Mahasiswa dianggap sebagai ‘agent of change’ … pelaksana perubahan dan pembaharuan setiap sisi kehidupan dan setelah menyelesaikan tahapan pendidikan menjadi sosok yang luar biasa dalam membawa kehidupannya mengiring perubahan kondusif dunia.
Proses pengkayaan diri yang dialami setiap mahasiswa dalam menjalani kehidupan di ‘Menara Gading’ … kadang tanpa terasa membawa para mahasiswa dalam banyak fenomena. Pewarnaan mahasiswa dengan seluruh kegiatan kuliah – kegiatan intra dan extra kampus memberi corak yang sangat berwarna dan beragam … dan tanpa disadari pengkayaan ini akan membawa mahasiswa menjadi sosok dengan jati diri yang beragam
Pola pengkayaan mahasiswa di kampus sebenarnya menjadi tanggungjawab civitas academika .. tetapi terkadang system yang berlaku di kampus ‘hanya’ mengurusi mahasiswa pada dataran keilmuan semata … kegiatan yang berhubungan dengan kegiatan diluar perkuliahan seakan terkesampingkan … seakan hanya menjadi pewarnaan yang tidak penting … tidak perlu … tidak boleh ada, ironis sekali dengan pelaksanaan konsep sebenarnya yang seharusnya ada di kampus …
Pelaksanaan dalam pola pengasuhan mahasiswa dikampus saat ini hanya bertumpu pada kegiatan perkuliahan semata … mahasiswa hanya dicekoki dengan kegiatan perkuliahan … absensi … praktikum … laporan … lalu ujian … akhirnya kerja praktek .. KKN .. seminar .. penelitian .. pendadaran … THAT’S ALL !!
Tergetnya …. Lulus cepat … IPK tinggi … hanya itu??? … ya, ternyata hanya itu saja …
Ukuran ini yang hanya dijadikan parameter kualitas sebuah kampus … kacian ya??
Padahal kampus juga harus bertanggungjawab dalam membangun sebuah nilai yang diperlukan mahasiswa dalam masuk ke dunia kehidupan nyata … KARAKTER
Pembangunan karakter .. nilai inilah yang sebenarnya harus diterapkan kepada mahasiswa Indonesia … karena dengan menjadi manusia berkarakter maka ia dapat menciptakan suatu suasana yang kondusif … nilai-nilai yang mumpuni serta menjadi sosok panutan lingkungan dan mampu menciptakan suasana dan atmosfer kehidupan yang menyenangkan …
Salah satu yang dapat dijadikan sebagai sarana pembangunan karakter selain nilai-nilai ilmiah adalah kegiatan intra dan extra kampus … hal inilah yang terkadang terkesampingkan, dianggap bahwa mahasiswa yang mengikuti kegiatan kampus dianggap macam-macam .. neko-neko … tidak memikirkan nilai perkuliahan … tidak memikirkan nilai keilmiahan … menganggap bahwa hidup di kampus hanya untuk kuliah
Mahasiswa yang ikut dalam kegiatan intra atau extra kampus terkadang terjebak pada suatu atmosfer yang mereka anggap membawa mereka dalam suasana kebebasan yang benar-benar bebas … sebagian mahasiswa tersebut memanfaatkan bahwa keaktifan mereka dalam organisasi intra dan ekstra kampus boleh besikap bebas – urakan – tidak terkontrol – merasa sebagai ‘penguasa’ … kebablasan tanpa arah
Kadang terjadi pertentangan yang sangat nyata antara pihak pengelola akademik dengan pembimbing aktfitas kemahasiswaaan …
Bila kita mampu berfikir jernih, adanya kolaburasi yang seimbang antara aktifitas kuliah dengan aktifitas kegiatan kemahasiswaan akan menghasilkan dan memberi muatan yang sangat positif bagi mahasiswa dan akan mampu memberi karakter yang seharusnya menjadi ciri khas seorang sarjana yang sujana
Pihak Akademik seakan tidak perduli dengan aktifitas mahasiswa … demikian pula kegiatan mahasiswa yang kadang tidak mengindahkan dunia perkualiahan yang semestinya menjadi dasar kehidupan mahasiswa
Jebakan-jebakan yang ‘menaifkan’ mahasiswa tidak disikapi dengan bijak … alhasil, mahasiswa DO – waktu penyesaian kuliah yang lama – frustasi akan kehidupan mahasiswa menjadi pemandangan yang semakin wajar dan dianggap tidak penting … ironis
Sudah saatnya dilakukan sebuah penyeimbangan kehidupan mahasiswa antara dunia perkuliahan dan pengkayaan diri mahasiswa melalui kegiatan intra dan extra kampus untuk memantapkan mahasiswa dalam menghadapi dunia nyata kelak … pembentukan karakter bukan hanya milik dan tugas mahasiswa semata dan ia harus mencari sendiri … tetapi juga menjadi suatu tantangan bagi civitas academika
Pencarian jati diri mahasiswa, akan menghasilkan penemuan jati diri … lanjutannya adalah mempertahankan jati diri untuk terus dikembangkan dan dikembangkan menjadi sebuah karakter kuat yang akan memberi sosok terbaik
30 Juni, 2008
24 Juni, 2008
Menuju Kemarau
Kemarau sangat terik akhir" ini ... sapi"ku saat ini terpaksa menggunakan fan ... supaya suhu lingkungan bisa teratasi ... beruntung ketersediaan air masih berlimpah ... semoga Mbak Vina bisa segera menyanyikan lagu SEPTEMBER CERIA ... biar kemarau segera berakhir ... -boleh jadi sebelum September ya Mbak Vina-
20 Juni, 2008
saat saya dulu masuk ke kampus Fapet ... saya temukan sebuah kampung dengan gedung berbentuk angka 1 ... hanya satu gedung saja berdri ... bagian depan kampus 'ungu' kita ...
lalu ... saya dapat kost (sejak masuk sampai lulus) di Karangwangkal ... -sebelah Radio Paduka Dirgantara (dulu)- ... semester I di kampus hanya saya isi dengan kegiatan perkuliahan dan ikut"an kegiatan CapraPala - UPM - Rohis ... berlanjut ke Semester II ... sama seperti Semester I ... mulai mendekati akhir Semester II ... perubahan terjadi, saya kecelakaan lalu lintas ... waktu itu saya udah mulai 'kenalan' dengan dunia kegiatan mahasiswa (saat itu saya jadi staf Kesekretariatan di PSP IX) ... saat itu mau anter design logo PSP IX kerumah MbakTuti (dimana ya Mbak-ku itu sekarang??? lama gak kontak lagee)
saya masih inget banget Mas Eko "Metal" rajin banget anter saya pulang dari kampus menuju kost setelah semaleman tidur di Sekre ... pulang kuliah, menclok di Sekre ... sampe pagi .... dunia kegiatan udah mulai masuk waktu itu ...
kampus saat itu mulai dibangun disayap Utara dan Selatan (separo) .... tiap malem sampe kegiatan PSP IX selesai ... terus nginep di kampus .. berangkat dari kost pagi .. pulang pagi
dunia yang belum pernah saya lakukan sebelumnya ... asli, masih sangat baru
terus berlanjut dunia kegiatan kemahasiswaan yang membawa saya berangkat mulai dari Jambi - Yogya - Malang - Bandung sampai Makasar (ISMAPETI) ... luar biasa ... saya naek kapal laut 36 jam dari Surabaya ke Makasar .... fist and ever deh
akhirnya ... saya penelitian ... penelitian dari bidang ilmu yang saya tidak pernah minati ... NUTRISI ...
selesai penelitian .... saya masuk ke dunia kerja (tanpa buat lamaran - tanpa test - tanpa wawancara - PMDK, mungkin ..he..he) ... saya masuk ke profesi yang saya paling hindari saat saya bercita ... MARKETING ... saya lakoni juga
ternyata, apa yang saya terima - jalani - lakoni selama di kampus ... luar biasa, saya bisa jadi seorang SALES ... omset team saya bisa mencapai yang TERTINGGI .... alhamdulillah
tetapi sebenarnya cita" saya dulu ... saya ingin berada di suatu peternakan, angon sapi pake kuda (mirip Charles Bronson - atau Michael London di A Little House of The Prairi) ...
akhirnya setelah 11 tahun kemudian ... saya berada disuatu farm sapi perah ... anugrah terindah ... luar biasa
saya masih inget .. setiap minggu, nonton film di Rajawali ... trus pindah ke Dinasty .. bareng Ichan (sekarang di Pontianak thu) ... beli ticketnya gantian traktir (waktu itu masih belum ada JOMBLO ... adanya OBL -sama aja seh)
jalan pake motornya Gembus ... meski belom punya SIM, ato pake motornya Sindu ...
bertiga sama Gembus dan Sultoni (sekarang di Serang ... mimpin 3 hatchery-nya CP) ... minta ke Pak Win (thanks Pak Win) ... supaya bisa piara ayam dari DOC sampe panen ... dipraktikum cuma kasih makan dan nimbangin aja .... gak pernah tau kapan DOC masuk dan kapan panen ... lumayan sampe 2 periode (periode I, 500 ekor - periode II, 1.000 ekor - lumayan, dananya bisa buat beli tape yang pake CD ... sampe sekarang masih ada dan berfungsi lho ...) ... sempet ngerasain juga Ramadhan piara ayam ... mudah"an sampe sekarang kegiatan pemeliharaan ayam itu masih jalan ... lumayan ilmunya (dan 'cuan'-nya ..he..he)
sebuah pola kehidupan frontal dalam kehidupan saya ... saat TK sampe SMA di kota metropolitan yang ramai ... lalu kuliah di sebuah kota kecil ... hidup di kost"an .. gak ada sodara. (buat yang sekolah diluar negeri ... pasti lebih prihatin ya ...)
secara pribadi, perkembangan diri saya sangat besar ... saya berubah ... sebuah fase kehidupan yang luar biasa ...
banyak senior yang tentunya memiliki pengalaman lebih dari yang saya alami .. pengalaman saya cuma 'secuil' dari pengalaman senior" yang sangat mandegani saat ini ... Mas Bambang Suharno - Mas Bambang Pujiatmoko - Mas Kus - Mas Jay - Mas Heri - Mas Tatang - Mas Widhi - Pak Win - Pak Kusuma - Mas Seno - Mas Hendra - Mas Koko - Mas Wied - Mas Budiono - Mas Eda - Mbak Tuti - Mbak Rina - Mas Ronggo - Mas Eko - Mas Begi - Mas Andi - Mas Achong (kemana ya sekarang??) ... dan senir" lain ... banyak yang saya serap pengalamannya ...
lalu ... saya dapat kost (sejak masuk sampai lulus) di Karangwangkal ... -sebelah Radio Paduka Dirgantara (dulu)- ... semester I di kampus hanya saya isi dengan kegiatan perkuliahan dan ikut"an kegiatan CapraPala - UPM - Rohis ... berlanjut ke Semester II ... sama seperti Semester I ... mulai mendekati akhir Semester II ... perubahan terjadi, saya kecelakaan lalu lintas ... waktu itu saya udah mulai 'kenalan' dengan dunia kegiatan mahasiswa (saat itu saya jadi staf Kesekretariatan di PSP IX) ... saat itu mau anter design logo PSP IX kerumah MbakTuti (dimana ya Mbak-ku itu sekarang??? lama gak kontak lagee)
saya masih inget banget Mas Eko "Metal" rajin banget anter saya pulang dari kampus menuju kost setelah semaleman tidur di Sekre ... pulang kuliah, menclok di Sekre ... sampe pagi .... dunia kegiatan udah mulai masuk waktu itu ...
kampus saat itu mulai dibangun disayap Utara dan Selatan (separo) .... tiap malem sampe kegiatan PSP IX selesai ... terus nginep di kampus .. berangkat dari kost pagi .. pulang pagi
dunia yang belum pernah saya lakukan sebelumnya ... asli, masih sangat baru
terus berlanjut dunia kegiatan kemahasiswaan yang membawa saya berangkat mulai dari Jambi - Yogya - Malang - Bandung sampai Makasar (ISMAPETI) ... luar biasa ... saya naek kapal laut 36 jam dari Surabaya ke Makasar .... fist and ever deh
akhirnya ... saya penelitian ... penelitian dari bidang ilmu yang saya tidak pernah minati ... NUTRISI ...
selesai penelitian .... saya masuk ke dunia kerja (tanpa buat lamaran - tanpa test - tanpa wawancara - PMDK, mungkin ..he..he) ... saya masuk ke profesi yang saya paling hindari saat saya bercita ... MARKETING ... saya lakoni juga
ternyata, apa yang saya terima - jalani - lakoni selama di kampus ... luar biasa, saya bisa jadi seorang SALES ... omset team saya bisa mencapai yang TERTINGGI .... alhamdulillah
tetapi sebenarnya cita" saya dulu ... saya ingin berada di suatu peternakan, angon sapi pake kuda (mirip Charles Bronson - atau Michael London di A Little House of The Prairi) ...
akhirnya setelah 11 tahun kemudian ... saya berada disuatu farm sapi perah ... anugrah terindah ... luar biasa
saya masih inget .. setiap minggu, nonton film di Rajawali ... trus pindah ke Dinasty .. bareng Ichan (sekarang di Pontianak thu) ... beli ticketnya gantian traktir (waktu itu masih belum ada JOMBLO ... adanya OBL -sama aja seh)
jalan pake motornya Gembus ... meski belom punya SIM, ato pake motornya Sindu ...
bertiga sama Gembus dan Sultoni (sekarang di Serang ... mimpin 3 hatchery-nya CP) ... minta ke Pak Win (thanks Pak Win) ... supaya bisa piara ayam dari DOC sampe panen ... dipraktikum cuma kasih makan dan nimbangin aja .... gak pernah tau kapan DOC masuk dan kapan panen ... lumayan sampe 2 periode (periode I, 500 ekor - periode II, 1.000 ekor - lumayan, dananya bisa buat beli tape yang pake CD ... sampe sekarang masih ada dan berfungsi lho ...) ... sempet ngerasain juga Ramadhan piara ayam ... mudah"an sampe sekarang kegiatan pemeliharaan ayam itu masih jalan ... lumayan ilmunya (dan 'cuan'-nya ..he..he)
sebuah pola kehidupan frontal dalam kehidupan saya ... saat TK sampe SMA di kota metropolitan yang ramai ... lalu kuliah di sebuah kota kecil ... hidup di kost"an .. gak ada sodara. (buat yang sekolah diluar negeri ... pasti lebih prihatin ya ...)
secara pribadi, perkembangan diri saya sangat besar ... saya berubah ... sebuah fase kehidupan yang luar biasa ...
banyak senior yang tentunya memiliki pengalaman lebih dari yang saya alami .. pengalaman saya cuma 'secuil' dari pengalaman senior" yang sangat mandegani saat ini ... Mas Bambang Suharno - Mas Bambang Pujiatmoko - Mas Kus - Mas Jay - Mas Heri - Mas Tatang - Mas Widhi - Pak Win - Pak Kusuma - Mas Seno - Mas Hendra - Mas Koko - Mas Wied - Mas Budiono - Mas Eda - Mbak Tuti - Mbak Rina - Mas Ronggo - Mas Eko - Mas Begi - Mas Andi - Mas Achong (kemana ya sekarang??) ... dan senir" lain ... banyak yang saya serap pengalamannya ...
19 Juni, 2008
Keyakinan - Ketulusan - Keikhlasan

setiap detak jantung yang mengaliri darah disekujur tubuh ... menghantar ribuan udara dari setiap hembusan nafas ... dalam melahirkan aktifitas keseharian tentunya akan terbayar lunas bila hasilnya memuaskan ... menyenangkan banyak orang
tetapi bila ternyata banyak orang lain yang merasa tidak merasakan kepuasan akan aktifitas yang sudah dilaksanakan ... rasa letih itu akan sangat terasa dan meluluhlantakkan setiap tulang yang melekat ... membuat hidup seakan tidak memiliki arti sama sekali ...
keyakinan dalam melaksanakan setiap aktifitas adalah salah satu modal dasar mencapai nilai tertinggi dalam menghasilkan sebuah nilai
ketulusan yang kita sebarkan dalam melaksanakan aktifitas, akan membuat penerima - penikmat aktifitas kita akan merasa senang dan terpuaskan
keihlasan yang berarti kita melakukan kegiatan dengan hati yang suci, akan membuat kehidupan ini terang benderang ... karena keihlasan akan menciptakan suatu atmosfer berbeda dalam setiap gerak yang kita sajikan
Mimpi
mimpi ... sebuah bunga tidur
mimpi ... boleh jadi sebuah khayalan sesaat
mimpi ... bisa juga keinginan tertahan
mimpi ... mungkin sebuah gambaran kemuka
mimpi ... kalau indah, tentunya ingin diwujudkan
mimpi ... kalau buruk, tidak usah menjadi nyata
setidaknya hiasan itu berupa sesuatu yang terekam dalam alam bawah sadar ... entah disukai atau dibenci ... dia datang .. dinginkan atau ditolak
mimpi ... sebuah visi kemuka
meraih mimpi ... adalah keinginan yang ternyatakan
jangan pernah berhenti bermimpi ...
jangan pernah menolak untuk boleh bermimpi ...
tetapi, setelah bermimpi ... bangun, kejar dan wujudkan ...
14 Juni, 2008
Wet Day ...
dua hari ini luar biasa ... hujan yang sudah hampir dua bulan, tiba-tiba tercurah dari langit .. menyegarkan ...
yang jelas ... rumputku bertumbuh dengan baik ...
udara sangat menyenangkan untuk sapi" ...
Alhamdulillah
yang jelas ... rumputku bertumbuh dengan baik ...
udara sangat menyenangkan untuk sapi" ...
Alhamdulillah
06 Mei, 2008
TETAP SEMANGAT
keberadaan kita dimuka bumi ini .... membawa kemuliaan ... lain tidakkeberadaan kita dimuka bumi ini ... membentuk diri ... untuk orang lain
keberadaan kita dimuka bumi ini ... membawa citra ... untuk kebanggaan orang tecinta
keberadaan kita dimuka bumi ... selalu berpadu dengan manusia lain ... membawa kedamaian
keberadaan kita dimuka bumi ... tidak akan berarti bila kita lemah - tak berdaya - tak memiliki semangat membawa kemajuan ...
semangat kita akan membawa kedamaian ... kebanggaan ... keserasian ...
keep on burn our spirit ...
23 April, 2008
PERSUSUAN INDONESIA BANGKIT
PERSUSUAN INDONESIA BANGKIT
(selama ini …. Kemana saja ???)
(selama ini …. Kemana saja ???)
Triwulan I tahun 2008 telah terlewati, warsa keempat ditahun ini sudah memasuki minggu terakhirnya … tak terasa empat bulan sudah geliat peternakan sapi perah Indonesia terasa hebat. Harga susu yang meningkat … dibarengi dengan keinginan besar para peternak sapi perah yang kembali menekuni ternak perahnya, menghemat pedet betina (yang selama ini disia-siakan) … sebagian ada yang menukar asetnya dengan sapi perah … yang sebelumnya, sama sekali bukan sumber income yang menarik …
Harga susu impor yang menjulang tinggi, mengiringi supply yang tidak mencukupi permintaan … menjadi salah satu detonator ledakan persusuan Indonesia.
Salah satu fenomena yang muncul adalah dengan begitu cepat dan liatnya Industri Pengolahan Susu .. Koperasi Unit Desa … pengumpul susu mengumpulkan air susu diseluruh pelosok negeri … RUARRR BIASA
Ada salah satu contoh yang cukup ekstrim saya kira, Boyolali … sebuah kabupaten di Jawa Tengah yang dulu, konon … menjadi salah satu sumber air susu Indonesia. Saat ini pasokan air susu diwilayah itu sangat minim … KUD berebut dengan loper susu ke Solo, sebuah kotamadya 15 km arah Timur Boyolali … akibatnya KUD minim supply … dapat dikatakan sebagian besar KUD di Boyolali ‘hampir’ musnah … harga beli susu dari peternak meningkat drastis … awal tahun2007, harga air susu disana ‘hanya’ Rp. 1.250-an/liter … saat ini, KUD berani membeli sampai di angka Rp. 2.800/liter … gilanya lagi, loper berani beli antara Rp. 3.000 – 3.300/liter …
Harga pedet betina … dulu terpaut 25% dibawah harga pedet jantan … saat ini, harganya menyamai bahkan ada yang melebihi harga pedet jantan … apalagi kalau kita berbicara sapi perah dara bunting … ck..ck..ck … harganya selangit, antara Rp. 10.500.000 – 15.000.000/ekor, padahal pada triwulan III tahun 2007, hanya antara Rp. 7.500.000 – 9.000.000/ekor … sebuah kenaikan yang sangat fantastis
Kasus ini tentunya akan sangat menarik dicermati, EMAS PUTIH kita masih menjanjikan … fenomena yang akan sangat mendorong peternak kita untuk kembali bergairah dan mengembangkan ternak sapi perah
Tetapi, bila dikaji lebih jauh … mungkin hanya sedikit sekali yang berfikiran taktis saat itu … seakan fenomena ini terjadi bagai air bah … menenggelamkan yang tidak siap … menggelontorkan bahtera yang telah dipersiapkan …
Kemana saja pemerintah ini mempersiapkan peternak sapi perah Indonesia untuk dapat maju … harusnya informasi tentang meningkat pesatnya pesanan sapi perah dara bunting dari Australia oleh negara lain dapat menjadi patokan, sumber data tersahih, penuh muatan strategis, mampu terbaca oleh para analis … kita bisanya hanya terbengong, mencoba meraih apa yang ada dihadapan … berlomba buat program … berjibaku mengembangkan persusuan Indonesia
Jangankan dunia persusuan … harga minyak mentah yang sudah menembus USD 117/barrel dan jelas-jelas kita adalah negara penghasil minyak bumi terbesar didunia, sudah membuat kita panik … tak lama lagi, harga akan bergerak naik, mengiringi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak … banyak SPBU dan agen minyak tanah yang tidak menerima pasokan, rakyat dibiarkan antri minyak tanah … (tapi … mungkin gak ya ada yang memang meng-arrange ini ???? … semoga fenomema ini murni karena pengaruh pasar
Sebagai pengekor, negara ini juga tidak jelai … harusnya informan yang menerima informasi macam ini segera menarik dan disebarkan kepada salah satu media massa …
Kita memang ‘malas’ dan ‘menjadi blo’on’ untuk menerima sebuah kejadian mendadak …
07 April, 2008
PETERNAK …. Harusnya menjadi Subjek
Semilir angin pagi menerpa rerumputan dan dedaunan disekitar kandang Pak Dullah. Dua ekor burung pipit ikut menikmati kuasa Illahi disebuah ranting pohon dadap tepat disamping kandang. Keduanya nampak merapatkan tubuh, saling menggosokkan bulu sayap dengan mesra dan berpanggutan rapat. Tampak paruh mereka bergerak-gerak sambil bercicit seakan terlibat pada suatu percakapan yang sangat serius.
Sang jantan tampak berkata pada betinanya, “lihat Bu, pak Dullah baru saja mengantarkan air susu ke Tempat Pengumpulan Susu (TPS) dan sekarang sedang memberi pakan untuk sapi-sapi perahnya yang dengan lahap memakan hijaunya rumput gajah”
“benar sayang … lihat semangat beliau yang berapi-api merawat ternaknya” timpal betina. Lanjut betina lagi, “lihat yang, beliau merawat ternaknya yang baru saja beranak .. duh, sehat dan montok pedetnya. Lihat yang, bulunya sama persis dengan induknya, belang hitam putih. Tampaknya betina yang, wah, senangnya pak Dullah, bertambah lagi calon penerus induk”.
“lihat yang”, kata sang jantan. “bu Dullah juga membantu mempersiapkan jerami untuk alas sang pedet dikandang khusus pedet, kompak sekali yang … seperti kita ..he..he”, sang jantan berkata sambil mengerling pada betinanya, jayus ya.
“pak Dullah memerah kolostrum untuk pedet dan memberikannya, wah .. lahap sekali pedet itu minum ASI ekslusif itu”, betina pipit itu menyahut.
Sang jantan menatap langit pagi yang biru sambil berguman, “peternak macam pak Dullah itu selalu melakukan kegiatan dengan semangat, pagi-pagi bangun .. mempersiapkan pemerahan, menakar air susu lalu mengantar ke TPS, demikian pula siangnya. Setiap hari memberi konsentrat dan pakan berserat, memberi minum pedet, mengajak ternaknya berjalan-jalan dan merawat ternak dengan penuh ketulusan”.
“benar yang”, timpal betina. “Bu Dullah juga selalu membantu .. coba tengok Maman, putra tertuanya yang sudah mahir melakukan Inseminasi Buatan sehingga pak Dullah dapat menjamin kelangsungan generasi ternaknya”, tidak mau kalah sang betina ikut merenung.
“Maman juga ikut menginseminasi ternak tetangga mereka, ahh… sungguh kompak komunitas peternak didesa itu yang”, sang jantan menambahkan.
Sang betina mencoba melakukan analisa, “andaikan komunitas peternak seperti pak Dullah dan kelompoknya dapat dibina dan dibimbing dengan baik, tentunya peternakan sapi perah akan semakin maju ya yang, juga bila mereka diberi pelatihan diberi informasi terbaru tentang usaha peternakan, tentunya kualitas air susu juga akan semakin meningkat”. Lanjutnya, “dengan ketersediaan air susu segar yang sangat sedikit ini, peluang meningkatkan peforma peternakan sapi perah merupakan tantangan dan kesempatan yang luar biasa. Kehidupan para peternak juga akan semakin meningkat dan taraf kehidupan mereka juga akan semakin baik yang”.
“benar yang”, kata sang jantan sambil merapatkan tubuhnya kebetinanya. “andaikan keberadaan peternakan rakyat dapat dibina dan diarahkan serta bimbingan yang tiada putus kepada mereka, akan semakin maju peternakan di negara ini”. “pemuda macam Maman akan semakin bersemangat menjadi generasi penerus para peternak dan generasi di desa ini tentunya akan semakin sehat karena air susu”
Tidak terasa matahari semakin tinggi, sebuah ajakan kecil dari sang jantan mengakhiri perbincangan pagi itu, “peternak harus menjadi subjek yang”.
“ayo yang, kita menikmati hari ini – anak-anak kita menunggu jewawut dari kita”, ajak sang jantan. Keduanya lalu terbang berdampingan menembus awan tipis menapak asa dan membangun harapan, setinggi harapan peternak sapi perah yang terus membangun hari depan yang lebih baik.
Sang jantan tampak berkata pada betinanya, “lihat Bu, pak Dullah baru saja mengantarkan air susu ke Tempat Pengumpulan Susu (TPS) dan sekarang sedang memberi pakan untuk sapi-sapi perahnya yang dengan lahap memakan hijaunya rumput gajah”
“benar sayang … lihat semangat beliau yang berapi-api merawat ternaknya” timpal betina. Lanjut betina lagi, “lihat yang, beliau merawat ternaknya yang baru saja beranak .. duh, sehat dan montok pedetnya. Lihat yang, bulunya sama persis dengan induknya, belang hitam putih. Tampaknya betina yang, wah, senangnya pak Dullah, bertambah lagi calon penerus induk”.
“lihat yang”, kata sang jantan. “bu Dullah juga membantu mempersiapkan jerami untuk alas sang pedet dikandang khusus pedet, kompak sekali yang … seperti kita ..he..he”, sang jantan berkata sambil mengerling pada betinanya, jayus ya.
“pak Dullah memerah kolostrum untuk pedet dan memberikannya, wah .. lahap sekali pedet itu minum ASI ekslusif itu”, betina pipit itu menyahut.
Sang jantan menatap langit pagi yang biru sambil berguman, “peternak macam pak Dullah itu selalu melakukan kegiatan dengan semangat, pagi-pagi bangun .. mempersiapkan pemerahan, menakar air susu lalu mengantar ke TPS, demikian pula siangnya. Setiap hari memberi konsentrat dan pakan berserat, memberi minum pedet, mengajak ternaknya berjalan-jalan dan merawat ternak dengan penuh ketulusan”.
“benar yang”, timpal betina. “Bu Dullah juga selalu membantu .. coba tengok Maman, putra tertuanya yang sudah mahir melakukan Inseminasi Buatan sehingga pak Dullah dapat menjamin kelangsungan generasi ternaknya”, tidak mau kalah sang betina ikut merenung.
“Maman juga ikut menginseminasi ternak tetangga mereka, ahh… sungguh kompak komunitas peternak didesa itu yang”, sang jantan menambahkan.
Sang betina mencoba melakukan analisa, “andaikan komunitas peternak seperti pak Dullah dan kelompoknya dapat dibina dan dibimbing dengan baik, tentunya peternakan sapi perah akan semakin maju ya yang, juga bila mereka diberi pelatihan diberi informasi terbaru tentang usaha peternakan, tentunya kualitas air susu juga akan semakin meningkat”. Lanjutnya, “dengan ketersediaan air susu segar yang sangat sedikit ini, peluang meningkatkan peforma peternakan sapi perah merupakan tantangan dan kesempatan yang luar biasa. Kehidupan para peternak juga akan semakin meningkat dan taraf kehidupan mereka juga akan semakin baik yang”.
“benar yang”, kata sang jantan sambil merapatkan tubuhnya kebetinanya. “andaikan keberadaan peternakan rakyat dapat dibina dan diarahkan serta bimbingan yang tiada putus kepada mereka, akan semakin maju peternakan di negara ini”. “pemuda macam Maman akan semakin bersemangat menjadi generasi penerus para peternak dan generasi di desa ini tentunya akan semakin sehat karena air susu”
Tidak terasa matahari semakin tinggi, sebuah ajakan kecil dari sang jantan mengakhiri perbincangan pagi itu, “peternak harus menjadi subjek yang”.
“ayo yang, kita menikmati hari ini – anak-anak kita menunggu jewawut dari kita”, ajak sang jantan. Keduanya lalu terbang berdampingan menembus awan tipis menapak asa dan membangun harapan, setinggi harapan peternak sapi perah yang terus membangun hari depan yang lebih baik.
29 Maret, 2008
Sapi … ingatan yang melambungkan kita pada hewan berkaki empat, bertanduk, memiliki ekor untuk mengibas serangga yang menghinggapi tubuhnya, pemakan rumput dan pakan sumber serat lainnya, penghasil susu dan daging terfavorit di dunia … juga feses untuk pupuk organik.
Kekuatan Yang Kuasa akan pencernaannya sangat mengangumkan, empat perut yang saling bersinergi melumat seluruh pakan menjadi daging yang lezat bergizi dan air susu yang bermanfat kaya nutrisi.
Jangan pernah berada di samping belakang ternak ini, pertahanannya dengan sepakan kaki ke samping memberi kemudahan bagi manusia untuk melakukan Inseminasi Buatan melalui bagian belakang ternak ini.
Dia makan secukupnya, lalu … empat jam kemudian, gelar dia sebagai golongan ruminansia bekerja. Bolus-bolus makanan keluar lagi dari rumen menuju mulut untuk dihancurkan dan disalurkan ke perut kedua – ketiga – keempat untuk pencernaan, sambil bersantai.
Air susunya sangat exclusive, tujuh hari adalah hari-hari terbaik untuk anaknya. Siapapun yang berani mengkonsumsi air susu selama tujuh hari bernama kolostrum tanpa memberi perlakuan apapun akan kualat akibat kedahsyatan kandungan kolostrum yang memang khusus untuk anakknya.
Saat anaknya lahir, jiwa keibuannya muncul … dijilati anaknya sesaat setelah bersalin dengan penuh kasih sayang untuk membersihkan tubuh sianak, menyalurkan ikatan batin untuk melindungi dari mikroorganisme pengganggu melalui ludahnya, memperlancar peredaran darah sianak sehingga anak dalam tempo seperempat jam kemudian segera berdiri, menapak kaki mungilnya, mencari sumber makanan bergizi dari induknya …
Sebuah nuansa yang menginspirasi … sehingga Al-qur’an pun menjadikan dirinya sebagai surat kedua dalam kitab suci sarat makna itu
28 Maret, 2008
Sang Tamu
menapak keempat kaki berjinjit
tubuh meregang .. melemas .. mengatur nafas
menyapu sekeliling mencari tempat
mempersiapkan si tamu kecil
detik mengisi ruang udara yang berhembus dari lubang hidung
udara dari paru-paru terpompa mengiringi organ kebidanan dalam perut yang terus konstraksi
jalur-jalur hormon menyapu dari hipothalamus menuju seluruh jaringan organ tubuh yang berisi seonggok nafas baru yang akan hadir
dalam tubuhku terus menggeliat ... sang tamu menata diri menuju pintu alam bebas
pelahan sang tamu menembus jaring penutup
jaring itupun robek, dan sang kaki - mulut mulai menembus perlahan
deras jalur hormon memacu tulang pelvis membuka
memberi jalan bagi sang tamu agar bebas melewati halangan
perlahan seluruh bagian tubuh tamu melewati jaringnya
perlahan selang alami dari perut bawahnya menegang
menegang
mencapai batas kekuatan
putus
lepas jalur batin
sang tamu berada diluar tubuhku
bentuk mirip dengan diriku
lebih kecil
lemah
basah
dan hanya mampu menangis kecil
tubuh sang tamu aku dekati, aku rasakan uap hangat dari tubuhnya
lidahku tak kuasa menahan
untuk menjilati
cairan basah itu aku jilati
bulu-bulu halus yang semakin mengering mulai tampak
aliran darahnya mulai mengisi lancar seluruh jaringannya
kepalanya mulai terdongak
mulutnya mulai membuka
dan suara itu ...
mengisi alam yang perkasa
generasiku telah ada
sang tamu itu membawa pesan keterusan sebuah hikmah
aku menatapnya bangga
aku merasakan keletihan yang tiada sebanding dengan kepasrahan atas berkah-Nya
selamat datang sang tamu
22 Maret, 2008
Emas Putih Indonesia
Emas Putih ... istilah untuk susu Indonesia
suatu ungkapan tentang sebuah potensi yang menjadi warisan berharga jaman penjajahan Belanda dahulu ...
sebuah sumber galian yang sangat berharga ... tiada makanan yang dapat mengalahkan air susu ... mulai dari kandungan nutrisi, kecepatan penyerapan, kemurnian .... ruar biasa
saat ini persusuan kita sedang menapak menuju kemajuan yang berarti ... kemajuan yang menggembirakan ... kemajuan yang benar" terejawantah mensemangatkan ...
Pengembangan dunia persusuan Indonesia tidak boleh berhenti hanya karena kekurangpiawaian kita dalam mengembangkan dan membawa dunia persusuan pada suatu nilai yang sempit, kita harus dapat menjadikan air susu ternak perah Indonesia pada suatu nilai yang berarti
stake holders dunia peternakan perah Indonesia harus bersatu padu
Peternak
subjek peternakan yang benar" dijadikan sebagai pelaku utama dalam pengembangan peternakan Undonesia
peningkatan kemampuan manajemen, peningkatan kualitas penjagaan kesehatan dan reproduksi dan transfer informasi tentang dunia peternakan merupakan beberapa hal yang harus menjadi tulan punggung para peternak Indonesia
Pemerintah
pelaku utama di bidang kebijakan dan pengambil keputusan terbaik bagi pengembangan peternakan perah Indonesia
tidak hanya sekedar membuat kebijakan, lalu ditinggalkan ... tetapi lebih pada pengembangan dunia persusuan yang mengarahkan - mendampingi dan membimbing peternak
regulasi yang mempermudah peternakan Indonesia dan perkembangan iklim usaha peternakan perah adalah kuncinya
Swasta
kaum industrialisasi dan pemasar produk air susu Indonesia. keberadaan mereka tentunya harus mau berdampingan dengan peternak rakyat yang terus meningkatkan produktifitas dan kualitas ... harus mengupayakan produk olahan air susu yang bermutu dengan iklim kondusif yang diregulasikan oleh pemerintah
penyatuan ide - misi - visi seluruh stake holders adalah penciptaan harmonisasi dengan dinamika yang saling melengkapi akan memperindah dunia peternakan Indonesia
mari menyatukan tangan - bahu membahu
mari mempersenyawakan kimia otak
mari menyelesaikan permasalahan persusuan Indonesia
best regards
suatu ungkapan tentang sebuah potensi yang menjadi warisan berharga jaman penjajahan Belanda dahulu ...
sebuah sumber galian yang sangat berharga ... tiada makanan yang dapat mengalahkan air susu ... mulai dari kandungan nutrisi, kecepatan penyerapan, kemurnian .... ruar biasa
saat ini persusuan kita sedang menapak menuju kemajuan yang berarti ... kemajuan yang menggembirakan ... kemajuan yang benar" terejawantah mensemangatkan ...
Pengembangan dunia persusuan Indonesia tidak boleh berhenti hanya karena kekurangpiawaian kita dalam mengembangkan dan membawa dunia persusuan pada suatu nilai yang sempit, kita harus dapat menjadikan air susu ternak perah Indonesia pada suatu nilai yang berarti
stake holders dunia peternakan perah Indonesia harus bersatu padu
Peternak
subjek peternakan yang benar" dijadikan sebagai pelaku utama dalam pengembangan peternakan Undonesia
peningkatan kemampuan manajemen, peningkatan kualitas penjagaan kesehatan dan reproduksi dan transfer informasi tentang dunia peternakan merupakan beberapa hal yang harus menjadi tulan punggung para peternak Indonesia
Pemerintah
pelaku utama di bidang kebijakan dan pengambil keputusan terbaik bagi pengembangan peternakan perah Indonesia
tidak hanya sekedar membuat kebijakan, lalu ditinggalkan ... tetapi lebih pada pengembangan dunia persusuan yang mengarahkan - mendampingi dan membimbing peternak
regulasi yang mempermudah peternakan Indonesia dan perkembangan iklim usaha peternakan perah adalah kuncinya
Swasta
kaum industrialisasi dan pemasar produk air susu Indonesia. keberadaan mereka tentunya harus mau berdampingan dengan peternak rakyat yang terus meningkatkan produktifitas dan kualitas ... harus mengupayakan produk olahan air susu yang bermutu dengan iklim kondusif yang diregulasikan oleh pemerintah
penyatuan ide - misi - visi seluruh stake holders adalah penciptaan harmonisasi dengan dinamika yang saling melengkapi akan memperindah dunia peternakan Indonesia
mari menyatukan tangan - bahu membahu
mari mempersenyawakan kimia otak
mari menyelesaikan permasalahan persusuan Indonesia
best regards
15 Maret, 2008
MANAJER SATU MENIT
MANAJER SATU MENITDalam Praktek Sehari-hari
Oleh : KENNETH BALNCHARD, PhD & ROBERT LORBER, PhD
Sebagai Seorang Manajer, hal terpenting adalah BUKAN APAYANG TERJADI KETIKA ANDA BERADA DISANA, tetapi APA YANG TERJADI BILA ANDA TIDAK BERADA DI SANA.
Kegiatan Managerial, adalah :
1. MENENTUKAN SASARAN
2. MEMBERI PUJIAN
3. MEMBERI TEGURAN
A – B – C Manajemen :
ACTIVATOR - Pengaktif, Kegiatan yang dilakukan sebelum terjadi kinerja
Kegiatan Managerial, adalah :
1. MENENTUKAN SASARAN
2. MEMBERI PUJIAN
3. MEMBERI TEGURAN
A – B – C Manajemen :
ACTIVATOR - Pengaktif, Kegiatan yang dilakukan sebelum terjadi kinerja
Contoh :
- membagi tanggungjawab
- standar pekerjaan
- instruksi
- membagi tanggungjawab
- standar pekerjaan
- instruksi
BEHAVIOUR - Sikap-perilaku, Kegiatan yang dikatakan atau dilakukan selama kinerja
Contoh :
- membabat rumput
- memandikan ternak
- memberi pakan
- membersihkan kandang
- membersihkan tempat susu
- membersihkan tempat minum
CONCEQUENSI - Pertanggungjawaban, Kegiatan yang dilakukan setelah terjadi kinerja
Contoh :
Memberi pujian
- segera
- membagi perasaan
Memberi teguran
- segera
- membagi perasaan
- mendukung individu
Bila TENAGA KERJA
1. TIDAK DAPAT MELAKUKAN SESUATU, perlu dilakukan penetapan
Contoh :
- membabat rumput
- memandikan ternak
- memberi pakan
- membersihkan kandang
- membersihkan tempat susu
- membersihkan tempat minum
CONCEQUENSI - Pertanggungjawaban, Kegiatan yang dilakukan setelah terjadi kinerja
Contoh :
Memberi pujian
- segera
- membagi perasaan
Memberi teguran
- segera
- membagi perasaan
- mendukung individu
Bila TENAGA KERJA
1. TIDAK DAPAT MELAKUKAN SESUATU, perlu dilakukan penetapan
sasaran >>> PELATIHAN
Langkah-langkah Pelatihan :
a. BERITAHU
b. PERLIHATKAN
c. BIARKAN UNTUK MENCOBA
d. AMATI
e. PUJI/ARAHKAN ULANG
2. TIDAK MAU MELAKUKAN SESUATU, perlu dilakukan
Langkah-langkah Pelatihan :
a. BERITAHU
b. PERLIHATKAN
c. BIARKAN UNTUK MENCOBA
d. AMATI
e. PUJI/ARAHKAN ULANG
2. TIDAK MAU MELAKUKAN SESUATU, perlu dilakukan
teguran >>> PEMBENTUKAN SIKAP
HANYA KONSEKUENSI POSITIF YANG MENDORONG KINERJA YANG LEBIH BAIK DIMASA DEPAN.
KETIKA ANDA MENGAKHIRI TEGURAN DENGAN SEBUAH PUJIAN, ORANG-ORANG AKAN MEMIKIRKAN PERILAKU MEREKA BUKAN ANDA.
JANGAN SEKEDAR MELAKUKAN SESUATU, DUDUKLAH DISANA.
KETIKA ANDA MENGAKHIRI TEGURAN DENGAN SEBUAH PUJIAN, ORANG-ORANG AKAN MEMIKIRKAN PERILAKU MEREKA BUKAN ANDA.
JANGAN SEKEDAR MELAKUKAN SESUATU, DUDUKLAH DISANA.
P – R – I – C – E dalam Manajemen :
P = PINPOINT, penetapan sasaran
R = RECORD, standarisasi parameter (bidang perbaikan)
I = INVOLVE, pelibatan semua (kesepakatan)
C = COACH, pengamatan, kelola konsekuensi, strategi
E = EVALUATE, kemajuan dan strategi kedepan
P = PINPOINT, penetapan sasaran
R = RECORD, standarisasi parameter (bidang perbaikan)
I = INVOLVE, pelibatan semua (kesepakatan)
C = COACH, pengamatan, kelola konsekuensi, strategi
E = EVALUATE, kemajuan dan strategi kedepan
UMPAN BALIK ADALAH SASARAN BAGI PARA JUARA
MENCAPAI KINERJA YANG BAIK ADALAH SEBUAH PERJALANAN, BUKAN TUJUAN
MENCAPAI KINERJA YANG BAIK ADALAH SEBUAH PERJALANAN, BUKAN TUJUAN
Pengelolaan Tenaga Kerja :
1. Apa yang diminta untuk mereka lakukan (SISTEM PERTANGGUNGJAWABAN)
2. Seperti apa perilaku yang baik (SISTEM DATA KINERJA)
3. Seberapa baik mereka berprestasi (UMPAN BALIK)
4. Apa yang mereka peroleh (PENGAKUAN)
1. Apa yang diminta untuk mereka lakukan (SISTEM PERTANGGUNGJAWABAN)
2. Seperti apa perilaku yang baik (SISTEM DATA KINERJA)
3. Seberapa baik mereka berprestasi (UMPAN BALIK)
4. Apa yang mereka peroleh (PENGAKUAN)
PERTAHANKAN KOMITMEN PADA KOMITMEN ANDA, LALU BAGIKAN PADA ORANG LAIN
SEGALA SESUATU YANG PANTAS DILAKUKAN, TIDAK PERLU DILAKUKAN SECARA SEMPURNA – PERTAMA KALI.
ORANG YANG MERASA BAIK TENTANG DIRI MEREKA SENDIRI, MEMBERIKAN HASIL TERBAIK.
SEGALA SESUATU YANG PANTAS DILAKUKAN, TIDAK PERLU DILAKUKAN SECARA SEMPURNA – PERTAMA KALI.
ORANG YANG MERASA BAIK TENTANG DIRI MEREKA SENDIRI, MEMBERIKAN HASIL TERBAIK.
14 Maret, 2008
Menikmati Kebosanan

Ini sebuah cerita ringan tentang kebosanan.
Seorang tua yang bijak ditanya oleh tamunya.
Tamu : "Sebenarnya apa itu perasaan 'bosan', pak tua?"
Pak Tua : "Bosan adalah keadaan dimana pikiran menginginkanperubahan,mendambak an sesuatu yang baru, dan menginginkan berhentinya rutinitas hidup dan keadaan yang monoton dari waktu ke waktu."
Tamu : "Kenapa kita merasa bosan?"
Pak Tua : "Karena kita tidak pernah merasa puas dengan apa yang kita miliki."
Tamu : "Bagaimana menghilangkan kebosanan?"
Pak Tua : "Hanya ada satu cara, nikmatilah kebosanan itu, maka kitapun akan terbebas darinya."
Tamu : "Bagaimana mungkin bisa menikmati kebosanan?"
Pak Tua: "Bertanyalah pada dirimu sendiri: mengapa kamu tidak pernahbosan makan nasi yang sama rasanya setiap hari?"
Tamu : "Karena kita makan nasi dengan lauk dan sayur yang berbeda, PakTua."
Pak Tua :"Benar sekali, anakku, tambahkan sesuatu yang baru dalamrutinitasmu maka kebosanan pun akan hilang."
Tamu: "Bagaimana menambahkan hal baru dalam rutinitas?"
Pak Tua :"Ubahlah caramu melakukan rutinitas itu. Kalau biasanyamenulis sambil duduk, cobalah menulis sambil jongkok atau berbaring.Kalau biasanya membaca di kursi, cobalah membaca sambilberjalan- jalanatau meloncat-loncat. Kalau biasanya menelpon dengan tangan kanan,cobalah dengan tangan kiri atau dengan kaki kalau bisa. Dan seterusnya."
Lalu Tamu itu pun pergi.
Beberapa hari kemudian Tamu itu mengunjungi Pak Tua lagi.
Tamu :"Pak tua, saya sudah melakukan apa yang Anda sarankan, kenapasaya masih merasa bosan juga?"
Pak Tua :"Coba lakukan sesuatu yang bersifat kekanak-kanakan. "
Tamu :"Contohnya? "
Pak Tua :"Mainkan permainan yang paling kamu senangi di waktu kecildulu." Lalu Tamu itu pun pergi.Beberapa minggu kemudian, Tamu itu datang lagi ke rumah Pak Tua.Tamu :"Pak tua, saya melakukan apa yang Anda sarankan. Di setiap waktusenggang saya bermain sepuas-puasnya semua permainan anak-anak yangsaya senangi dulu. Dan keajaiban pun terjadi.Sampai sekarang saya tidak pernah merasa bosan lagi, meskipun di saatsaya melakukan hal-hal yang dulu pernah saya anggap membosankan.Kenapa bisa demikian, Pak Tua?"Sambil tersenyum Pak Tua berkata: "Karena segala sesuatu sebenarnyaberasal dari pikiranmu sendiri, anakku. Kebosanan itu pun berasal dari pikiranmu yang berpikir tentang kebosanan. Saya menyuruhmu bermainseperti anak kecil agar pikiranmu menjadi ceria. Sekarang kamu tidakmerasa bosan lagi karena pikiranmu tentang keceriaan berhasilmengalahkan pikiranmu tentang kebosanan.Segala sesuatu berasal dari pikiran. Berpikir bosan menyebabkan kaubosan. Berpikir ceria menjadikan kamu ceria."
Have a positive day!
Seorang tua yang bijak ditanya oleh tamunya.
Tamu : "Sebenarnya apa itu perasaan 'bosan', pak tua?"
Pak Tua : "Bosan adalah keadaan dimana pikiran menginginkanperubahan,mendambak an sesuatu yang baru, dan menginginkan berhentinya rutinitas hidup dan keadaan yang monoton dari waktu ke waktu."
Tamu : "Kenapa kita merasa bosan?"
Pak Tua : "Karena kita tidak pernah merasa puas dengan apa yang kita miliki."
Tamu : "Bagaimana menghilangkan kebosanan?"
Pak Tua : "Hanya ada satu cara, nikmatilah kebosanan itu, maka kitapun akan terbebas darinya."
Tamu : "Bagaimana mungkin bisa menikmati kebosanan?"
Pak Tua: "Bertanyalah pada dirimu sendiri: mengapa kamu tidak pernahbosan makan nasi yang sama rasanya setiap hari?"
Tamu : "Karena kita makan nasi dengan lauk dan sayur yang berbeda, PakTua."
Pak Tua :"Benar sekali, anakku, tambahkan sesuatu yang baru dalamrutinitasmu maka kebosanan pun akan hilang."
Tamu: "Bagaimana menambahkan hal baru dalam rutinitas?"
Pak Tua :"Ubahlah caramu melakukan rutinitas itu. Kalau biasanyamenulis sambil duduk, cobalah menulis sambil jongkok atau berbaring.Kalau biasanya membaca di kursi, cobalah membaca sambilberjalan- jalanatau meloncat-loncat. Kalau biasanya menelpon dengan tangan kanan,cobalah dengan tangan kiri atau dengan kaki kalau bisa. Dan seterusnya."
Lalu Tamu itu pun pergi.
Beberapa hari kemudian Tamu itu mengunjungi Pak Tua lagi.
Tamu :"Pak tua, saya sudah melakukan apa yang Anda sarankan, kenapasaya masih merasa bosan juga?"
Pak Tua :"Coba lakukan sesuatu yang bersifat kekanak-kanakan. "
Tamu :"Contohnya? "
Pak Tua :"Mainkan permainan yang paling kamu senangi di waktu kecildulu." Lalu Tamu itu pun pergi.Beberapa minggu kemudian, Tamu itu datang lagi ke rumah Pak Tua.Tamu :"Pak tua, saya melakukan apa yang Anda sarankan. Di setiap waktusenggang saya bermain sepuas-puasnya semua permainan anak-anak yangsaya senangi dulu. Dan keajaiban pun terjadi.Sampai sekarang saya tidak pernah merasa bosan lagi, meskipun di saatsaya melakukan hal-hal yang dulu pernah saya anggap membosankan.Kenapa bisa demikian, Pak Tua?"Sambil tersenyum Pak Tua berkata: "Karena segala sesuatu sebenarnyaberasal dari pikiranmu sendiri, anakku. Kebosanan itu pun berasal dari pikiranmu yang berpikir tentang kebosanan. Saya menyuruhmu bermainseperti anak kecil agar pikiranmu menjadi ceria. Sekarang kamu tidakmerasa bosan lagi karena pikiranmu tentang keceriaan berhasilmengalahkan pikiranmu tentang kebosanan.Segala sesuatu berasal dari pikiran. Berpikir bosan menyebabkan kaubosan. Berpikir ceria menjadikan kamu ceria."
Have a positive day!
Langganan:
Postingan (Atom)
Mengenai Saya
- ekabees
- keberadaan saya didunia ... bagi saya adalah keberkahan yang sangat besar .. anugerah tiada tara .. dunia peternakan menjadi salah satu tempat terindah yang saat ini saya selami ... sedikit yang saya dapat berikan saat ini ... sedikit yang dapat saya abdikan saat ini ...
COWMANIA
