUPAKAN

REFF :

SANGGUPKAH HIDUP TANPA CINTA SANGGUPKAH TANPA KASIH SAYANG
SANGGUPKAH BILA DISISIHKAN SEMUA TAK PERNAH TERPIKIRKAN

BAYANGKAN BILA KITA HIDUP SLALU DILUPAKAN
BAYANGKAN BILA KITA HIDUP SLALU TERPINGGIRKAN

Lirik Lagu - ALBUM PEACE, LOVE N' RESPECT - GIGI Band

11 JANUARI
Song : Dewa Budjana - Lyrics : Armand Maulana

SEBELAS JANUARI BERTEMU MENJALANI KISAH CINTA INI
NALURI BERKATA ENGKAULAH MILIKKU

BAHAGIA SELALU DIMILIKI BERTAHUN MENJALANI BERSAMAMU
KUNYATAKAN BAHWA ENGKAULAH JIWAKU

# AKULAH PENJAGAMU AKULAH PELINDUNGMU
AKULAH PENDAMPINGMU DI SETIAP LANGKAH - LANGKAHMU

PERNAHKU MENYAKITI HATIMU PERNAH KAU MELUPAKAN JANJI INI
SEMUA KARENA KITA INI MANUSIA

BACK TO #

CHORUS :

KAU BAWA DIRIKU
KE DALAM HIDUPMU

KAU BASUH DIRIKU
DENGAN RASA SAYANG

SENYUMMU JUGA SEDIHMU
ADALAH HIDUPKU

KAU SENTUH CINTAKU
DENGAN LEMBUT DENGAN SEJUTA WARNA…

CINTA PALSU
Song : Gusti Hendy - Lyrics : Gusti Hendy

BERADA DI HATIMU SEBUAH ANUGERAH UNTUKKU
MENDALAMI CINTAMU SEBUAH DERITA UNTUKKU

KU PENDAM HASRATKU KUCOBA UNTUK MENGENALMU

PERBEDAAN KITA TAK KAN MUNGKIN BISA MENYATU
JAUH DI DASAR HATIKU SEMUA SULIT KU AKHIRI

DALAMNYA CINTAKU TAK MAMPU MERUBAH SIFATMU

CHORUS :

KU BOSAN DENGAN SIKAPMU YANG SLALU
MENGABAIKAN SEMUA YANG KUPERBUAT
UNTUK DIRIMU UNTUK CINTAKU TAPI TAK KAN KU AKHIRI
HUBUNGAN CINTA INI KARENA KAU SANGAT MENGUNTUNGKAN
UNTUKKU UNTUK HIDUPKU

KAGUM
Song : Thomas Ramdhan - Lyrics : Thomas Ramdhan

MATAMU PANCARKAN CAHAYA MENEMBUS MATAKU
MENGUSIR GELAP DI HATIKU SETIAP KATA - KATA BERMAKNA
SLALU KAU UCAPKAN MENEDUHKAN HATIKU

KUKAGUM…PADAMU AKAN KETULUSAN CINTA

BAGIKU KAU SEPERTI BINTANG DI LANGIT YANG HITAM
TAK LELAH SLALU MENERANGI DI SETIAP LANGKAH YANG KU LALUI
DOA MU BERARTI SANGAT MASUK KE DALAM

KUKAGUM…PADAMU AKAN KETULUSAN CINTA

CHORUS :

KINI AKU SLALU MENGAGUMI KARENA KAU CIPTAAN YANG KUASA
YANG TERINDAH

DAN AKU KAN SLALU MENGAGUMI KARENA KAU CIPTAAN YANG KUASA
YANG TERINDAH

KEMBALILAH KASIH
Song : Thomas Ramdhan - Lyrics : Rustam

BADAI YANG MENIMPA DIRIMU
MEMBUAT KAU PERGI DARIKU JANGAN KAU
PUTUSKAN SENDIRI
KAU PIKIR AKU…TAKKAN TERIMA KEADAANMU…SEKARANG INI

CHORUS :

KEMBALILAH KASIH KITA HARUS BICARA
KU TAHU KAU RAGU KEPADA DIRIKU
KEMBALILAH KASIH KITA HARUS BICARA
UNGKAPKANLAH SEMUA ( BICARAKANLAH SEMUA )
ADANYA… ( SEMUA )

SEANDAINYA KAU HARUS BERUBAH
RUBAHLAH SEPERTI KAU MAU JELASKAN
APA YANG TERJADI
KALAU TERNYATA…AKU TAK MAMPU MENGHADAPINYA…AKU TERIMA

BACK TO CHORUS

MATIKAN CINTAKU
Song : Thomas Ramdhan - Lyrics : Thomas Ramdhan

SEBILAH PEDANG TAJAM DI TANGAN MENUSUK JANTUNG KEKASIHMU
ANDAIKAN AKU MAMPU LAKUKAN PASTI KU ADA DI HATIMU
# BERSAMA…SELALU…

CHORUS :

DI DETAK JANTUNGKU NAMAMU SLALU ADA
MENGISI DI RUANG RUANG KOSONG HATIKU
ANDAI AKU BISA MEMBUANG DAN MENGHAPUS
TAK KAN ADA LAGI NAMAMU
* OH TUHAN TOLONGLAH…AA…AA…
MATIKAN CINTAKU…UU…UU…
DI SAAT KEKASIHMU TERLELAP KAU BUAT PUISI CINTA UNTUK DIRIKU
ANDAIKAN ITU KAMU LAKUKAN PASTI KU ADA DI HATIMU

BACK TO # , CHORUS

KUSADAR KAU BUKAN MILIKKU KUSADAR KAU BUKAN UNTUKKU
BACK TO * , CHORUS

NAKAL
Song : Armand/Budjana/Hendy/Thomas - Lyrics : Armand Maulana

AMPUN ADUH AMPUN SUDAHLAH JANGAN MENGGODA
KEPADAKU
KERLINGAN MATA NAKALMU TRUS MEMANDANG DAN MERAYU
KEPADAKU

AH…KU HANYA BISA MENAHAN PERASAAN

TOLONGLAH SEMOGA INI BUKANLAH MIMPI DI
SIANG BOLONG
TOLONGLAH TOLONGLAH IBU AKU JADI SEPERTI ORANG
YANG BLO’ON

AH…KU HANYA BISA MENAHAN PERASAAN
AH…SEMUA KARENA KELAKUAN NAKALMU

CHORUS :

PANAS… PANAS… PANAS… PANAS…
BADAN INI
PUSING… PUSING… PUSING… PUSING…
(KE) PALA INI

TOLONGLAH SEMOGA INI BUKANLAH MIMPI DI
SIANG BOLONG
TOLONGLAH TOLONGLAH IBU AKU JADI SEPERTI ORANG
YANG BLO’ON

AH…KU HANYA BISA MENAHAN PERASAAN
AH…SEMUA KARENA KELAKUAN NAKALMU
AH…KU HANYA BISA MENAHAN PERASAAN
AH…SEMUA KARENA KELAKUAN…

BACK TO CHORUS


PERCAYALAH
Song : Armand Maulana - Lyrics : Armand Maulana

MENCARI SEORANG YANG MENGISI JIWA INI
KADANG MENGHABISKAN WAKTU YANG CUKUP LAMA

SERING AKU SALAH MENDAPATKAN SESEORANG
MEMBUATKU MALU AKAN KETOLOLOLANKU

…TAPI…

CHORUS:

PERCAYALAH SEMUA KAN BAIK PERCAYALAH CINTA KAN DATANG
PERCAYALAH SEMUA KAN BAIK JIKA PERCAYA PADA CINTA

SALAH ADALAH SALAH TAK ADA PERBEDAANNYA
SALAH BESAR KECIL TAK ADA PERBEDAANNYA

…TAPI…


ROMANSA YANG HILANG
Song : Armand Maulana - Lyrics : Armand Maulana

BUNGA - BUNGA KEBAHAGIAAN KINI HILANG OLEH SIFAT KEAKUANMU
KU HANYA MEMINTA PADAMU BAWALAH KEHANGATAN YANG DULU ADA

# SALAHKAH AKU BILA PERHATIANKU
MELEBIHI APA YANG KAU MAU MAAF SAYANGKU
BILA PERHATIANKU MENUTUP PERASAAN KEBEBASANMU

CHORUS :

KEMBALIKAN RASA CINTAMU PADAKU KEMBALIKAN PADAKU
KU MEMOHON TAK LEBIH HANYA ITU

KEMBALIKAN RASA SAYANGMU PADAKU HANYA RASA CINTAMU
TERSIMPAN DI PUING HATIKU

BICARALAH SAYANG PADAKU KEADAAN INI SUNGGUH MENGHANCURKANKU
DAN TAK SEHARUSNYA TERJADI KEHANGATANMU MENJADI TAK BERARTI

BACK TO #, CHORUS…

TUK RASA…TUK CINTA
Song : Gusti Hendy - Lyrics : Armand Maulana

MUNGKIN …TLAH HABIS ATAU…TLAH MATI
KEPERCAYAANKU PADAMU ITU

SLALU…BERSALAH ATAU…MENGALAH
USAILAH SUDAH HORMATKU UNTUKMU

CHORUS :

MALAM…MEMAHAMI SEMUA YANG KULAKUKAN
TUK RASA…TUK CINTA

BULAN…PUN MENYADARI APA YANG KUPERBUAT
TUK RASA…TUK CINTA (MENCINTAI)

NYATA…DIRIKU LELAH…PADAMU
YANG TAK MENGHORMATI SUDAHLAH SUDAH


UNTUKMU
Song : Dewa Budjana - Lyrics : Armand Maulana

PAGI SELAMAT PAGI
UNTUKMU YANG MASIH DI KAMARMU

SEMALAM KAU TRIMA PERNYATAANKU
CINTAKU DAPAT BALASAN DARIMU

CHORUS :

SALAM RINDUKU
KANGENKU UNTUKMU

SALAM CINTAKU
LEWAT TELEPON YANG KAU DENGAR HARI INI

SUDAH SELAMA DUA BULAN
KUTAHAN P’RASAANKU PADAMU

TERNYATA KAU PUN SAMA PADAKU
TERTARIK UNTUK JADI PACARKU

Lirik Lagu - ALBUM PINTU SORGA - GIGI Band

Pintu Sorga
Song : Sandi Sulung & Tabiin - Lyrics : Taufiq Ismail

PINTU SORGA, PINTU SORGA DI MANA ENGKAU BERADA
BAGAIMANA CARANYA KITA MEMASUKINYA

PINTU SORGA, PINTU SORGA BETAPA RINDUNYA KAMI
MENEMUKAN JALANMU SUSAH PAYAH SELALU

REFF :

MOGA-MOGA KITA SAMPAI SEMOGA CITA TERCAPAI
SERTA MENDAPATKAN IZIN DARI YANG MAHA KUASA

Sahur Tiba
Song : AT Mahmud - Lyrics : Ni Luh Dewi Chandrawati
BANGUN….BANGUN…. SAHUR…..SAHUR…..

BANGUN BANGUNLAH WAKTU SAHUR TIBA
WALAU MASIH MENGANTUK MAKAN MINUM SEKEDARNYA

ALLAH SUKA ORANG PUASA BADAN JADI SEHAT
HATI JADI KUAT ALLAH SUKA ORANG PUASA
PUASA HARI ESOK KARNA ALLAH SEMATA

Damai Bersama Mu
Song : Johny Sahilatua - Lyrics : Johny Sahilatua

Aku Termenung Di Bawah Mentari Di Antara Megahnya Alam Ini
Menikmati Indahnya Kasih-Mu Kurasakan Damainya Hatiku
Sabda-Mu Bagai Air Yang Mengalir Basahi Panas Terik Di Hatiku
Menerangi Semua Jalanku Kurasakan Tenteramnya Hatiku

Reff:
Jangan Biarkan Damai Ini Pergi Jangan Biarkan Semuanya Berlalu
Hanya Pada-Mu Tuhan Tempatku Berteduh
Dari Semua Kepalsuan Dunia

Kota Santri
Song : Suhaemi - Lyrics : Suhaemi

SUASANA DI KOTA SANTRI ASIK SENANGKAN HATI
SUASANA DI KOTA SANTRI ASIK SENANGKAN HATI

REFF :
TIAP PAGI DAN SORE HARI MUDA-MUDI BERBUSANA RAPI
MENYANDANG KITAB SUCI HILIR-MUDIK SILIH BERGANTI
PULANG PERGI MENGAJI PULANG PERGI MENGAJI

Kehendak Mu
Song : Armand, Budjana, Thomas - Lyrics : Armand, Thomas

BILA AIR MATA BARBAUR RASA TAKUT TAK SEMPAT TUK BERTERIAK
YANG HADIR HANYA DUKA ANDAI DAPAT MEMILIH
KEHANCURAN YANG KAU BERI KUPASTI TAK KAN MEMILIH
KEHANCURAN YANG INI

REFF :
OOOH… TUHAN INI KEHENDAKMU BERILAH KEKUATAN
MENERUSKAN HIDUPKU DI JALAN KEHENDAKMU
BENCANA INI TERLALU SULIT TUK DILUPAKAN
TAPI KU TAHU TAK ADA TEMPAT TUK KU HINDARI
ANDAI DAPAT MEMILIH KEHANCURAN YANG KAU BERI
KUPASTI TAK KAN MEMILIH KEHANCURAN YANG INI

BACK TO REFF

MANUSIA MERENCANA ENGKAULAH YANG MENENTUKAN
AKU HANYA MEMINTAMU CINTAILAH KAMI

BACK TO REFF

Ada Anak Bertanya Pada Bapaknya
Song : Sam Bimbo - Lyrics : Taufiq Ismail

ADA ANAK BERTANYA PADA BAPAKNYA BUAT APA BERLAPAR-LAPAR PUASA
ADA ANAK BERTANYA PADA BAPAKNYA TADARUS TARAWIH APALAH GUNANYA

LIHATLAH LANGIT KEAMPUNAN YANG INDAH
MEMBUKA LUAS DAN ANGIN PUN SEMERBAK
NAFSU AMARAH TERBELENGGU DAN LEMAH
BUNGA IBADAH DALAM IKHLAS SEDEKAH


REFF :
LAPAR MENGAJARMU RENDAH HATI SELALU
TADARUS ARTINYA MEMAHAMI KITAB SUCI
TARAWIH MENDEKATKAN DIRI PADA ILAHI
TADARUS ARTINYA MEMAHAMI KITAB SUCI

Sajadah Panjang
Song : Djaka Bimbo - Lyrics : Taufiq Ismail

ADA SAJADAH PANJANG TERBENTANG DARI KAKI BUAIAN
SAMPAI KE TEPI KUBURAN HAMBA KUBURAN HAMBA BILA MATI
ADA SAJADAH PANJANG TERBENTANG HAMBA TUNDUK DAN SUJUD
DI ATAS SAJADAH YANG PANJANG INI DISELINGI SEKEDAR INTERUPSI

REFF :
MENCARI REZEKI MENCARI ILMU MENGUKUR JALANAN SEHARIAN
BEGITU TERDENGAR SUARA ADZAN KEMBALI TERSUNGKUR HAMBA
ADA SAJADAH PANJANG TERBENTANG HAMBA TUNDUK DAN RUKUK
HAMBA SUJUD TAK LEPAS KENING HAMBA MENGINGAT DIKAU SEPENUHNYA

Lebaran Sebentar Lagi
Song : Djaka Bimbo - Lyrics : Taufiq ismail

LEBARAN SEBENTAR LAGI BERPUASA SEKELUARGA
SEHARI PENUH YANG SUDAH BESAR SETENGAH HARI YANG MASIH KECIL
ALANGKAH ASYIK PERGI KE MASJID SHALAT TARAWIH BERSAMA-SAMA

LEBARAN SEBENTAR LAGI BERPUASA DENGAN GEMBIRA
MENAHAN LAPAR MENAHAN NAFSU MELATIH DIRI SEDARI KECIL
MEMBACA QUR’AN SHALAT TARAWIH MELATIH IMAN SEDARI KECIL

SESUDAH SALING BERMAAFAN DENGAN PENUH KEIKHLASAN
YA TUHAN MOHON KERIDHOAN SEPENUH KASIH DAN SAYANG

LEBARAN SEBENTAR LAGI TAK ADA MISKIN TAK ADA KAYA
SEMUA SAMA DI DEPAN TUHAN YANG BERBEDA CUMA AMALNYA
SEMUA INGIN LAILATUL QADAR SEMOGA KITA MENDAPATKANNYA

Dosa Ini
Song : Dewa Budjana - Lyrics : Armand Maulana
DOSAKAH HATI KECIL INI YANG SLALU TAK MERASA PUAS
DOSAKAH MATA INDAH INI MELIHAT YANG TAK SEMESTINYA

DOSAKAH PIKIRANKU INI YANG PENUH RASA CURIGA
DOSAKAH JALAN HIDUP INI DAN TAK PERNAH MERASA MENYESAL…

BILA MEMANG SEMUA ITU
DOSA BESAR DI MATA-MU….

REFF :
AMPUNKANLAH MAAFKANLAH
SUCIKANLAH HAMBA INI…

YANG PENGASIH YANG PENYAYANG
KEPADA-MU KU MEMOHON

CODA:
DOSAKAH HATI KECIL INI DOSAKAH MATA INDAH INI

Selamat Hari Lebaran
Song : - Lyrics :

SELAMAT HARI LEBARAN MINAL AIDIN WAL FAIZIN

SELAMAT HARI LEBARAN MINAL AIDIN WAL FAIZIN
MARI BERSALAM-SALAMAN SALING BERMAAF-MAAFAN

IKHLASKANLAH DIRIMU SUCIKANLAH HATIMU
SEBULAN BERPUASA JALANKAN PRINTAH AGAMA

SELAMAT HARI LEBARAN MINAL AIDIN WAL FAIZIN
MARI MENGUCAPKAN SYUKUR KE HADIRAT ILLAHI

KITA BERKUMPUL SEMUA BERSAMA SANAK SAUDARA
TAK LUPA KAWAN SEMUA JUMPA DI HARI BAHAGIA

SELAMAT HARI LEBARAN MINAL AIDIN WAL FAIZIN

Lirik Lagu - ALBUM NEST CHAPTER - GIGI Band

Indonesia
Song : Armand, Budjana, Hendy, Thomas - Lyrics : Armand Maulana

MENYUSURI PASIR PUTIHMU KU MERASAKAN KEINDAHANMU
HU..HU..HU..HU….. DEBURAN OMBAK MENYAPAKU
SEPERTI NYANYIAN MALAM SUNYI MEMBELAI…
BERTABUR BINTANG DAN SENYUMAN SANG BULAN PURNAMA
BAYANG RIMBUN KEHIJAUANMU MENYATAKAN KESUBURANMU
HU..HU..HU..HU….. DAN SELALU MEMENUHI
PANGGILAN SANG IBU PERTIWI MENGGETARKAN…
TAPI SEMUA ITU CERITA YANG USANG

Chorus :
PERJALANANKU INI HANYALAH ILUSI KATA – KATA KU INI SEBUAH KHAYALAN
JAMRUD KHATULISTIWA TINGGALLAH NAMAMU
KEBESARANMU ITU TELAH DIHANCURKAN
DULU NAMAMU DIHORMATI DIAGUNGKAN DI MUKA BUMI
HU..HU..HU..HU…..
KEHARUMANMU MENYEBARKAN KECANTIKAN SANG MAHA KUASA
MEMBANGGAKAN…
TAPI SEMUA ITU CERITA YANG USANG
Chorus

Kepastian yang Kutunggu
Song : Armand, Budjana, Hendy, Thomas - Lyrics : Armand Maulana

Intro

DI BAWAH SINAR BULAN PURNAMA KU MERENUNG
SATU KISAH YANG KU JALANI BERSAMAMU
* KEINDAHAN DALAM BERCINTA TIDAKLAH MUDAH
CINTA MEMBUTUHKAN KETULUSAN DAN PENGORBANAN
# SATU KEAGUNGAN CINTA T’LAH TERPADAMKAN
MENGAPA SEMUA INI HARUS TERJADI
Chorus :
TANYA HATIMU BENARKAH DIRIMU
MASIH MENCINTAI AKU BUKANKAH DAHULU
KAULAH YANG MENUNGGU PERNYATAAN CINTA DARIKU
TANYA HASRATMU BENARKAH DIRIMU
MASIH MEMBUTUHKAN AKU BILA T’LAH BERUBAH
BICARA PADAKU KEPASTIANLAH YANG KUTUNGGU

Back to : *, # & Chorus
Interlude
Chorus

Karena Dirimu
Song : Gusti Hendy - Lyrics : Armand Maulana

TAK…TERBAYANGKAN SEPERTI MIMPI
KEHANGATAN YANG KUALAMI DAN…TAK KUSADARI
MENGHANYUTKAN PUSARAN CINTA YANG KAU BERI
# SMUA MENGINGINKAN SATU KISAH CINTA YANG SANGAT DALAM
YANG TAK PERNAH TERLUPA
AGUNGNYA CINTAMU MENUTUPI KELEMAHAN DIRIKU
KU MENJADI SEMPURNA

Chorus :

KU MERASAKAN MALAM YANG INDAH KARENA DIRIMU
KAU MEMBUATKU MERASA HEBAT SEBAGAI MANUSIA
KU MELAYANG DAN TERBANG KE AWAN KARENA DIRIMU
KAU MEMBERIKAN NAFAS CINTAMU HANYALAH UNTUKKU
KAU…MEMAHAMI KEHIDUPANKU
DAN SEMUA KEKURANGANKU TAK…KAN KULEPAS
DAN KUHANCURKAN SEGALA YANG TLAH KAU BERIKAN

BACK TO # & Chorus

Khilaf
Song : Thomas Ramdhan - Lyrics : Thomas Ramdhan

BUKAN KUASAKU TUK TAK SETIA DI SAAT KITA DI TEMPAT BERBEDA
AKU HANYA SEORANG MANUSIA BIASA YANG SANGAT JAUH DARI KATA SEMPURNA
# BODOHNYA…MELUKAI HATIMU
SEPERTINYA…KU TAK MEMBUTUHKANMU

Chorus :

KINI DIRIKU DIRUNDUNG SENDU
YANG SEMPAT MELUPAKANMU MOHON AMPUNI
KHILAFKU INI TAK KAN KUULANGI LAGI
AKU HANYA SEORANG MANUSIA BIASA YANG SANGAT JAUH DARI KATA SEMPURNA

# BODOHNYA…MELUKAI HATIMU
SEPERTINYA…KU TAK MEMBUTUHKANMU

Chorus

## BILA KAMU…TAK MEMAAFKANKU
YA SUDAHLAH…TINGGALKANKU DI SINI
BILA KAMU…TAK MEMAAFKANKU
YA SUDAHLAH…TINGGALKANKU DI SINI

Chorus

KU TAK BERMAKSUD
MEMPERMAINKAN
RASA SAYANGMU PADAKU
MOHON BUKALAH
PINTU MAAFMU
YANG TULUS UNTUK DIRIKU
## BILA KAMU…TAK MEMAAFKANKU
YA SUDAHLAH…
YA SUDAHLAH…..TINGGALKANKU DI SINI

Bila
Song : Armand, Budjana, Hendy, Thomas - Lyrics : Thomas, Armand

KATA YANG KUUCAPAKAN INI YANG SEBENARNYA DARI HATI
BILA SAJA KAU MENDENGAR HARUSNYA KAU MENGERTI
## MATA INI TAK TERPEJAM BILA MENJELANG MALAM
DALAM HATI DAN PIKIRKU HANYA ADA PERTANYAAN

# BILA KAU MEMANG MILIKKU CEPATLAH KAU KEMBALI
HINAKAH BILA KU MEMOHONMU KEMBALI PADAKU DI SINI
KU TUNGGU JAWABANMU UNTUKKU KUHARAP JAWABAN TERBAIK

Back to : ## , # & Chorus
Back to : # , Chorus
Chorus :

Jangan Tinggalkan Aku
Song : Armand, Budjana, Hendy, Thomas - Lyrics : Armand Maulana

DASAR MEMANG KU ORANG YANG BODOH JALAN BERDUA DENGAN YANG LAIN
PACARKU MERASAKAN PACARKU MELIHATNYA
DASAR MEMANG KU ORANG YANG BODOH

# PUTUSLAH SUDAH HARAPANKU
YANG SEBENARNYA KU MASIH MAU

Chorus :
JANGAN TINGGALKAN AKU JANGAN TINGGALKAN AKU
KUINGIN KAU MAAFKAN DIRIKU KUINGIN KAU LUPAKAN SALAHKU

DASAR MEMANG KU ORANG SERAKAH PUNYA SATU INGIN TETAP MENDUA
PACARKU MERASAKAN PACARKU MELIHATNYA
DASAR MEMANG KU ORANG SERAKAH

Back to #

Bertepuk Sebelah Tangan
Song : Gusti Hendy - Lyrics : Armand Maulana

JALAN…YANG PANJANG KU LALUI HANYA…UNTUK SALING BERTEMU
COBA…KU INGATKAN KEMBALI BETAPA…SAYANGNYA KU PADAMU

HANYA…SAJA…KAU TAK TAU ITU

INI…KULAKUKAN UNTUKKU KARNA…MEMANG KU JATUH HATI
PADA…DIRIMU SANG KEKASIH SUNGGUH…MEMANG KU JATUH HATI

HANYA…SAJA…KAU TAK TAU ITU

Chorus :
KEMARAU KU LALUI HUJAN PUN KU LALUI
HANYA UNTUK DIRIMU YANG SUDAH DIPUNYAI


Membaca Pikiranmu
Song : Armand, Budjana, Hendy, Thomas - Lyrics : Thomas Ramdhan

SUNGGUH AKU TAK MENGERTI
APA YANG KAU LAKUKAN TLAH KUCOBA
MEMAHAMI SEMUA TTG DIRIMU

KU MENUNGGU KAU BERUBAH
WALAU HANYA SEKALI MUNGKIN ITU
KAN BERARTI UNTUK KITA BERSAMA

# TERNYATA TAK MUDAH
TERNYATA TAK MUDAH

Chorus :
MEMBACA SEMUA ISI JALAN PIKIRANMU YANG KAU TUJUKAN PADAKU
MERABA HATIMU DAN JALAN PERASAANMU
ITU TAK MUDAH UNTUKKU

KU MENUNGGU KAU BERUBAH
WALAU HANYA SEKALI MUNGKIN ITU
KAN BERARTI UNTUK KITA BERSAMA

Back To # & Chorus

Pengagum
Song : Dewa Budjana - Lyrics : Armand Maulana
SLALU KAU MENGELUH TENTANG KEKASIHMU
UNTUK KESEKIAN KALI MENANGIS DIPELUKKU

MUNGKIN KAU TAK TAU AKU MEMENDAM RASA
RASA SUKA PADAMU YANG TERLALU

Chorus :
AKU KAN DATANG MENEMANI GUNDAHMU
SLALU KAN DATANG MENEMANI SEDIHMU

AKU MENUNGGU KAU DATANG KEPADAKU
TAPI BUKAN MENCURAHKAN ISI HATIMU
KAU DATANG HANYA UNTUKKU

AKU TAK AKAN BICARA TENTANG PERASAANKU
RASA SUKA PADAMU YANG TERLALU

Ungkapkan
Song : Thomas Ramdhan - Lyrics : Thomas Ramdhan

UNGKAPKAN SEMUA ISI HATI YANG MEMBUAT GAMANGMU ITU
TAK USAH KAU PENDAM SENDIRI

JANGAN BERPALING DARI MUKAKU WALAU SEDETIK
AKU DI SINI HANYA UNTUKMU CEPAT BICARA

# KATAKANLAH KEPADAKU
SEBEBAS LEPAS MELAYANG

Chorus :
UNGKAPKAN SEMUA ISI HATI YANG MEMBUAT GAMANGMU ITU
BERBAGI ITU SATU JALAN YANG MEMBUAT KITA BERSATU

UNGKAPKAN SEMUA ISI HATI YANG MEMBUAT GAMANGMU ITU
KUPASTI KU KAN MENERIMA

JANGAN KAU TAKUT UNTUK BICARA AKU DISINI…HANYA UNTUKMU
JANGAN KAU DIAM HABISKAN WAKTU CEPAT BICARA

Back to : #

Chorus

UNGKAPKAN SEMUA ISI HATI YANG MEMBUAT GAMANGMU ITU
TAK USAH KAU PENDAM SENDIRI

Satu
Song : Armand, Budjana, Hendy, Thomas - Lyrics : Thomas Ramdhan

AKU SETETES AIR DI LAUTAN
YANG IKUT MENCIPTAKAN OMBAK BEGITU PUN DIRIMU
DAN DIRIKU KITA SAMA TAK BERBEDA

JANGANLAH KAU BURAMKAN PANDANGANKU
BILA KU TAK DAPAT MELIHAT TUNTUNLAH SAUDARAKU
SAUDARAMU UNTUK…

Chorus :
SATU TUJUAN HIDUP DI DUNIA MENCINTAI SESAMA MANUSIA
SATU TUJUAN HIDUP DI DUNIA SLALU INGAT PADA YANG KUASA

JANGANLAH KAU BURAMKAN PANDANGANKU
BILA KU TAK DAPAT MELIHAT
TUNTUNLAH SAUDARAKU SAUDARAMU

TUNTUNLAH SAUDARAKU SAUDARAMU
UNTUK…..

Chorus

Mengenai Saya

Foto saya
keberadaan saya didunia ... bagi saya adalah keberkahan yang sangat besar .. anugerah tiada tara .. dunia peternakan menjadi salah satu tempat terindah yang saat ini saya selami ... sedikit yang saya dapat berikan saat ini ... sedikit yang dapat saya abdikan saat ini ...

COWMANIA

COWMANIA